Menyusul ITP, Prodi Teknik Sipil Universitas Bakrie Memperoleh Beasiswa Gratis ke Jepang

Setelah beberapa waktu yang lalu mahasiswa Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (Prodi ITP) Universitas Bakrie telah memberangkatkan mahasiswa ke Jepang dalam Sakura Science Program pada November 2016, kini Prodi Teknik Sipil menyusul kesuksesan tersebut dengan memberangkatkan mahasiswa dari Prodi Teknik Sipil untuk mengikuti program di bidang sains Japan-Asia Youth Exchange Program in Science.

Meskipun skema program ini disponsori secara penuh oleh Japan Science and Technology Agency (JST) melalui Sakura Science Program, tidak semua Universitas memiliki kesempatan untuk mendapatkan program ini, salah satu syaratnya adalah Universitas terpilih harus memiliki afiliasi dengan Universitas ternama di Jepang, dalam hal ini Universitas Bakrie bekerjasama dengan Nihon University di Koriyama, Japan.

Sebanyak sembilan peserta Program Japan Asia Youth Exchange Program in Science: Sakura Science Plan dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie yang akan diberangkatkan ke Jepang pada tanggal 19-26 Februari 2017 diantaranya adalah Adiestian Saputra, Annisa Basse Simpurupura, Adinda Tiffany, Ghifari Dwi Andika, Muh. Sudrajat Hasyim, Yulinda Timur Laresi, Deby Amalia, Pinky Vidya Adriana dan Raditya Nalaputra.

Beberapa program yang terkait dengan topik green technology yang akan diikuti oleh mahasiswa terpilih ini meliputi workshop, guest lecture dan terlibat penelitian dengan Lifestyles of Health and Sustainability (LOHAS) di Nihon University, selain itu mengunjungi Nihon University College of Engineering Worldwide Research Center for Advanced Engineering & Technology (NEWCAT), bertukar pikiran dengan mahasiswa Teknik Sipil di Jepang terkait Renewable Energy, mengunjungi FREA (Fukushima Renewable Energy Institute) di Koriyama, mengunjungi IGCC (Integrated Coal Gasification Combined Cycle) di Iwaki, mengunjungi Tokyo Gas Promotion Center di Tokyo dan yang terakhir mengunjungi National Museum of Emerging Science and Innovation (Miraikan) di Tokyo.

Rektor Universitas Bakrie Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. yang turut serta mendampingi mahasiswa dalam program tersebut dalam acara pelepasan, Kamis, 16 Februari 2017 di Ruang Garuda Universitas Bakrie berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan melihat secara langsung kemajuan ilmu dan teknologi di Jepang sehingga bisa mempelajari dan mendapatkan serangkaian ilmu mengenai sains langsung dari ahlinya.

Negara-negara yang termasuk dalam program ini ada 15, yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, RRC, India, Indonesia, Korea, Malaysia, Laos, Mongolia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Sakura Exchange Program in Science (Sakura Science Program) adalah sebuah program yang melingkupi pertukaran pelajar di kawasan Asia di bidang sains dengan konsep Japan-Asia Youth Exchange Program in Science. Latar belakang terbentuknya program ini adalah untuk mendukung kemajuan ilmu dan teknologi di kawasan Asia. Tujuan program ini menyasar minat dan ketertarikan pemuda-pemudi Asia terhadap ilmu dan teknologi, salah satunya adalah dengan mengadakan pertukaran pelajar.

Berita Lainya