Sidebar

Program Studi Manajemen Universitas Bakrie mengadakan audiensi dengan Jakarta Smart City pada Kamis (15/03/18) di Kantor Jakarta Smart City yang berlokasi di Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Audiensi tersebut diadakan dalam rangka tukar pendapat dalam merancang kerja sama antara Program Studi Manajemen Universitas Bakrie dengan Jakarta Smart City.

Audiensi ini dibuka dengan pemaparan yang disampaikan oleh M. Taufiq Amir, SE., MM., Ph.D selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Bakrie. Pemaparan tersebut mengenai profil Program Studi Manajemen Universitas Bakrie diantaranya adalah kurikulum yang diterapkan, riset yang dilakukan oleh para dosen, serta kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Manajemen Universitas Bakrie. Selanjutnya, dijelaskan pula mengenai potensi kerja sama antara Program Studi Manajemen Universitas Bakrie dengan Jakarta Smart City. Kerja sama dalam ruang lingkup dosen menyasar di bidang penelitian, faculty visit program, dan diskusi/workshop/seminar. Potensi tema riset yang bisa dikembangkan misalnya dalam bidang sosial kemasyarakatan seperti coworking space dan bisnis start-up atau dalam bidang pemerintahan seperti sistem komunikasi dan inovasi dalam layanan publik. “Kami ingin dosen dan mahasiswa belajar dan meneliti hal-hal yang uptodate, dan hasilnya bisa langsung bermanfaat untuk masyarakat.” kata Taufiq Amir. Sedangkan, untuk ruang lingkup mahasiswa dapat bekerja sama dalam bidang skripsi, field visit program, magang kerja, ataupun dalam program kerja Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Bakrie misalnya dengan mengadakan kompetisi ide bisnis start-up atapun dengan mengadakan guest lecture.

Setiaji, Kepala UPT Jakarta Smart City, menyambut baik niat Program Studi Manajemen Universitas Bakrie tersebut. “Kami senang sekali, dan memang membutuhkan mitra untuk dapat menjalankan fungsi kami dengan baik” ujarnya. Setiaji memaparkan tentang fasilitas yang dimiliki oleh Jakarta Smart City seperti pelayanan untuk keluhan warga, CCTV Online, serta analisa yang dilakukan. Masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai seluk beluk Jakarta serta dapat berperan aktif untuk Jakarta misalnya dengan melaporkan adanya tumpukan sampah atau adanya titik genangan di Jakarta melalui platform yang sudah disediakan oleh Jakarta Smart City atau dapat dilihat di website smartcity.jakarta.go.id. Saat ini fokus dari Jakarta Smart City adalah lebih ke masyarakat terutama dalam bidang riset behaviour masyarakat dan isu-isu lain yang relevan dengan Program Studi Manajemen Universitas Bakrie. “Kami harap, dengan kualifikasi dan pengalaman dosen di Bakrie riset itu dapat memberi sumbangan untuk menghasilkan kebijakan yang tepat dengan target yang tepat pula.” ungkap Setiaji.

Tentunya kerja sama tersebut nantinya akan melibatkan civitas akademika Universitas Bakrie, terutama adalah dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Bakrie. Dengan terealisasinya kerja sama ini nantinya dapat melatih mahasiswa untuk bisa merasakan pengalaman nyata terjun langsung pada masyarakat dan dunia kerja sesuai dengan tagline Universitas Bakrie yaitu Experience The Real Things.

Berita Lainya