Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie bekerja sama dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melaksanakan Sosialisasi dan Pendampingan Program Pelatihan Jarak Jauh Bidang Konstruksi (PJJBK) pada Kamis (26/04/18) di Universitas Bakrie.

Maksud dan tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk transfer knowledge mengenai tata cara teknis penggunaan aplikasi website di sibima.pu.go.id dengan tujuan untuk memberikan pemahaman teknis kepada mahasiswa untuk mengakses dan membuat akun serta mengikuti ujian secara online dan mencetak sertifikat tersebut secara online di wesbite SIBIMA Konstruksi.

Cakra Nagara, ST., MT., ME, Kepala Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini sedang booming-nya masalah isu mengenai kecelakaan konstruksi, rencana presiden untuk peningkatan sumber daya manusia, dan pembelajaran jarak jauh. Dalam industri konstruksi, anggaran infrastruktur meningkat tajam luar biasa namun dilapangan kehadiran tenaga ahli masih kurang. SIBIMA Konstruksi lahir dari integrasi antara Kementerian Ristekdikiti, Kementerian PUPR, dan Kemendikbud salah satunya adalah mengenai distance learning yang dapat dengan mudah dipelajari dengan sendirinya oleh mahasiswa.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dr. Ade Asmi, S.T., M.Sc., Ketua Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie. "Sosialisasi dan Pendampingan Program Pelatihan Jarak Jauh Bidang Konstruksi ini sudah kedua kalinya kunjungan yaitu pada tahun lalu dan tahun ini. Tahun lalu, sebanyak 5 orang yang mendapatkan sertifikat dalam bidang konstruksi. Hal ini sangat diperlukan tentunya untuk meningkatkan SDM dari lulusan Universitas Bakrie" Ujar Ade Asmi dalam sambutannya.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa Teknik Sipil Universitas Bakrie diberikan penjelasan mengenai SIBIMA (Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri) Konstruksi. Selain itu, mahasiswa juga diberikan informasi mengenai penjelasan alur uji sertifikasi kompetensi ahli oleh Fajaruddin Lubis, MP dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi DKI Jakarta. Sertifikasi tersebut bermanfaat untuk pemenuhan persyaratan sesuai dengan undang-undang, pengakuan kompetensi secara nasional, bukti atas standar kualifikasi profesionalisme profesi tenaga kerja, serta untuk sarana meningkatkan jenjang karier.

Saat ini Indonesia membutuhkan sumber daya manusia terutama dalam pembangunan infrastruktur. Sehingga lulusan S1 ditargetkan harus bisa merancang dan peka dalam perancangan serta harus bisa menggunakan data-data. Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie sendiri menerapkan mata kuliah seperti Struktur Beton, Struktur Baja, Perencanaan Konstruksi Bangunan Gedung Bertingkat, Jembatan, dan Mekanika Fluida yang mengasah keterampilan mahasiswa nya untuk dapat mahir dalam merancang konstruksi tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk memiliki sertifikat pelatihan untuk bekal pendamping ijazah nantinya. Hal ini tentunya dilaksanakan untuk menerapkan metode pembelajaran yang ada di Universitas Bakrie, Experiential Learning, dimana mahasiswa bisa merasakan pengalaman terjun langsung dan siap menghadapi dunia kerja sesuai dengan tagline Universitas Bakrie yaitu Experience The Real Things.