(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Berita Terkini

Prestasi

Kuliah Umum & Kunjungan Perusahaan

Pelatihan CSR diikuti oleh 20 peserta yang diseleksi dari berbagai negara berkembang yang mengajukan dan dibiayai sepenuhnya oleh Danida. Pelatihan dilaksanakan di dalam kawasan perusahaan GRONTMIJ N.V., salah satu perusahaan besar Eropa dalam bidang consulting dan engineering. Sebagai gambaran keberagaman peserta dan jumlah dari masing-masing negara adalah sebagai berikut: Indonesia 1, India 1, Ghana 3, Uganda 3, Bhutan 3, Bangladesh 3, Vietnam 3, Bolivia 1, Egypt 2. Peserta memiliki berbagai latar belakang yang sebagian besar mewakili private sector yang erat kaitannya dengan permasalahan tanggung jawab sosial dan human rights. Agenda kegiatan pelatihan terdiri dari pembelajaran, praktek pembuatan rencana dan kunjungan ke perusahaan-perusahaan di Denmark yang menerapkan CSR.

Pada minggu pertama yang baru saja dilalui, peserta dikenalkan pada latar belakang perkembangan CSR. Diawali dengan pembelajaran/pemahaman terhadap 48 human rights yang ada dalam International Bill of Human Rights 1976. Diikuti kemudian dengan pemahaman terhadap kesepakatan anggota United Nations pada human rights and business melalui penerbitan standar Social Accountability 8000 dan UN Global Compact di tahun 2000 sebagai acuan pemenuhan kelayakan dalam bekerja. Dan yang terakhir, dilengkapi dengan pemahaman terhadap UN Guiding Principles on Business and Human Rights tahun 2011. UN Guiding Principles ini menjelaskan pelaksanaan 10 prinsip tanggung jawab perusahaan dalam aspek keberlanjutan (sustainability) sosial atau people, keberlanjutan lingkungan atau planet, dan keberlanjutan ekonomi atau profit (sering diistilahkan sebagai triple bottom line: people, planet, and profit). Tujuan utama adalah untuk mencapai kegiatan usaha yang bertanggung jawab (responsible business). Kasus-kasus berbagai negara peserta dibahas dalam diskusi kelompok dilengkapi dengan pembahasan beberapa kasus yang diambil dari Harvard Business Case. Dunia pendidikan seperti universitas memang sedikit berbeda, seperti dijelaskan oleh fasilitator, karena dalam skema triple helix: government-business-university CSR lebih ditekankan pada sektor business. Namun demikian, meskipun universitas lebih diharapkan sebagai sumber penelitian, entitas ini juga dapat dipandang sebagai entitas bisnis atau usaha. Universitas Bakrie memiliki posisi yang unik karena merupakan lembaga pendidikan yang yang menjadi bagian dari suatu kelompok bisnis (Bakrie Group), sehingga memiliki peran yang lebih luas dalam kaitan CSR.

Sebagai agenda minggu kedua (23-27 Juni), peserta akan dibimbing untuk membuat action plan yang akan diterapkan di institusi masing-masing. Perkembangannya akan dimonitor oleh DFC dalam kurun waktu 6 bulan mendatang. Selaku Ketua LPkM-UB, saya menyiapkan usulan action plan yang mengutamakan pelaksanaan dharma pengabdian kepada masyarakat melalui kerjasama pelaksanaan CSR di Kelompok Usaha Bakrie dalam aspek rantai pasok yang berkelanjutan (sustainable supply chain). Melalui peran ini diharapkan para dosen (bersama mahasiswa) dapat mendukung penerapan CSR berbagai perusahaan Bakrie dalam bidang yang sesuai. Action Plan ini juga diselaraskan dengan usulan visi baru Universitas Bakrie yang mengutamakan “...strong industrial engagement through experiential learning”.

"

Aldi Wijaya

"Saya ingin membangun Indonesia untuk menjadi Negara yang maju oleh karena itu saya masuk Teknik Sipil Universitas Bakrie, selain telah ter-akreditasi B, dosen-dosennya juga telah berpengalaman di bidangnya. ."

Selanjutnya

"

Aisyah

"Menurut saya sarjana teknik sipil itu hebat karena tanpa infrastruktur yang kokoh sebuah Negara tidak akan berjalan dengan baik roda perekonomiannya. i. .."

Selanjutnya

"

Pinky

"Teknik Sipil Universitas Bakrie memberikan mahasiswanya kesempatan untuk mengikuti Japan-Asia Youth Exchange Program in Science melalui skema Sakura Science Program dengan Nihon University. ...."

Selanjutnya