JA Medicare - шаблон joomla Создание сайтов

Jakarta (22/4)-Dosen Kewirausahaan PTS Kopertis 3 Melakukan Kunjungan Studi Banding ke Universitas Bakrie, diantaranya dari Universitas Pancasila, Universitas Persada Indonesia (YAI), STIKes Mitra RIA Husada, Akademi Kebidanan Al Fathonah, STIE PBM, STKIP Kusuma Negara, AKPER Manggala Husada, Universitas Indraprasta, Kalbis Institute, UMTH dan IISIP. Bertempat di Ruang 1 dan 2, kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Inkubator Bisnis Universitas Bakrie (UBPreneur) Dr. Ir. Didit Herawan, MBA.

Dalam acara studi banding tersebut Insan Harahap, S.Sos., MAP. yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekretariat Rektorat Universitas Bakrie berbagi tentang Proposal yang mendapatkan hibah Dikti dengan usulan program IPTEKS bagi Kewirausahaan (IpK) di Universitas Bakrie dengan judul proposal Inkubator Wirausaha Baru dalam Bidang Creative Industry. Menurut beliau setiap usaha yang dijalankan harus ada sentuhan teknologi, selain kreativitas, membangun kepercayaan penting dalam hal kewirausahaan.

Beliau juga menyampaikan media sosial efektif untuk saat ini sebagai media promosi, tapi lebih sebagai media pendukung. Selain itu, beberapa pertanyaan seperti hak cipta dan hak paten yang diajukan oleh peserta dijawab oleh beliau sudah ada yang menyediakan fasilitas gratis bagi mahasiswa.

Sementara itu Pakar Pemodalan Syariah dan pendiri Bakrie Untuk Negeri Hisyam Sulaiman yang diundang sebagai pembicara dalam acara tersebut mengungkapkan peranan perguruan tinggi di bidang UKM, peluangnya sangat besar terutama untuk membuka peluang kerja dan mengurangi kemiskinan.

“Butuh peran bersama untuk membangun UKM tidak hanya mengandalkan pemerintah, terutama peran terbesar adalah kerjasama antara perguruan tinggi dan pemerintah.” ujarnya lagi.

Hisyam menekankan beberapa hal yang harus diperhatikan dari dua sisi baik financial and non financial, betapa pentingnya inkubasi bisnis, suatu metoda proses yg berperan dan menyiapkan wirausaha tangguh yang well educated. Faktor lain yang penting diantaranya pendidikan, sektor strategis, inkubator bisnis, daya saing, kemandirian sehingga berdaya saing menghadapi MEA.

Beliau juga memaparkan penanganan UKM oleh Kelompok Usaha Bakrie. Mempertemukan antara tugas dan cinta, kerjasama perusahaan besar dengan UKM, dalam bentuk CSR, Bakrie untuk Negeri, sejak Bakrie didirikan sudah berperan besar di sektor UKM.

Dosen Ilmu dan Teknologi Pangan yang juga aktif melakukan penelitian dan mengampu mata kuliah Kewirausahaan di Universitas Bakrie Dr.agr. Wahyudi David memaparkan road map inkubator bisnis UB beserta tenant-tenant-nya dari mulai start up business hingga develop. Beliau mengatakan UPpreneur mendampingi tenant-tenantnya dengan sponshorship, mitra dan pelatihan.

Hadir dalam acara tersebut salah satu tenant UBPreneur, Abdul Aziz yang merupakan alumni dari Universitas Bakrie yang memiliki usaha di bidang merchandise dengan tokonya “SOOVE”.

Acara tersebut ditutup oleh sambutan dari Rektor Universitas Bakrie Prof., Ir. Sofia W Alisjahbana, M.Sc., Ph.D., yang dalam sambutannya mengatakan sejalan dengan visi Universitas Bakrie, yaitu menjadi universitas unggulan bersemangat technopreneurship dan berwawasan global, yang mampu menghasilkan karya dan lulusan berkualitas, berintegritas dan bersemangat kemandirian yang inovatif-kreatif didukung penguasaan teknologi yang baik, universitas selalu mendukung UBPreneur dalam memberikan pendampingan kepada mahasiswa Universitas Bakrie yang memerlukan mediasi untuk mematangkan konsep rencana bisnis, mentoring, jejaring dan akses pembiayaan.