(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');
 
 

Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Universitas Bakrie mengadakan Talkshow Technopreneur "Build Indonesia Through SMEs E-Commerce" di Ruang 1 dan 2 Universitas Bakrie (16/3).

 

Ketua Program Studi Manajemen M. Taufiq Amir, SE., MM., Ph.D mengapresiasi HMM atas terselenggaranya talkshow dengan tema Technopreneur Movement ini. 

Acara ini bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa Universitas Bakrie mengenai bisnis di bidang e-commerce dengan pembicara Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kemkominfo RI Herry Abdul Azis dan Head Business Operation and Category Management Business Blanja.com Fikri dengan moderator Senior Associate Anakmuda.net Rezza Dwi Brammadita. 

Kepala Bagian UBCareer Bapak Rustam Fauzi mengatakan mahasiswa harus dapat mengambil manfaat sebanyak-banyaknya dari talkshow tersebut. 

Ketua Program Studi Manajemen M. Taufiq Amir, SE., MM., Ph.D dan Kepala Bagian UBCareer Rustam Fauzi mengapresiasi Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) untuk kegiatan hari ini sehingga dapat menginspirasi dan mengedukasi mahasiswa Universitas Bakrie untuk dapat menggeluti usaha di bidang e-commerce.

Moderator acara Takshow Senior Associate Anakmuda.net Rezza Dwi Brammadita, hadir mewakili sebuah platform yang dibuat dan dikembangkan oleh anak-anak muda. 

Sementara Fikri menekankan mahasiswa untuk menggunakan media digital untuk memasarkan produk-produk karena dalam digital media tidak ada batasan sehingga bisa lebih leluasa mengembangkan bisnisnya, potensi market dapat dicari dimana saja dengan kerugian yang lebih sedikit.

Strategi dan visi digital ekonomi indonesia melalui digital memotong rangkaian distribusi sehingga cost menjadi lebih murah, sehingga peluang bisnisnya lebih besar.

Sementara itu Herry mengatakan potensi ekonomi digital di Indonesia, industri berbasis konten, aplikasi sangat besar, yaitu 181 milyar dollar angka prediksi yg dibuat oleh Google, potensi hanya akan menjadi potensi bila tidak dimanfaatkan. Target pemerintah di tahun 2020 Indonesia sudah dapat melampaui negara-negara ASEAN.

Pemerintahan Jokowi memang telah menginisiasikan gerakan technopreneur melalui hastag #1000technopreneurmovement yang akan diaplikasikan secara nyata dan merata ke seluruh wirausaha muda di Indonesia melalui sosialisasi, edukasi dan pembinaan.

 

 

Berita Terkini

Kuliah Umum & Kunjungan Perusahaan

Testimoni Program Kelas Karyawan

Berita Lainya