JA Biz - шаблон joomla Видео

Berita BIS

Prestasi BIS

Guest Lecturer & Field Trip BIS

Guest Lecture: ‘The Internet of Everything’ and ‘Find Yourself in the Future’ oleh Cisco

Jakarta (19/3)-Program Studi Informatika Universitas Bakrie mengadakan acara Guest Lecture yang dibagi menjadi dua sesi dengan dua tema yang berbeda, sesi yang pertama adalah ‘The Internet of Everything’ oleh Adri Gautama, ST, MT, Area Academy Manager Cisco System Indonesia dilakukan secara langsung bertempat di R.1 dan 2, sementara  sesi yang kedua dengan tema ‘Find Yourself in the Future’

oleh Mr Vatsun Thirapatarapong, Managing Director Cisco System, Inc, Thailand and Indochina, yang dilakukan secara telepresence dari Singapura menggunakan WebEx dan Cisco TV. Acara Guest Lecture tersebut tidak hanya terbatas bagi mahasiswa Informatika namun juga terbuka bagi seluruh mahasiswa di Universitas Bakrie, acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Program Studi, dosen dan staf Universitas Bakrie.

Dosen prodi Informatika Berkah I. Santoso, ST, MTI yang juga moderator pada acara guest lecture tersebut mengatakan Universitas Bakrie adalah salah satu dari PTS yang ada di Jakarta yang mendapatkan bimbingan secara khusus dari Cisco Networking Academy Program (CNAP). Kurikulum CNAP juga sudah terintegrasi dengan kurikulum pembelajaran di prodi Informatika Universitas Bakrie.
Sejak Cisco meluncurkan kampanye global dengan tema “Your Future Starts Here” dan “Internet of Everything”. Cisco Networking Academy secara proaktif mengajak generasi muda untuk terlibat dalam perkembangan teknologi yang semakin pesat, karena teknologi terus berkembang, sehingga pilihan kita tidak hanya menjadi penonton akan tetapi dapat ikut terlibat di dalamnya.

Untuk membuka peluang karir sebagai seorang IT professional di masa depan, tutur Adri, mahasiswa Universitas Bakrie diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai dalam IoE, diantaranya yaitu determine where your interest is today with regard to IoE, understand the role of IT in enabling IoE, consider internal cultural changes required to embrace IoE, maximize your knowledge and skills capabilities, and keep open mind.
Adri mengungkapkan, Cisco mendefinisikan Internet of Everything (IoE) sebagai konektivitas yang smart dari perangkat-perangkat cerdas, yang diharapkan dapat mendorong peningkatan yang siginifikan dalam hal efisiensi, pertumbuhan bisnis, dan kualitas hidup. Menurut beliau, manusia modern kelak tidak bisa terlepas dari teknologi, Ia menjabarkan IoE kelak akan mewakili internet era baru, intinya tentang bagaimana semua yang ada di dunia ini akan terkoneksi.
IoE mencakup empat hal yaitu people (orang), process (proses), data dan things. Semuanya terkoneksi dalam jaringan. Teknologinya bersifat multipele. “Ada banyak definisi tentang IoE tetapi tetap semuanya untuk membawa ke arah koneksi, contohnya smart building, mobil pintar, sumberdaya, perawatan kesehatan (health care), aplikasi pintar membuat segalanya terintegrasi with lower energy cost sehingga lebih efisien dan efektif. 
Sementara itu menurut Vatsun, dalam Guest Lecture “Find Yourself in the Future” yang dilakukan secara telepresence dari beberapa Negara diantaranya adalah Indonesia, Australia, Kamboja dan Singapura, infrastuktur IoE turut membantu pemulihan bencana tsunami di Thailand.
Cisco adalah salah satu produk untuk Teknologi Informasi nomor satu didunia, terutama untuk sistem, perangkat keras jaringan serta telekomunikasinya pada prodi Informatika, Universitas Bakrie, terdapat Program Sertifikasi Internasional yaitu CCNA (Cisco Certified Network Associate) dan CEH (Certified Ethical Hacker). , Pada saat mahasiswa Informatika Universitas Bakrie lulus, diharapkan mahasiswa dapat memiliki sertifikasi internasional, sebagai value added untuk jenjang berikutnya yaitu IT Professional. Salah satu sertifikasi yang paling populer dimiliki IT professional dalam bidang jaringan adalah CCNP (Cisco Certified Network Professional). Sertifikasi ini menyatakaan bahwa pemiliknya memiliki pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk menginstalasi, mengkonfigurasi, dan melakukan troubleshooting jaringan LAN / WAN dengan jumlah cukup besar beserta dengan perangkat jaringan didalamnya. Untuk memiliki sertifikasi CCNP, peserta ujian sertifikasi disyaratkan telah memiliki CCNA. 
Mari kita bangun terus Indonesia menjadi negeri yang lebih baik dengan semangat KeIndonesiaan, Kemanfaatan dan Kebersamaan!