Jakarta (4/2)-Mengangkat tema “Revolusi Mental untuk Memerkokoh Karakter Bangsa” Rektor Universitas Bakrie Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. turut menghadiri Temu Tahunan XVIII Forum Rektor Indonesia 2016 pada tanggal 29-30 Januari 2016 di Yogyakarta. Agenda utama dari forum tersebut yaitu mencetuskan langkah penanganan serta dapat membangkitkan kembali wawasan kebangsaan masyarakat Indonesia dan komitmen untuk pembangunan bangsa dan Negara Indonesia. 

 

Presiden Ir. Joko Widodo sebagai keynote speaker yang mempresentasikan “Revolusi Mental untuk Memerkokoh Karakter Bangsa” membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarta tersebut. Hadir juga beberapa tokoh nasional yang menjadi pembicara, misalnya Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak., Sri Sultan Hamengku Buwono X (Gubernur DIY), K.H. Ahmad Hasyim Muzadi, Prof. Dr. H. Syafii Maarif, Ir. Johan Budi Sapto Prabowo, Komjenpol Drs. Budi Waseso, S.H. dan Prof. Dr. Mahfud MD. 

Dalam sambutannya Pak Jokowi menekankan kepada perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan riset serta hilirisasi yang kompetitif guna menjawab kebutuhan pasar, menjawab kebutuhan industri dan menjawab kebutuhan persaingan dan kompetisi. “Perguruan tinggi perlu berperan dalam mengembangkan riset untuk diaplikasikan oleh bangsa sehingga masyarakat Indonesia dapat lebih memiliki daya saing” tambahnya lagi. 

Sementara itu Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof. Mohamad Nasir,Ph.D.,Ak. dalam pidato menyampaikan bahwa Kemenristekdikti bekerjasama dengan Dewan Riset Nasional dan AIPI (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia) akan merangkul perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan riset ini. “Mohon dukungan para rektor untuk meningkatkan hal tersebut” ujarnya. Menurut Menristekdikti riset tersebut akan dikembangkan pada 7 bidang yaitu bidang  food and agriculture, health and medicine, ICT, transportation, material, teknologi pertahanan, energy and renewable energy serta kemaritiman. FRI diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk dapat memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia serta mengawal program penelitian tersebut. 

Beliau menambahkan Kopertis harus mengambil peran untuk melakukan pengawasan dan pembinaan kepada PTS yang ada sehingga PTS dapat berkembang dengan lebih baik. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola universitas adalah good university governance, transparency, awareness and responsibility