(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Sidebar

Rabu (30/3/2016), mahasiswa program studi Ilmu dan Teknologi Pangan angkatan 2013 melaksanakan kegiatan praktikum pada mata kuliah Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan ke PT Salim Ivomas Pratama Tbk yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Rombongan didampingi oleh dosen mata kuliah yang bersangkutan, yaitu Ibu Nurul Asiah dan seorang ketua rombongan, yaitu Rahmad Arif Lahiya, salah satu mahasiswa program studi Ilmu dan Teknologi Pangan angkatan 2013. Praktikum ini dilaksanakan dengan tujuan agar mahasiswa mampu dengan mudah memahami proses pengolahan bahan-bahan komoditi hasil perkebunan hingga menghasilkan produk akhir melalui metode Experience The Real Things yang merupakan kekhasan belajar di Universitas Bakrie.

 

Gambar 2. Miniatur produk PT Salim Ivomas Pratama Tbk

 

Tepat pada pukul 13.00, seluruh rombongan memasuki ruang lobi utama PT Salim Ivomas Pratama Tbk yang menyuguhkan suasana modern dan tenang sehingga membuat seluruh mahasiswa peserta rombongan antusias menjalani kegiatan praktikum ini. Selanjutnya seluruh peserta dipersilahkan masuk ke dalam ruang rapat yang menyajikan display berbagai produk dari PT Salim Ivomas Pratama Tbk seperti Minyak Goreng Bimoli, Minyak Goreng Delima, Margarin Palmia, Royal Palmia Butter Margarin, Amanda Margarin, dan Happy Soya Oil dalam berbagai ukuran dan kemasan, baik botol, cup, maupun pouch. Dalam ruangan tersebut ditampilkan pula display miniature box palmia margarin, butter, dan shortening ukuran 15 kg menjadi kotak-kotak karton berukuran kecil yang sangat mirip dengan wujud box aslinya.

Tidak lama menunggu, rombongan dipertemukan dengan perwakilan-perwakilan PT Salim Ivomas Pratama Tbk Tanjung Priok dari berbagai bidang, diantaranya humas, produksi, quality control(QC), dan refinery. Sebelum melakukan kunjungan pabrik, mahasiwa program studi Ilmu dan Teknologi Pangan angkatan 2013 dibekali dengan pengetahuan mengenai profil perusahaan  yang ternyata tidak hanya memproduksi olahan biji kelapa sawit tetapi juga tebu, karet, teh, dan cokelat. Perusahaan ini telah berstandar ISO 9001:2008 dan ISO 22000. Selain itu, para mahasiswa diberikan pengetahuan dasar mengenai proses pengolahan biji kelapa sawit mulai dari penanaman, pemanenan, hingga produksi menjadi minyak goreng, margarin, dan shortening.

Setelah materi diberikan, seluruh peserta dan dosen pembimbing diarahkan untuk mengenal pabrik melalui maket yang ditampilkan di lobi perusahaan. Melalui maket tersebut, alur produksi yang telah dijelaskan tampak lebih mudah dipahami. Selanjutnya rombongan dibawa menuju pabrik. Perjalanan dimulai dengan menunjukkan lokasi penimbangan truk kosong, truk berisi minyak, lokasi bongkar muat, tangki-tangki penyimpanan minyak, dan lokasi bongkar muat minyak kelapa sawit dari kapal. Rasa penasaran dan antusias membuat para peserta selalu melontarkan pertanyaan di setiap titik pabrik yang dilalui. Peserta juga melalui tempat pengolahan limbah minyak yang menggunakan agen mikroba untuk menjadikan limbah sesuai dengan regulasi sehingga legal dan boleh dibuang ke laut.

 

 

Gambar 3. Lokasi bongkar muat minyak kelapa sawit dari kapal menuju tangki penyimpanan

Rombongan kemudian diarahkan masuk ke dalam ruang control mesin-mesin produksi sehingga lebih memahami materi yang sebelumnya diberikan. Suhu yang panas tidak membuat semangat peserta menurun. Peserta diperlihatkan proses pengolahan awal minyak kelapa sawit mulai dari filtrasi suhu tinggi, lalu degumming yang bertujuan untuk memisahkan getah dari minyak sawit menggunakan agen asam fosfat. Selanjutnya ada proses bleaching menggunakan agen bleaching earth untuk memucatkan minyak sawit yang asalnya merah menjadi kekuningan karena warna minyak yang disukai dan diterima masyarakat Indonesia adalah warna kekuningan tersebut. Bleaching earth mampu menyerap kandungan nonminyak seperti hasil reaksi degumming, logam berat, dan fosfor secara adsorbsi.

Setelah proses bleaching, minyak dilewatkan pada proses filtrasi untuk memisahkan bleaching earth yang sebelumnya digunakan dari minyak untuk selanjutnya diproses kembali. Selanjutnya minyak dilewatkan pada proses deodorizing yang bertujuan untuk menghilangkan bau tak sedap dari minyak dengan cara memisahkan minyak dari kandungan asam lemak bebas atau free fatty acid (FFA) yang dimilikinya secara alamiah menggunakan prinsip destilasi berdasarkan perbedaan titik uap. Proses selanjutnya adalah fraksinasi yang bertujuan untuk memisahkan stearin danolein. Stearin berwujud putih agak padat seperti lilin, sedangkanolein adalah minyak yang umumnya disebut oleh masyarakat sebagai minyak goreng.

 

 

Gambar 4. Tampilan isi produk margarin dan shortening yang diproduksi PT Salim Ivomas Pratama Tbk

 

 

 

Gambar 5. Tampilan minyak pra produksi hingga pasca produksi menjadi olein

Peserta juga diajak melewati ruang quality control (QC) yang terlihat bersih dan dilengkapi dengan alat-alat analisis yang canggih seperti UHPLC. Selanjutnya peserta diperlihatkan ruang pengemasan minyak, margarin, dan shortening yang bersebelahan dengan gudang penyimpanan. Namun, peserta tidak diperkenankan untuk mengambil gambar mulai dari tempat produksi, QC, hingga lokasi pengemasan dan gudang penyimpanan. PT Salim Ivomas Pratama Tbk membagi jenis-jenis produksinya sehingga tidak setiap hari margarine dan shortening diproduksi. Khususnya untuk produk Royal Palmia Butter Margarin yang selalu lebih banyak diproduksi pada saat menjelang hari raya Idul Fitri dan hari besar lainnya. Terakhir peserta diajak mengunjungi dapur demo masak yang dipergunakan untuk service pelanggan dan kebutuhan launching resep.

Setelah mengunjungi pabrik, peserta diarahkan kembali menuju ruang rapat dan berdiskusi mengenai proses produksi yang telah secara langsung diperlihatkan kepada peserta. Pada pukul 16.00 kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih oleh perwakilan PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Ibu Nurul Asiah selaku perwakilan dari program studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie. Bagi para peserta, kegiatan praktikum kali ini sangat menarik dan menyenangkan, terutama banyak sekali ilmu dan informasi baru mengenai proses pengolahan minyak kelapa sawit yang didapatkan.  

 

Ditulis oleh Febiana Putri Ramadhan (Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan Angkatan 2013)

 

Berita Lainya