(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Departemen Ilmu Politik Universitas Bakrie kembali mengadakan Diplomatic Stage yang mengundang M. Aziz Syamsuddin, S.E.,S.H.,MAF.,M.H, Ketua Komisi III DPR RI yang membahas mengenai Hukum dan Pembangunan Demokrasi di Indonesia pada Rabu (15/11/2017). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Ilmu Politik Universitas Bakrie dengan konsentrasi jurusan Hubungan Internasional dan Public Policy.

Departemen Ilmu Politik Universitas Bakrie kembali mengadakan Diplomatic Stage bagi mahasiswa-mahasiswi program studi Hubungan Internasional Universitas Bakrie pada Selasa (17/10/2017). Diplomatic Stage kali ini menghadirkan Dr. Rizali W. Indrakesuma, Duta Besar Indonesia untuk India, yang membahas topik mengenai Etika dan Diplomasi.

Setelah dalam kurun waktu lima tahun terakhir hubungan antara Indonesia dan Australia sempat beberapa kali menegang akibat adanya konflik antara kedua negara dalam beberapa aspek yang berdampak pada sempat terputusnya hubungan kerjasama antara keduanya, namun nyatanya baik Australia maupun Indonesia saling membutuhkan satu sama lain. Hal ini pula lah yang diungkapkan oleh Najib Riphat Kesoema, Duta Besar Indonesia untuk Australia dan Vanuatu 2012-2017, pada Rabu (11/102017) dalam Diplomatic Stage yang diadakan oleh Departemen Ilmu Politik Universitas Bakrie yang membahas tentang tantangan dan peluang Politik Luar Negeri Indonesia terhadap Australia.

Berita Lainya