JA Medicare - шаблон joomla Создание сайтов

Didit Herawan adalah akademisi yang memulai karir sebagai praktisi industri. Selama 25 tahun sejak lulus sebagai insinyur Teknik Fisika ITB tahun 1985, Didit mengembangkan karir di industri dirgantara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Bandung, Boeing-USA, dan industri telekomunikasi, di perusahaan multinasional Amerika, Motorola. Selain menjadi praktisi industri dan akademisi, Didit juga menggeluti dunia kewirausahaan dengan memulai beberapa usaha kecil. 

Karir professional Didit dimulai tahun 1985 sebagai Computer Database Designer di Divisi Pusat Komputasi, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bandung. Kemudian pada tahun 1990-1992, Didit terpilih untuk mengikuti program Engineering Development Program di Divisi Boeing 777 Digital Design, di  Washington State USA. Seusai dari Amerika, Didit bergabung dalam program PTDI untuk pengembangan pesawat baru N250. Selanjutnya, Didit memperkuat divisi International Sales and marketing untuk wilayah Asia-Pacific, hingga mencapai posisi Deputy Vice President Sales for Asia-Pacific. Tahun 1998, Didit memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan multinasional MOTOROLA, dalam divisi Mobile Telecommunication Networks. Karir di Motorola dijalani melalui berbagai posisi sebagai Account Director, Business Development Director, Country Services Director, hingga Country Director/General Manager tahun 2007-2009.

Didit juga menggeluti bidang kewirausahaan yang dilakukannya sebagai hobi sejak menyelesaikan kuliah MBA pada sekitar tahun 1997. Beberapa usaha start-up digagas bersama teman kuliah di Nyenrode University, meskipun hanya bertahan beberapa tahun (usaha penjulan furniture on-line CALVANET, dan usaha franchise GRAYLINE City Tour untuk kota Beijing, China). Sedangkan start-up CV Destreza Usaha Mandiri yang didirikan bersama isteri tahun 2002, masih berjalan hingga saat ini. UKM ini bergerak di bidang pendidikan musik dan ballet, agrobisnis, dan pengembangan properti.   

Aspirasi untuk menjadi pendidik membawa Didit meninggalkan karir profesionalnya di Motorola pada tahun 2009 untuk menyelesaikan tahap akhir studi S3 di bidang strategic management di Universitas Indonesia. Setelah sejak tahun 2007 sering menjadi dosen tamu di berbagai perguruan tinggi (ITB, UI, UGM, dan Universitas Telkom), pada akhir tahun 2010 Didit menjadi dosen tetap di Universitas Bakrie, Jakarta. Karir akademik Didit di Universitas Bakrie dimulai sebagai dosen dengan jabatan struktural sebagai Dekan Fakultas Teknik hingga tahun 2012, dan kemudian dipercaya menjadi Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM)  hingga Februari 2016. Sejak Maret 2016, Didit mendapat penugasan baru menangani Unit Inkubator Bisnis. Saat ini Didit adalah dosen dalam bidang ilmu manajemen yang memiliki sertifikat pendidik dengan jenjang jabatan Lektor. 

Gelar akademik yang telah diperoleh:

1985 Sarjana (Ir.) Teknik Fisika, dari Institut Teknologi Bandung
1996 Master of Business and Adminsitration (MBA), dari Nyenrode University, The Netherlands (Beasiswa Badan Pengembangan Industri Strategis Indonesia)
2010 Doktor Ilmu Manajemen, dari Universitas Indonesia (bidang manajemen stratejik) (Beasiswa Motorola Inc.)

 

Workshop/pelatihan yang pernah diikuti:

2009 Workshop on Analytic Network Process (ANP) di Pittsburgh University, USA
2014 Fellowship Course - Corporate Social Responsibility Course di Copenhagen, Denmark. (Grant dari Danish International Development Agency – DANIDA Denmark)

 

Bidang peminatan akademik Didit diawali dari disertasi ilmu manajemen pada kajian teori sistem inovasi, manajemen strategi, dan pengembilan keputusan, melalui pemodelan Analytic Network Process. Selama di Universitas Bakrie peminatan ini berkembang ke bidang kepemimpinan, kewirausahaan, dan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility). Sebagai pengembangan lebih lanjut, Didit berusaha melaksanakan kewajiban Tri Dharma dalam ranah ilmu manajmen: kepemimpinan (leadership), inovasi (innovation) dan kewirausahaan (entrepreneurship).