Pada hari Jumat, 23 Agustus 2013 lalu, Prodi Teknik Lingkungan UB bersama beberapa mahasiswa mengadakan sosialisasi Penghematan Air Wudhu di lingkungan Pesantren Daarut Tauhid, Jakarta. Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka pengabdian masyarakat atas penelitian yang telah dilakukan Prodi. Beberapa bulan yang lalu, Prodi TLK melakukan penelitian yang berjudul "Potensi Penghematan Air untuk Berwudhu di Lingkungan Kampus Universitas Bakrie". Penelitian ini cukup sukses membuka mata para civitas akademika UB akan signifikansi penghematan air berwudhu dalam aksi penghematan air secara keseluruhan.

Rombongan Prodi TLK tiba di lingkungan tiba di lingkungan Pesantren Daarut Tauhid pada waktu sebelum shalat jumat. Setelah shalat jumat berjamaah dan makan siang, acara sosialisasi dimulai. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan Asmaul Husna oleh dua orang siswa. Kemudian, Ketua Sekolah Adzkia Islamic School, sekolah binaan Daarut Tauhid dan Kepala Pesantren Daarut Tauhid, Jakarta memberikan sambutannya. Selanjutnya, KaProdi TLK, Bapak Made Brunner memberikan presentasi kepada para siswa SMP dan SMA Adzkia Islamic School. Dengan presentasi yang segar, Bapak Made menyampaikan kondisi sumber daya air di Jakarta dengan sederhana agar dipahami oleh para siswa. Bapak Made juga memaparkan hasil penelitian yang telah berakhir awal bulan Juni lalu. Para siswa pun mengerti bahwa dengan pemakaian air wudhu yang secukupnya, air yang dihemat mencapai 67% dari pemakaian air berwudhu yang normal. Selanjutnya, siswa dapat melakukan tanya jawab dengan Bapak Made dan kemudian acara ditutup sebelum adzan Ashar dengan penyerahan plakat ke Bapak Wayan Agus selaku Kepala Pesantren Daaurut Tauhid. Para siswa sangat antusias bertanya kepada Bapak Made. Apalagi, mahasiwa-mahasiswa Prodi TLK memasang alat pembatas aliran di tempat wudhu lelaki dan perempuan di masjid Daarut Tauhid. Jadi, para siswa dapat langsung mencoba berwudhu menggunakan keran yang telah dipasang alat pembatas aliran. Pengabdian masyarakat kali ini sangat menyenangkan. Semoga nantinya, aplikasi dari penelitian Prodi dapat dengan luas dipergunakan oleh masyarakat. Semoga!

 


Gambar 2 Pak Made dan Pak Wayan Agus, Kepala Pesantren Daarut Tauhid

 

 


Gambar 3 Prodi TLK bersama Pengurus Pesantren Daarut Tauhid