Jakarta – Setiap kegiatan praktik mata kuliah yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi bertujuan untuk membentuk mahasiswa yang kreatif dan ahli dibidangnya. Kegiatan praktik tidak hanya dijalankan pada kelas regular saja, namun kelas karyawan Prodi Ilmu Komunikasi juga melakukan berbagai kegaiatan praktik sebagai penunjang teori yang sudah dipelajari di kelas. Salah satu bentuk kegiatan praktik yang dilakukan mahasiswa kelas karyawan adalah program “Dear Malaikat Kecil”.

Dear Malaikat Kecil adalah suatu progam selimut gratis untuk bayi yang dibagikan kepada bidan di kawasan Jakarta Timur. Nama Dear Malaikat Kecil dipilih sebagai sapaan untuk para bayi yang baru lahir. Program sosial ini dijalankan oleh kelas karyawan peminatan marketing communication angkatan kelima. Mereka datang ke beberapa klinik di daerah Jakarta timur kemudian membagikan sejumlah selimut kepada bidan untuk dipakaikan kepada bayi-bayi yang baru lahir di klinik tersebut.

Dengan niat yang tulus untuk berbagi selimut kepada para malaikat kecil, program sosial ini didukung oleh Pertamina dengan sponsor yang didapat melalui donasi penjualan pulpen Pertamina. Uang dari hasil penjualan pulpen sepenuhnya digunakan untuk biaya produksi selimut.

Program ini sepenuhnya dibuat dan dijalankan langsung oleh mahasiswa yang terbagi atas beberapa divisi, kemudian mereka lakukan sendiri mulai pembuatan ide yang kreatif, pembuatan konten kampanye, promosi di media sosial, pembuatan selimut dan distribusi selimut tersebut kepada bidan dan rumah bersalin. Sebagai bentuk promosi kegiatan ini juga diabadikan melalui video yang di buat oleh divisi produksi.

“Projek ini bagus karena mengingatkan kita untuk saling berbagi. Dari sini saya belajar bagaimana koordinasi tim dan juga tau proses syuting pembuatan video,” jelas Rakai, ketua divisi produksi.

Bu Virginia, selaku dosen dari mata kuliah tersebut mengatakan bahwa melalui mata kuliah ini mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori dan sekedar praktik saja, namun juga menumbuhkan jiwa sosial dan sikap empati untuk membantu orang lain yang membutuhkan.

Program yang dijadikan sebagai projek untuk Ujian Akhir Semester (UAS) ini telah menyumbangkan 100 buah kain selimut yang diserahkan kepada tiga rumah sakit bersalin dan klinik pilihan di Jakarta Timur yaitu rumah sakit bersalin Asta Nugraha, klinik Bida Teratai, dan klinik Bidara Mulya. Ternyata program mulia ini disambut gembira oleh para bidan, bahkan tak sedikit bidan yang menginginkan program ini terus berlanjut, karena dirasa sangat bermanfaat.

Melalui program ini juga Bu Virgin berpesan untuk melakukan segala sesuatu dengan hati untuk dapat berbagi dan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain yang ada disekitar kita.

“Saya ingin projek ini menginsipirasi mahasiswa jaman sekarang jujur kami sebagai pendidik ingin membentuk karakter yang tidak hanya jago di ipk, tapi bagaimana mentality mereka untuk berbuat kebaikan,” ujar Bu Virginia.

Penulis : Viviet Sandra Bailussy