(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai infrasruktur dan manajemen sistem Transportasi, pada tanggal 5 Oktober 2017 lalu, 29 mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie dari berbagai angkatan dengan didampingi oleh dosen-dosen mengunjungi project APMS (Automated People Mover System)/Skytrain yang baru diresmikan 17 September 2017 lalu.

Prodi Teknik Sipil diterima oleh Vice President Corporate Communication PT Angkasa Pura II Bapak Yado Yarismano beserta tim Teknis Project APMS/Skytrain dari PT Wijaya Karya Tbk. Dan PT Indulexco dan tim humas Angkasa Pura II. Pemaparan mengenai Project APMS/Skytrain diberikan di gedung pusat 600 PT Angkasa Pura II sebelum Prodi Teknik Sipil diajak mencoba langsung APMS/Skytrain yang sudah beroperasi. Pada pemaparan yang diberikan oleh PT Angkasa Pura II, terdapat pemaparan mengenai rencana pengembangan bandara Soekarno Hatta dan proses pengerjaan teknis infrastruktur untuk Project APMS/Skytrain, sehingga mahasiswa pun mendapat tambahan pengetahuan serta dapat langsung berkomunikasi dengan para pakar di bidang Teknik Sipil.

Gambar 1 Mahasiswa disambut di Auditorium Gedung Pusat 600 Angkasa Pura II


Gambar 2 Penyerahan Plakat dari PT Angkasa Pura II kepada Universitas Bakrie

Project APMS/Skytrain saat ini mengoperasikan 1 train set yang terdiri dari 2 gerbong kereta berkapasitas 176 orang, menghubungkan Terminal 2 dan Terminal 3 dengan headway 15 menit. Project APMS/Skytrain akan penuh mengoperasikan 3 train set tanpa awak untuk menghubungkan Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3 pada akhir tahun 2017. Dengan headway perencanaan 5 menit dan kecepatan tempuh 60 km/jam, Project APMS/Skytrain diharapkan mampu mengatasi permasalahan transportasi di dalam lingkungan bandara.

Gambar 4 Mahasiswa Menuju Stasiun Kereta


Gambar 5 Suasana di Stasiun Kereta Project APMS/Skytrain


Gambar 6 Mahasiswa dan Dosen Prodi TSI saat berada di dalam Project APMS/Skytrain

 

Berita Lainya