(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Sidebar

Jakarta, Universitas Bakrie menggelar kuliah terbuka dari Program Studi Hubungan Internasional. Kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk mengenalkan gambaran umum mengenai pembelajaran yang dilakukan pada prodi HI. Acara ini berlangsung pada Selasa, 3 Mei 2016. Kegiatan ini berlangsung di ruang 1 Universitas Bakrie yang diikuti oleh sekitar 50 anak SMA yang tersebar dari beberapa wilayah ibu kota.

Prof Rusadi mengatakan "Hubungan Internasional sangat luas, setiap lulusannya memiliki kesempatan untuk menempati posisi-posisi strategis Kemenlu dan lapangan pekerjaan tingkat ASEAN". Hubungan Internasional Universitas Bakrie menerapkan konsep experiential learning dengan membebaskan pemikiran-pemikiran dari para mahasiswanya dengan menghormati perbedaan-perbedaan, untuk membuat perubahan masa depan yang lebih baik.


Ridwan Hakim SMAN 37 Jakarta, menanyakan peluang bila berkuliah di HI UB apakah memiliki kesempatan untuk bekerja di insitusi internasional, misal di bidang olahraga seperti FIFA, menurut Prof Rusadi HI UB sangat mendukung mahasiswanya untuk berprestasi diluar lingkup akademis. Studi yang dipelajari juga ruang lingkupnya internasional, seperti studi Asia Afrika, Eropa, dll. " Dengan masuk ke prodi HI mahasiswa memiliki advantage untuk menjadi diplomat, karena semua dipelajari, baik dari segi politik, ekonomi, dan hukum." Tambahnya lagi. Ketua Prodi HI UB M. Tri Andhika mengatakan UB memiliki Bakrie Language Solution atau UBLanguage untuk mengasah kemampuan berbahasanya para mahasiswanya untuk masuk HI tidak ada syarat khusus bagi siswa SMA/SMK yang terpenting adalah keinginan untuk belajar. Selain itu, beliau juga menekankan prodi HI tidak hanya mempersiapkan lulusan untuk siap bekerja, tapi juga melanjutkan studi ke luar negeri. Beliau juga memaparkan kategori beasiswa yang ada di program studi HI, terutama mengenai beasiswa khusus HI, dengan nilai bahasa Inggris minimal 8,5 akan mendapatkan beasiswa khusus HI yaitu potongan lebih dari 50%.

Selain itu Kepala Program Studi Hubungan Internasional Bapak Muhammad Tri Andika Kurniawan yang biasa disapa Pak Andika disela-sela presentasinya mengatakan bahwa dengan belajar mendalami Hubungan Internasional bisa membuat perspektif kita lebih luas.

 

Foto bersama setelah kelas terbuka selesai

 

 

Penulis:

Diana Thasya SN

Berita Lainya