(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Sidebar

Hari ketiga kami di Sendai. Sebelum jam 3 siang, kelas kami selesai juga. Dan, bersiaplah kami untuk menghabisi sore lagi menelusuri keindahan Sendai.. Yeah, jalan-jalan!! Tujuan kami hari itu adalah kuil rinnoji dan perjalanan kami tempuh dengan berjalan kaki. Perjalanan ke sana cukup jauh, mungkin sekitar 15-20 menit. Kami ngos-ngosan, namun karena dinginnya suhu dan rendahnya RH (kelembapan relatif) di sana, tak ada keringat yang menetes sama sekali. Pakaian yang dikenakan pun awet. Dipakai di hari-hari besok tak masalah.. hehe

Hari keempat di Sendai. Seperti biasa kami sarapan di pagi hari kemudian kami berangkat bersama menuju kampus Amamiya. Kami akan melakukan kegiatan selanjutnya dalam rangkaian acara Sakura Exchange Program in Science yaitu tour ke Onagawa. Kami melakukan perjalanan ini menggunakan bus dan dimulai dengan bertemu Shirakawa sensei dan dua mahasiswa dari Tohoku University di kampus Amamiya. Bus yang akan mengantarkan kami telah siap, kami pun berangkat pukul 09.00 pagi bersama rombongan dari IPB dan didampingi oleh Shirakawa sensei beserta dua mahasiswa dari Tohoku University. Perjalanan memakan waktu sekitar dua jam, namun perjalanan menuju ke Onagawa tidak terasa melelahkan karena lagi-lagi kami disajikan oleh keindahan dan kerapihan di setiap sudut kota yang kami lewati.

Mimpi yang akan saya tuliskan semua berawal dari ketidaksengajaan. Di saat saya masih menjadi anak yang labil, saya belum mendapatkan semangat yang kuat untuk kuliah di Universitas Bakrie. Saya masih terlalu memikirkan mengenai pandangan orang tentang perguruan tinggi negri atau swasta. Saya sempat berpikir untuk mengikuti ujian SBMPTN tahun depan. Hingga suatu saat, datang pengumuman berupa poster yang memberitahu bahwa akan ada seleksi program semacam beasiswa yang akan membawa kita menuju negri yang indah, yaitu Jepang (Sakura Exchange Program in Science).

Hari kedua di Sendai. Pemandangan pagi hari yang masih belum saya percaya, melihat begitu indah dan rapi kota Sendai. Kegiatan kami dalam program ini akan dimulai hari ini sampai beberepa hari ke depan. Pagi hari tanpa uluran waktu (tepat waktu), kami sarapan di hotel setelah itu kami langsung menuju kampus amamiya, Tohoku University.  Acara dibuka oleh Shirakawa sensei dan dilanjutkan dengan sambutan dari professor Michio Komai, selaku Dekan Faculty of Agriculture dan Graduate School of Agricultural Science, Tohoku University. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi pengenalan Tohoku University oleh shirakawa sensei.

‘JEPANG’… mendengar kata itu, saya teringat akan salah satu mimpi yang saya tuliskan di cover letter dalam memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi Sakura Exchange Program in Science pada tujuh bulan yang lalu. Mimpi itu ialah keinginan untuk menapaki kaki di negara yang indah dan teratur itu. Tidak disangka memang, keinginan ini muncul sejak saya duduk di bangku perkuliahan yang semula tidak terbersit sedikit pun untuk mengenali negara tersebut.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Bakrie Dibuka Kembali Pada Tanggal 28 Juni 2017.
Selama Libur Hari Raya (23-27 Juni 2017) Bisa Menghubungi Hotline (Whatsapp) di 0856 777 9945 atau LINE : @universitasbakrie