(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-33635146-1', 'auto'); ga('send', 'pageview');

Sidebar

Belajar di Prodi TekPang Bakrie itu asyik!!!

Syifa Fauziyah (Alumni TekPang Bakrie), Unit Head QC at PT. Mayora Indah, Tbk, Jatake-Tangerang.

Sebagian orang mengira bahwa belajar Teknologi Pangan (TP) adalah mempelajari masak-memasak. Padahal, cakupan ilmu yang kami pelajari cukup luas, from farm to table, mulai dari mempelajari karakteristik bahan pangan yang akan kita olah, proses pengolahan, penyimpanan, pengemasan, sampai penjaminan mutu produk bahkan metabolisme makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan pun kami pelajari di TP, Universitas Bakrie (TekPang Bakrie).

Mengapa saya mengatakan belajar di TekPang Bakrie itu asyik? Karena selama saya kuliah di sini, saya bisa mengetahui bagaimana proses pengolahan produk yang kita makan sehari-hari, seperti pengolahan mie, susu kedelai, selai, tahu, minyak atsiri, dan praktikum lainnya yang menyenangkan lagi mengenyangkan. Selain itu, prodi ini memiliki program field visit program yang tentunya mampu memberikan gambaran real mengenai proses pengolahan produk pangan di industri pangan. Melalui program inilah kami bisa jalan-jalan sambil belajar. Di samping itu, tidak hanya diajarkan oleh dosen-dosen kami yang kompeten, prodi juga memberikan kami kesempatan untuk belajar langsung dengan para pakar di bidangnya dalam kuliah tamu.

 

Gambar 1. Program Kunjungan Perusahaan di PT Perkebunan Nusantara VIII

 


Gambar 2. Kuliah Tamu mengenai Flavor bersama Bapak Anton Apriantono

Pengalaman yang paling berkesan selama kuliah di TekPang Bakrie adalah mengikuti program Sakura Exchange Program, yaitu salah satu bentuk kerja sama antara Universitas Bakrie dan Tohoku University di bidang Science. Selama mengikuti program tersebut, kami diberi kesempatan untuk saling sharing ilmu mengenai science dengan dosen dan mahasiswa Tohoku University dan sharing pengalaman dengan PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) Sendai. Sungguh senang sekali dan tidak menyangka dapat mengikuti program tersebut! Saya bisa merasakan atmosfer kehidupan di Jepang, indahnya musim gugur di sana, dan budaya disiplin dan teratur masyarakat Jepang.

 

Gambar 3. Sakura Exchange Program in Science

Pokoknya tidak menyesal dan sangat bersyukur sekali kuliah di ITP UB. Banyak ilmu dan pengalaman berharga yang saya dapatkan, begitu juga dengan suasana kekeluargaan yang saya rasakan antar mahasiswa dan para dosen selama belajar di TekPang Bakrie. Selama belajar di Prodi ini, kami dibekali bagaimana menjadi entrepreneur melalui pelatihan soft skill maupun praktik pengembangan produk sehingga kedepannya kami siap untuk menghadapi dunia kerja baik bekerja di perusahaan atau berwirausaha.

Gambar 4. ITP Family Gathering di Kebun Raya Bogor

Quote: Belajar atau bekerja itu harus menyenangkan. Hadapi segala tantangan selama kuliah agar siap dalam menghadapi tekanan yang lebih berat di dunia kerja. Asah terus kemampuan akademik dan leadership karena tidak hanya latarbelakang pendidikan melainkan pengalaman organisasi dan jiwa kepemimpinan juga dibutuhkan di dunia kerja. Terimakasih ITP UB telah membekali saya skill and attitude untuk menjadi Food Technologist yang siap bersaing di dunia kerja.