Sesudah mengikuti seminar Asesor untuk Pilot Project Assessment Exercises on Higher Institution di Manila dari tanggal 4-5 Desember 2017, Rektor Universitas Bakrie Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M. Sc., Ph.D. melanjutkan Share project yaitu site visit ke 2 buah Universitas yaitu di Thailand (King Mongkut University of Technology Tonbury) dan di Vietnam (Hue University).

Site visit yang dilakukan di kedua buah Universitas tersebut didasarkan kepada SAR (Self Evaluation Report) yang telah mereka sampaikan kepada sekeretariat SHARE bulan September 2017.

Asesmen yang dilakukan oleh panel asesor yang terdiri dari 4 experts dalam bidangnya yaitu 2 orang Asesor berasal dari negara yang tergabung dalam EU (European Union) dan 2 orang Asesor berasal dari negara ASEAN (Association of South East Asian Nations) akan melakukan asesmen terhadap Self-Assessment Report of KMUTT dan Self-Assessment Report of Hue University berdasarkan kepada 10 principles dari kuadran ketiga dari AQAF (Asean Quality Assurance Framework) yang mendasari quality assurance bagi institusi Pendidikan tinggi di negara-negara ASEAN. Sepuluh principles dalam kuadran ketiga dari AQAF terdiri dari: 

1. The institution has a primary responsibility for quality
2. Quality assurance promotes the balance between institutional autonomy and public accountability
3. Quality assurance is a participatory and cooperative process across all levels incorporating involvement of academic staff, students, and other stakeholders.
4. A quality culture underpins all institutional activities including teaching, learning, research, services and management.
5. A structured and functional internal quality assurance system with clearly defined responsibilities is established.
6. The quality system is promulgated and supported by the top management to ensure effective implementation and sustainability.
7. Sufficient resources for establishing and maintaining an effective quality system within the institution should be provided.
8. The institution should have formal mechanisms for approval, periodical reviews and monitoring of programs and awards.
9. Quality is regularly monitored and reviewed for purposes of continuous improvement at all level.
10. Relevant and current information about the institution, its programs, achievements, and quality process are accessible to public.

Adapun panel asesor yang bertugas untuk melakukan site visit ke KMUTT dan Hue University terdiri atas:
1. Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, Ph.D. – Universitas Bakrie, Jakarta; Indonesia sebagai team leader untuk site visit di KMUTT (26-27 Februari 2018)
2. Prof Sharir Abdullah, Ph.D. – Universitas Kebangsaan Malaysia sebagai team leader untuk site visit di Hue University, Vietnam (1-2 Maret 2018).
3. Prof. Dr. Simona Lache - Transilvania University of Brasov, Romania.
4. Prof. Jehtro Newton, (BSc., MSc., PhD., Grad. Cert.Ed., FHEA), Executive Editor Quality in Higher Education; Professor Emeritus; University of Chester; Chester, United Kingdom.

Site visit untuk setiap Universitas dilakukan selama 2 hari dengan jadwal yang sangat padat dengan melibatkan semua jajaran di Universitas mulai dari University President, Dekan, Ketua Program Studi; Support Staff; Mahasiswa, Alumni dan Pengguna Alumni; University dan Academic Council. Pada akhir dari setiap site visit ke 4 expertise dari project SHARE akan memberikan rekomendasi kepada setiap Universitas agar Universitas tersebut dapat memenuhi ke 10 kriteria dalam kuadran ke 3 AQAF.

Dengan mengikuti proses site visit ini, semua pengalaman yang saya dapatkan dapat menjadi bahan masukan untuk mengembangkan quality assurance system di Universitas Bakrie sehingga kedepannya Universitas Bakrie dapat terakreditasi dengan standard AQAF.