(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Menyambut semester genap 2016/2017 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie mengadakan kegiatan Workshop Metodologi Penelitian. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa ilmu komunikasi kelas reguler dan juga kelas karyawan yang akan mengerjakan skripsi.

Workshop Metodologi Penelitian tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu Kamis 2 Maret dan Jumat 3 Maret 2017 di ruang 1 dan 2. Selama dua hari peserta diberikan pembekalan materi sebagai panduan penulisan skripsi. 

Dihari pertama peserta mendapatkan penjelasan tentang metode penelitian kuantitatif yang dipandu oleh Dr. Basuki Agus Suparno , M.Si. Pria yang biasa dipanggil Mas Bas ini merupakan dosen FISIP di Universitas Pembangunan Veteran Yogyakara.

Dalam penjelasannya Mas Bas menerangkan bahwa dalam pembuatan skripsi hal utama yang harus dilakukan adalah dengan menentukan masalah penelitian.

“Menentukan masalah penelitian dapat dilakukan dengan mengamati lingkungan dan juga fenomena yang ada disekitar kalian,” Ujar Mas Bas (2/3/2017).

Dengan pembawaan yang santai Mas Bas dapat mencairkan suasana workshop. Para peserta terlihat antusias dalam mendengarkan penjelasan dari Mas Bas, terlihat dari beberapa peserta yang mengajukan pertanyaan terkait dengan skripsi yang akan ditulis.

Workshop hari pertama ditutup dengan mengerjakan soal yang diberikan oleh Mas Bas, dan dilanjutkan dengan selfie bersama.

Hari kedua workshop dilanjutkan dengan membahas metode penulisan kualitatif dari Dr.Tuti Widiastuti, M.Si yang merupakan salah satu dosen Universitas Bakrie. Bu Tuti atau yang akrab disapa Ambo ini memberikan penjelasan tentang perbedaan antara metode penelitian kuantitatif dengan metode penelitian kualitatif.

Metode penulisan kuantitatif berasal dari data yang bersifat numerik (angka), sedangkan metode penulisan kualitatif berasal dari data yang bersifat non numerik. Pemilihan metode penulisan tentunya dilihat dari permasalahan yang akan diangkat sebagai topik skripsi.

Lebih lanjut, Bu Tuti memberikan pengarahan tentang rangkaian teknis yang harus dipersiapkan untuk dapat mengambil skripsi serta bagaimana sistematis dari penulisan skripsi.

Saat workshop hari kedua antusias peserta terlihat tidak seramai pada hari pertama, namun kegiatan workshop tetap berjalan dengan lancar dan juga seru. Kepribadian Bu Tuti yang lucu, ia tuangkan saat menyampaikan materi sehingga mengundang tawa dari peserta.

Workshop Metode Penulisan ini bertujuan untuk dapat memberikan pemahaman yang lebih, mulai dari penentuan metode penulisan dan juga sistematis dari penulisan skripsi atau tugas akhir bagi mahasiswa.

“Workshopnya sangat bermanfaat dan berisi bagi mahasiswa yang akan mengerjakan tugas akhir. Workshop kemarin membantu saya belajar lebih memahami plus minus dari kedua jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif,” ujar Eca, mahasiswa regular ilmu komunikasi Universitas Bakrie.

Berita Terkini

Prestasi

Kuliah Umum & Kunjungan Perusahaan

Berita Lainya

"Big Leap To The Real Experience!"