Keaktifan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan (TLK) Universitas Bakrie (UB) tidak hanya sebatas di ruang lingkup kampus. Mahasiswa juga dapat berpartisipasi dengan Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia (IMTLI), merupakan organisasi yang menghimpun seluruh mahasiswa jurusan TLK yang ada di Indonesia. Ada 6 regional yang tersebar di Indonesia yaitu: Sumatra, Jakarta dan Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, serta Sulawesi dan Papua.

 

IMTLI juga diikutsertakan dalam kegiatan besar yang rutin diadakan di JCC setiap setahun sekali yaitu kegiatan Indowater 2017. Kegiatan ini merupakan expo dan forum yang berkaitan dengan bidang teknik lingkungan. Fadilah, salah satu perwakilan mahasiswa Prodi TLK UB yang bergabung dengan IMTLI. Dila sapaan akrabnya menjabat sebagai sekretaris dari departemen hubungan luar yang ditemani dari perwakilan mahasiswa perguruan tinggi dari UNDIP, ITS, ITENAS dan lainnya. Sebagai perguruan tinggi swasta, UB memang tidak diragukan lagi saat berkolaborasi bersama perguruan tinggi baik negeri dan swasta bonafit lainnya. Mahasiswa TLK UB tetap dapat menonjolkan keunggulan yang telah dibekali dari setiap mata kuliah yang dipelajarinya.

Dalam kesempatan ini, mahasiwa TLK UB juga menampilkan salah satu alat kebanggaannya yaitu (RO). RO ini merupakan alat yang berkaitan dengan air salah satunya berfungsi sebagai climbing, teknik perpipaan, dan lainnya. RO juga merupakan salah satu tools limbah air, air yg keluar dari RO ini bisa diminum, cara kerjanya airnya masuk melalui pipa inlate lalu difilter melalui filter warna biru kemudian setelah itu disaring lagi melalui membran, untuk menyaring partikel di limbah hingga menjadi partikel terkecil sehingga dapat langsung diminum airnya.

Indo Water 2017 juga menjadi sarana tempat belajar bagi mahasiswa Prodi TLK yang diajar oleh Bapak Dicky selaku Dosen Prodi TLK UB. Pak Dicky mengajak mahasiswanya untuk belajar dengan suasana baru sekaligus melihat alat yang berkaitan dengan mata kuliah yang dipelajarinya. Secara teori, mahasiwa sudah sangat dibekali dengan baik, dengan didukung adanya alat atau objek serta mesin pada pembahasan di materi perkuliahan, salah satu cara untuk memberikan gambaran secara nyata bagi mahasiswa TLK UB.

Melalui pembelajaran ini, Pak Dicky juga memiliki harapa agar memudahkan mahasiswa dalam menalar materi yang dipelajari dan mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi. Sekaligus suasana megah di acara Indo Water 2017 juga memberikan gambaran bagaimana dunia industri atau perusahaan yang mengelola mesin atau peralatan lainnya yang memiliki keterkaitan dengan TLK, serta dapat belajar langsung dari professional dengan memberikan penjelasan secara langsung bertatap muka. Mahasiswa TLK UB juga banyak melakukan interaksi sekaligus menggunakan Bahasa dalam percakapannya. Hal ini menantang mahasiswa untuk membahas case TLK dengan professional asing juga.