(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Jakarta (12/06) - Pembekalan ilmu melalui praktisi di bidangnya memang sangat menunjang kebutuhan mahasiswa program studi (prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (UB) untuk lebih memahami proses belajar di kelas. Dengan menghadirkan Adistry Ardiany selaku Business dan Manager UC News melalui kegiatan guest lecture (GL) mengenai "Earn Money by Writing” di ruang 1 dan 2 Universitas Bakrie.

Saat ini, semua orang berkesempatan untuk menulis berita yang sudah dikenal dengan sebutan citizen journalism. Namun untuk keakuratan suatu berita tersebut masih belum dapat dibenarkan, sehingga sering kali ditemukan berita hoax.

Melalui UC News, menjadi seorang penulis yang berkualitas dengan tulisan yang bagus, menarik dan berbobot adalah peluang besar bagi semua orang. Terlebih lagi, UC News juga memberikan kompensasi bagi penulis, yang terkenal dengan tagline ”Dibaca Jutaan dan Dibayar Jutaan”.

Untuk menjadi bagian dari penulis di platform UC News, calon penulis harus menjadi member terlebih dahulu untuk memiliki akun log in. Adistry dari UC News juga memberikan pengarahan secara tutorial untuk pendaftaran membernya kepada peserta yang hadir.

Kesempatan untuk menyalurkan aspirasinya melalui sebuah tulisan ini terbuka bagi siapapun, mulai dari ketertarikan di bidang travel, politik, olahraga, pendidikan dan lainnya. Bagi penulis juga tidak perlu khawatir, karena UC News memiliki big data sistem, yaitu algoritma yang memungkinkan sebuah aplikasi untuk menawarkan atau merekomendasikan artikel-artikel kepada pembaca yg tepat. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi setiap penulis agar smua orang dapat membaca artikelnya sesuai dengan ketertarikan yang sama.

Adistri juga menegaskan bahwa UC News memiliki tujuan untuk menjembatani antar individu dengan potensial pembacanya.

“Jadi bukan cuma orang-orang terkenal yang punya tulisan, yang bisa didengar atau orang tertentu ajah untuk buat berita, kalian juga bisa membuat berita“, ujar Adistri.

Selain itu, upaya menghindari berita hoax, UC News juga memiliki penyaringan untuk artikel yang akan dipublikasikan oleh membernya.

“Dua plus 1 level penyaringan, ada tiga proses tahapan penyaringan tapi yang terpenting dua tahapan pertama. Pertama, dicek mesin menggunakan key word yang sensitive word. Kedua, dicek oleh tim editorial untuk melihat kualitas tulisanya, seperti: kapital, tanda baca dan lainnya. Ketiga, setelah dipublikasi dicek lagi, biasanya ketauannya disini”, penjelasan Adistri

Proses tahapan penyariangan untuk memastikan keakuratan berita penulis yang dipublikasi, sehingga menghindari berita hoax. Selang waktu untuk publikasi maksimal 2x24 jam, namun biasanya 2-3 jam juga artikel penulis sudah terpublikasi oleh UC News.

“acaranya asyik-asyik ajah, apalagi ini ngebuka kesempatan yang suka nulis bisa dapet uangkan”, ujar Thalia salah satu peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat menyalurkan kemampuannya dalam menulis berita online serta mendapatkan dorongan untuk terus berkarya dalam menulis serta mendapatkan sebuah apresiasi atas tulisannya.

Berita Terkini

Prestasi

Kuliah Umum & Kunjungan Perusahaan

"Big Leap To The Real Experience!"