(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Lulus kuliah dalam kurun waktu 3,5 tahun merupakan suatu pencapaian yang membanggakan. Bukan hal yang tidak mungkin, Annisa Fitriana Lestari berhasil menggapai gelar sarjana setelah menjalani kuliah selama 3,5 tahun. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie peminatan Public Relations ini ternyata memiliki strategi belajar tersendiri.

“Strateginya sih simple aja, karena aku tipe belajarnya nulis, jadi aku banyak mengulang tulisan. Dari yang cuma catatan sederhana dikelas, aku tulis ulang dan perdalam lagi di rumah,” ujar Annisa (16/3/2017).

Selanjutnya, gadis berhijab yang biasa disapa Afel ini menjelaskan bahwa strategi selanjutnya dalam proses belajarnya adalah dengan mempelajari materi untuk pertemuan selanjutnya.

“Kalau ada waktu free kadang, materi untuk minggu depan sudah aku baca, lalu bagian yang membingungkan aku tandai untuk ditanya. Terakhir berani untuk bertanya sama dosen kalau ada yang tidak paham,” tambah Afel.

Tak hanya berfokus pada nilai akademik, Afel yang sebelumnya dilarang sang ayah untuk ikut organisasi pun ternyata tetap mengikuti kegiatan organisasi di internal seperti Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Badan Eksekutif Mahasiswa, dan juga PRO Club. Selain itu, Afel pun mengikuti organisasi di eksternal kampus yaitu PERHUMAS Muda.

Hobi menulisnya ternyata ia gunakan sebagai reminder terhadap kegiatan akademik dan juga organisaasi yang dijaninya. 

“Lagi-lagi karena aku suka banget nulis, aku suka banget buat things to do perhari. Dari situ akau tau ada prioritas utama apa yang aku selesaiin, berapa menit aku main dan organisasi. Enggak hanya itu, dari things to do itu pun aku bisa menyesuakan berapa sih uang dan energi ku yang akan kepake hari itu. Jadi di hari sebelumnya mungkin aku bisa nabung dan simpen energi biar fit besoknya,” tutur Afel.

Afel memilih untuk lulus hanya dalam waktu 3,5 tahun karena menurutnya dengan lulus cepat ia akan memiliki kesempatan dan peluang kerja yang lebih banyak. Seperti yang dialaminya sekarang, kini Afel sedang mengikuti proses seleksi di beberapa perusahaan. Hebat bukan?

Memilih jurusan yang tepat sesuai dengan keinginan dapat memudahkan kita untuk dapat mengikuti mata kuliah yang diajarkan.

“Buat yang ingin masuk kuliah, cari passion kalian. Pilih studi yang bisa bermanfaat untuk banyak orang 20 tahun mendatang dan laksanakan ujian kalian dengan sepenuh hati, bukan hanya untuk dilalui tapi ilmunya bisa di manfaatkan di masa depan. Sukses,” tutup Afel.

Berita Terkini

Prestasi

Kuliah Umum & Kunjungan Perusahaan

Berita Lainya

"Big Leap To The Real Experience!"