(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Awalnya kelompok mahasiswa jurusan Teknik Informatika angkatan 2010 & 2011 ini mengetahui program yang diselenggarakan dari DIKTI ini dari luar, mereka lalu mencoba mendaftar dan ternyata lolos penjurian. “Alasan kami mengikuti program ini dan  tertarik mengajukan usulan proposal dan membuat wahananak.com agar anak bisa belajar semenarik

mungkin dan tentunya yang lain untuk mengatasi degradasi moral anak Indonesia yang sekarang sedang dipermasalahkan salah satunya adalah internet, media massa seperti televisi yang menyiarkan tontonan yang belum layak ditonton anak-anak” tutur Dhimas selaku ketua kelompok.

Mereka menuturkan, kegunaan dari program ini adalah sebagai berikut :

  • Meminimallisasikan hal-hal negatif dari segi moral yang terjadi pada anak-anak Indonesia dan membawa hal-hal positif dari segi moral kepada mereka
  • Mengajak anak-anak Indonesia untuk lebih menyukai hal-hal yang informative dan edukatif
  • Mengajak anak-anak Indonesia untuk mendapatkan hal yang edukatif dan menyenangkan
  • Membuat anak-anak Indonesia agar mempergunakan waktu mereka untuk sesuatu yang lebih bermanfaat
  • Menciptakan media penyeimbang dari konten negatif yang tedapat pada media televisi ataupun internet
  • Memaksimalkan penggunaan internet di kalangan anak-anak yang selama ini hanya menggunakan internet untuk bermain game dan media social

“Untuk saat ini, kelompok kami sudah bekerjasama dengan komunitas PELANGI “Peduli Anak Untuk Negeri” tutur mereka.  Dan akan mengadakan sosialisasi pada anak-anak sekolah dasar di sekitar Masjid Al-Bakrie, acara yang akan diisi oleh beberapa narasumber terkait dan akan dilaksanakan satu kali dengan konsep yang semenarik mungkin.

“Kami berharap kedepannya akan melanjutkan program ini, karena socialentreprenuership dan prospeknya bagus dan kami nantinya kan membentuk suatu komunitas dan bisa melakukan recruitment dari luar, karena kalau untuk sekarang kami memang kekurangan orang”.

Berita Terkini

Testimoni

Kuliah Umum & Kunjungan Perusahaan

Berita Lainya