(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Pranichia Islamy Resya, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie angkatan 2015, berhasil membawa pulang award sebagai Most Outstanding Delegate dalam President Model United Nations 2017 atau dikenal dengan PresMUN 2017.

Universitas Bakrie melalui Bakrie Model United Nations Club atau Bakrie MUN Club mengikuti kompetisi simulasi konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tingkat nasional hingga internasional yang diselenggarakan oleh President University pada tanggal 13 – 16 September 2017. Kompetisi yang diikuti oleh berbagai macam universitas nasional baik internasional seperti dari Cambodia, Thailand, Switzerland, dan Africa menunjukkan kompetensi delegasi yang sangat ketat. Bakrie MUN Club mengirimkan 3 delegasi yang dianggap kompeten untuk mengikuti konferensi diantara lain Pranichia Islamy Resya (Ilmu Komunikasi, 2015); Grace Angelia Surya Ningsih (Ilmu Politik, 2016); dan Rheka Sulistio (Ilmu Politik, 2016).

Acara ini diselenggarakan di The Celecton Hotel Jababeka Cikarang selama 4 hari acara dengan 3 hari konferensi. Dewan PBB yang dijadikan simulasi terdiri dari African Union yang diikuti oleh Pranichia (Ilmu Komunikasi, 2015) dengan 2 topik yakni, The Lake Chad Basin Emergency: Addressing the Humanitarian Crises dan Human Capital Crisis in African States; General-Assembly Economic and Financial Affairs Council (GA-ECOFIN) yang diikuti oleh Grace (Ilmu Politik, 2016) dan Rheka (Ilmu Politik, 2016) dengan 2 topik yakni, Fostering Economic Prosperity in Landlocked Developing Countries (LLDCs) through More Open and Fairer Trade Arrangement dan Promoting Green Economy to Achieve a Resilient and Equitable Social Welfare Development; United Nations Security Council; Crisis Committee; dan Press Corps.

Pada dewan PBB African Union, Pranichia berhasil menjadi sponsor untuk mempresentasikan Draft Resolution 1.1 yang bertajuk ADHD (Addressing Terrorism Against Boko Haram, Developing Funding Mechanism, Humanitarian Crisis Settlement, Development of the Lake Chad Area) bersama delegasi dari Universitas Indonesia untuk topik pertama sedangkan untuk topik kedua hanya tersisa waktu untuk satu committee session sehingga tidak menghasilkan 2 DR. Sedangkan di dewan PBB GA-ECOFIN, Grace dan Rheka berhasil menyampaikan speech dan motion yang substantif juga sama-sama berhasil mengadopsi 2 DR bersama bloc-nya.

Rangkaian acara terdiri dari seminar, opening ceremony, 6 committee sessions untuk setiap dewan PBB, social night, dan closing ceremony. Walaupun rangkaian acara cukup ketat, namun delegasi Bakrie MUN Club terus berusaha mengerahkan kemampuannya yang terbaik untuk mengharumkan nama Universitas Bakrie. Dengan mengikuti PresMUN 2017, Bakrie MUN Club berharap akan terus menjadi lebih baik lagi untuk kompetisi ke depannya. 

Berita Terkini

Prestasi

Kuliah Umum & Kunjungan Perusahaan

"Big Leap To The Real Experience!"