(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Jakarta-(08/12) Program studi Ilmu Teknologi Pangan mengadakan guest lecture mengenai Idustri Pangan dan Kesehatan yang menghadirkan narasumber oleh Rachmat Hidayat (Wakil Ketua Umum GAPMMI Bidang Kebijakan Publik dan Hubungan Antarlembaga) dan Pungkas Bahjuri Ali (Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/BAPPENAS RI) yang berlangsung di Ruang 1 dan 2.

Dalam kegiatan ini Rachmat memaparkan tentang perkembangan industri pangan di Indonesia, yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah untuk terus ditingkatkan, sehingga index kualitas dan harganya dapat meningkat dan berada diurutan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Rachmat menyatakan kepada mahasiswa untuk terus berinovasi secara kreatif untuk mengisi jajaran produk industri pangan di Indonesia. “JIka bukan kalian, siapa lagi penerus bangsa Indonesia yang dapat memberikan perubahan”, ujarnya.

Tak hanya mengenai perkembangan industri pangan yang menjadi sorotan, saat pemaparan Pungkas lebih dominan membahas pangan dari segi kesehatan yang perlu disadari oleh masyarakat Indonesia. Banyak diantara masyarakat Indonesia yang lebih memilih konsumsi pangan berdasarkan pertimbangan harga, bukan mengenai kandungan gizi. Kesadaran ini masih sangat minim dipahami oleh masyarakat Indonesia dan perlu dilakukan sosialisasi yang lebih luas lagi.

Kesadaran akan pentingnya gizi nampak sepele, namun memiliki dampak besar di waktu yang akan datang. Dalam menciptakan regenerasi yang sehat dan cerdas tentu juga membutuhkan kandungan gizi yang harus dicukupi dalam bentuk nutrisi, protein, karbohidrat, vitamin, mineral, lemak dan lainnya sesuai dengan kebutuhan tubuh, sehingga tetap melakukan berbagai aktivitas dengan fit. Oleh karena itu, tumbuhkan kesadaran dari mulai diri sendiri untuk menciptakan kesadaran bagi orang lain.

 

Syifa Fauziah

"Sebagai lulusan Teknologi Pangan, tentunya diharapkan mampu menjadi food technologist yang baik."

Selanjutnya

 

Gayu P Guritno

"Fun and Worth Every Second Study in TP Bakrie!

Selanjutnya

 

Risqah Fadillah

"Tidak hanya pembekalan menjadi food scientist, tapi menjadi technopreneur "

Selanjutnya

Berita Lainya