Jakarta (18/3)- Andi Riki Rosali, mahasiswa Universitas Bakrie (Manajemen, 2009) yang juga salah satu tenant UBPreneur, inkubator bisnis di Universitas Bakrie, menjadi salah satu finalis dalam Ajang Kewirausahaan Nasional 2015 yang diadakan oleh Bank Mandiri bekerjasama dengan Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

Dengan usaha yang diberi nama Saung Ayam, Andi terpilih sebagai Penerima Program Bantuan dana Bagi Pengembangan Wirausaha Pemula Sebesar 25 Juta Rupiah yang diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Muda dan berambisi. Itulah dua kata yang pas menggambarkan sosok Andi Ricky Rosali. Meski baru berumur 22 tahun, Andi sukses menggeluti bisnis distributor ayam broiler di Jakarta. Mahasiswa tingkat akhir Jurusan Manajemen Universitas Bakrie ini mengaku, jiwa wirausahanya sudah muncul sedari ia kecil. Meskipun pernah merasakan pengalaman pahit saat memulai usahanya, Andi bertutur, pada tahun 2011, Andi bersama kawan karibnya Eko Prasetyo, pernah tertipu mencapai Rp 27 juta. Ayam yang ada di kandang tinggal beberapa ribu ekor. Lantaran sudah kehabisan modal, ayam-ayam tersebut mati. Namun peristiwa pahit itu menjadi pelajaran berharga bagi Andi. Ia tak pernah sekalipun berpikir untuk berhenti jadi pengusaha. Andi justru makin getol menggunakan jaringannya untuk memulai bisnis. “Kemenangan utama saya, bisa bangkit dari kegagalan. Orang lain mungkin berpikir untuk berhenti saat menemui rintangan, tapi karena saya sangat bersemangat, saya tak pernah berpikir untuk mundur,” tegasnya. Selain menjual ayam broiler pada pedagang ayam, Andi mulai memasok ayam untuk usaha kuliner. Salah satunya, dia menyuplai ayam segar untuk gerai jaringan waralaba Ayam Bakar Mas Mono serta beberapa katering di Jakarta. Berkat kerja kerasnya, Andi terpilih sebagai juara II untuk kategori Industri dan Jasa di sektor Regional, ajang Wirausaha Muda Mandiri, tahun lalu dan meraih dana hibah sebesar 25 juta rupiah pada WMM di tahun ini. Andi mengungkapkan rasa syukurnya,  karena bisa memperoleh bantuan dari KUMK yang  bisa sangat berarti untuk kemajuan serta hasil jerih payah dan dukungan kampus terhadap usahanya membuahkan hasil menjadi finalis WMM 2015.
Ajang Kewirausahaan Mandiri 2015 adalah ajang tahunan yang dipersembahkan Bank Mandiri untuk mendukung para wirausahawan muda Indonesia yang telah digelar untuk keenam kalinya. Ajang penganugerahan ini terbagi menjadi tiga program, yaitu Wirausahawan Muda Mandiri (WMM), Mandiri Young Technopreneur (MYT) dan Wirausaha Sosial Mandiri (WSM) 2015. Para pemenang WMM, MYT dan WSM 2015 tidak hanya akan mendapatkan hadiah uang pembinaan, piala dan piagam saja. Bank Mandiri juga akan memberikan pelatihan dan dukungan promosi untuk mendukung kemajuan usaha para pemenang baik berupa bantuan pengembangan bisnis serta pendampingan dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran.
Penghargaan pemenang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, didampingi oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin di senayan Jakarta, Kamis (12/3). Para pemenang tersebut merupakan hasil seleksi dari 55 finalis Wirausaha Muda Mandiri (WMM), 10 finalis Mandiri Young Technopreneur (MYT) dan 16 finalis Wirausaha Sosial Mandiri (WSM). Acara ini juga dihadiri oleh sekitar 3.300 mahasiswa/I se-Jabotabek termasuk  mahasiswa/I Universitas Bakrie.

Tentang UBPreneur
Unit khusus di Universitas Bakrie berupa inkubator bisnis yang diberi label UBpreneur sebagai wadah yang memberikan proses pembelajaran yang memberikan cukup bekal pengetahuan tentang kewirausahaan untuk mematangkan konsep rencana bisnis, mentoring, jejaring dan akses pembiayaan bagi para mahasiswa Universitas Bakrie yang bercita-cita menjadi seorang entrepreneur-technopreneur yang sukses.
UBPreneur berperan aktif dalam memberikan pelayanan konsultasi/ mentoring kepada mahasiswa dan alumni baik yang ingin menjalankan usaha maupun yang sedang menjalankan usaha, memberikan pendanaan baik bersifat hibah maupun pinjaman lunak untuk bantuan usaha mahasiswa/ alumni, memberikan pelatihan-pelatihan praktis mengenai kewirausahaan kepada mahasiswa/alumni dan memberikan bantuan pembuatan rencana bisnis untuk memenangkan berbagai kompetisi bisnis.