(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Memasuki hari ke enam kami pada Sakura Exchange Program in Science 2016, kami memiliki tiga agenda menyenangkan yang kami alami. Hari itu dituruni hujan selama satu hari penuh, seakan tau bahwa hari Jumat, 11 November 2016 adalah hari terakhir kami untuk melaksanakan Sakura Exchange Program in Science di Sendai, Miyagi, Japan. Sebelum melaksanakan seluruh agenda hari itu, seperti hari – hari sebelumnya, kami mengawali hari dengan sarapan bersama di restaurant hotel, menu yang disuguhkan tidak jauh berbeda dari hari kemarin tetapi tidak ada rasa bosan sedikit pun karena lezat nya menu sarapan pagi tersebut.

Pukul 10:10 pagi kami berkumpul di lobby hotel untuk bergegas menuju Universitas Tohoku, agenda pertama kami dimulai pada pukul 10:30 pagi hari itu. Kami menelusuri jalan menuju kampus dengan berjalan kaki ditemani hujan ringan yang membasahi jalan di lingkungan yang tenang dan terasa sangat aman tersebut. Kami hanya membutuhkan sekitar 10 menit untuk bisa sampai di Universitas Tohoku, tepatnya pada kampus Amamiya.

 

Gambar 1. Momen Setelah Kuliah dengan Nakano Sensei

 

 

Gambar 2. Produk hasil penelitian Nakano Sensei dan tim

Kuliah pertama kami membahas tentang Fishery Immunology, yang disampaikan oleh Nakano Sensei. Beliau menyampaikan sekilas tentang Fish Immune System dan penelitian yang sedang dilakukan; saat presentasi berakhir pun beliau dengan ramah dan detail menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta. Tak hanya itu, beliau juga menyuguhkan kami produk hasil temuannya, produk tersebut berbahan dasar wakame atau rumput laut, berbentuk agar dan berguna untuk menurunkan tekanan darah.

Kuliah pertama tersebut berakhir sekitar pukul 11:30, peserta Sakura Exchange Program in Science yang laki – laki, termasuk bapak Ardiansyah Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie yang juga ikut serta mendampingi kami selama di Jepang, melaksanakan shalat Jumat sebelum setelahnya akan dilanjutkan dengan kuliah kedua. Sambil menunggu shalat jumat berakhir dan kuliah kedua kami yang dimulai pada pukul 13:00, saya dan peserta perempuan lainnya termasuk ibu Rizki Maryam selaku dosen Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie yang juga ikut mendampingi kami selama di Jepang mampir pada koperasi Universitas Tohoku untuk membeli souvenir Universitas Tohoku sebagai kenang – kenangan, bagi saya pribadi Souvenir tersebut juga saya jadikan sebagai motivasi untuk kelak dapat kembali lagi ke Universitas Tohoku dan menjalani studi lanjutan disana.

Kuliah kedua dimulai oleh Nochi Sensei yang membahas tentang Animal Immunology, khususnya pada Infection Immunology. Beliau menjelaskan tentang research yang sedang ia jalani yaitu tentang penyebab penyakit Mastitis pada hewan, khusunya sapi serta cara untuk mencegahnya. Beliau melakukan presentasi dengan sangat bersemangat sehingga seluruh peserta sangat terpaku dan tertarik pada penelitian yang ia lakukan. Tak hanya menyuguhkan slide powerpoint, beliau juga menjelaskan melalui gambar secara langsung di papan tulis hingga ia yakin bahwa seluruh peserta telah mengerti dengan materi yang disampaikan.

Gambar 4. Momen Setelah Kuliah dengan Nochi Sensei

Kuliah - kuliah tersebut sungguh memperluas dan menambah banyak ilmu bagi kami. Untuk saya pribadi yang masih menjalani tahun ke 3 di Universitas Bakrie, banyak ilmu baru yang saya dapatkan.

Puncak agenda dari hari ke enam ini adalah Farewell Party yang diadakan untuk merayakan berakhirnya Sakura Exchange Program in Science yang telah lancar dan sukses dilaksanakan dari hari pertama hingga hari ke enam tersebut. Acara dimulai pada pukul 17:30, hampir seluruh sensei yang sudah menemani dan memberikan kuliah selama program berlangsung hadir di lokasi acara yaitu di Cafeteria Universitas Tohoku. Bukan hanya para sensei yang hadir, para student dari Fakultas Pertanian juga hadir. Acara tersebut diawali dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta Sakura Exchange Program in Science oleh Shirakawa Sensei, beliau adalah Sensei yang telah mengundang sekaligus menemani kami sepanjang program berlangsung.

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 5. Penerimaan Sertifikat oleh mahasiswa/i Universitas Bakrie

Setelah penyerahan sertifikat acara dilanjutkan dengan makan malam bersama, sepanjang makan malam seluruh peserta memiliki kesempatan untuk bercengkrama langsung dengan para mahasiswa/i dan sensei dari Universitas Tohoku. Berbagi cerita dan pengalaman sepanjang malam menciptakan kedekatan yang sulit untuk dilupakan, para mahasiswa/i yang awalnya terkesan malu – malu pun menjadi lebih santai dan menyenangkan setelah saling bersenda gurau bersama. Kami saling bertukar kontak untuk tetap menjaga komunikasi setelah program ini berakhir. Salah satu mahasiswi Universitas Tohoku berkata kepada saya “i will wait you in Japan!”, singkat tapi sungguh berkesan dan memotivasi. Acara malam itu diakhiri dengan foto bersama.

Bagi saya pribadi, program ini sangat berguna untuk memperluas wawasan dan menambah ilmu, terutama pada bidang Science. Meskipun dengan waktu yang sangat singkat program ini berhasil meningkatkan minat saya untuk melanjutkan studi di Universitas Tohoku dalam bidang Science. Ratusan momen tak terlupakan telah diberikan kepada saya melalu program ini, dan saya yakin saya bukan satu – satu nya yang merasakan begitu banyak manfaat dari program ini.

 

Gambar. 6 Foto Bersama saat Pesta Perpisahan

Terimakasih saya ucapkan kepada Universitas Bakrie, dan terutama kepada Bapak Ardiansyah dan Ibu Rizki Maryam yang telah memberikan kesempatan emas ini kepada kami serta turut mendampingi dan menuntun kami selama program berlangsung, semoga program ini dapat terus berlanjut dari tahun ke tahun, sehingga semakin banyak mahasiswa/i yang akan mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat dan merasakan pengalaman berharga yang tak terlupakan dari Sakura Exchange Program in Science ini

Ditulis oleh Nabila Katyana – Mahasiswa Teknologi Pangan Angkatan 2014, Universitas Bakrie

 

Syifa Fauziah

"Sebagai lulusan Teknologi Pangan, tentunya diharapkan mampu menjadi food technologist yang baik."

Selanjutnya

 

Gayu P Guritno

"Fun and Worth Every Second Study in TP Bakrie!

Selanjutnya

 

Risqah Fadillah

"Tidak hanya pembekalan menjadi food scientist, tapi menjadi technopreneur "

Selanjutnya

Berita Lainya