Dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai struktur jembatan, Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie mengadakan observasi jembatan pada Rabu (21/03/18) di Kawasan Epicentrum yang merupakan kawasan terpadu di Jakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pendalaman materi mengenai struktur jembatan yang sedang dipelajari oleh mahasiswa di kelas sehingga pembelajaran tersebut dapat didukung secara nyata dengan turun langsung ke lapangan. Kegiatan ini didampingi oleh Dr. Mohammad Ihsan, ST., MT., M.Sc. yang ahli dalam bidang kegempaan dan dinamik sekaligus juga merupakan salah satu dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie. Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa berupa observasi jembatan untuk mengetahui dimensi jembatan, mutu beton, jumlah box girder, jumlah tulangan, serta vibrasi dari jembatan tersebut.

Sejumlah alat pengaman wajib digunakan oleh mahasiswa ketika turun langsung ke lapangan sebagai alat pengaman diri. Kegiatan tersebut juga menggunakan beberapa alat misalnya Arduino yang digunakan untuk melihat vibrasi (getaran) yang hasilnya nantinya akan didesain ulang di SAP (software yang digunakan untuk menghitung mekanika teknik pada perencanaan struktur).

Tentunya kegiatan ini untuk mempersiapkan mahasiswa yang tidak hanya mendalami materi dikelas saja namun juga mengasah soft skill untuk kesiapan saat terjun di dunia nyata nantinya sehingga mahasiswa sudah siap dalam menghadapi permasalahan yang akan dihadapi. Hal ini tentunya dilaksanakan untuk menerapkan metode pembelajaran yang ada di Universitas Bakrie, Experiential Learning, dimana mahasiswa bisa merasakan pengalaman terjun langsung ke lapangan sesuai dengan tagline Universitas Bakrie yaitu Experience The Real Things.

Berita Lainya