(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Sidebar

Jakarta (3/11)-Program Studi Manajemen mengadakan guest lecture yang bertajuk “Strategi Pemasaran Berdasarkan Riset: Belajar dari Perkembangan Industri Ritel Indonesia" bertempat di R. 1 dan 2 Universitas Bakrie, guest lecture tersebut mengundang Director of Nielsen Indonesia  and Board Expert Indonesian Merchant Association Yongki Susilo. Ruang 1 dan 2 dipadati oleh mahasiswa/i yang antusias mendengarkan guest lecture tersebut. 

Yongki yang sudah berpengalaman selama kurang lebih 20 tahun di dunia bisnis, marketing dan sales ini mengatakan sudah bukan jamannya lagi pelaku industry melakukan survey berdasarkan data semata, tetapi harus menggali yang namanya ‘consumer insight’, beliau juga menjabarkan tren dan data-data di pasar industri retail Indonesia, serta data tentang tren pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Faktanya, Indonesia merupakan negara yang besar namun saat ini sedang terjadi pelemahan ekonomi, ekonomi bertumbuh tapi sangat lambat, sebenarnya Indonesia sangat diuntungkan dengan factor demografi-nya dan masyarakat Indonesia dari golongan menengah ke atas yang merupakan ketiga terbesar di Asia. 

Dengan analogi driver dan passenger, Yongki berpesan kepada seluruh mahasiswa yang hadir untuk menjadi pengemudi, karena pengemudi akan belajar mengemudikan hingga titik tertentu, sementara penumpang hanya menumpang, tetapi tidak mau mengambil resiko. Dan jangan mencemplungkan diri anda ke dalam bisnis hanya untuk uang, melainkan berdasarkan Dreams, Passion, Values, Meaning dan Excellent product.

Berita Lainya