Buku

Sparkling Minds, Broadening Horizons Buku adalah jendela dunia. Buku adalah pabrik inspirasi. Buku juga merupakan kereta imajinasi yang akan membawa pembaca ke singgasana pengetahuan dan kearifan. Karena itu, Prodi Ilmu Komunikasi UB secara proaktif mendorong penulisan dan penerbitan buku karya para dosen dan sivitas akademika lainnya. Beberapa judul buku yang ditulis oleh sivitas akademika Prodi Ilmu Komunikasi UB di antaranya adalah:  


 TEORI KOMUNIKASI 1 by Tuti Widiastuti, UB Press, Jakarta, 2012 SINOPSIS

Ada begitu banyak dan beragam definisi menyangkut apa itu komunikasi. Ilmu komunikasi merupakan salah satu ilmu sosial bersifat multi-disipliner, maksudnya adalah bahwa ilmu pengetahuan tersebut terkait dan berasal dari teori-teori yang perspektifnya bukan hanya di komunikasi. Bisa saja dari  ekomoni, politik, matematika, fisika, kedokteran, hukum, sosiologi, linguistik. Selain itu, ilmu komunikasi juga berbasis multi paradigma, termasuk metodologinya. Untuk memahami komunikasi sebagai suatu realitas yang kompleks, manusia mencoba menggunakan perspektifnya masing-masing untuk menjelaskan gejala atau fenomena yang menjadi obyek perhatiannya. Oleh karena itu setiap ilmuwan menggunakan perspektifnya yang diyakininya masing-masing untuk memahami fenomena komunikasi yang diamatinya  dalam membangun teori komunikasinya. Tiap perspektif mengandung konsekuensi terhadap landasan teoritis, asumsi, metodologis, pendekatan yang digunakan dalam rancang-bangun teorinya. Tahun 1980-an dan 1990-an penuh dengan perdebatan mengenai apa yang dapat disebut sebagai perilaku komunikasi dan mana yang bukan. Hal ini penting karena pemahaman pada perilaku komunikasi akan berimplikasi pada definisi komunikasi. Isu-isu metateori apa yang ada dalam disiplin komunikasi, dan apa yang harus dipersoalkan, dan diakhir diskusi dari para ilmuwan yang menganggap cukup tidak usah lagi memperdebatkan bahwa disiplin, metode masing-masing yang paling unggul. Fokus komunikasi sekarang ada pada komunikasinya. Latar belakang yang berbeda dari para ahli yang berkontribusi dalam pengembangan disiplin komunikasi, dianggap sebagai fakta sejarah.  

 

ETIKA PERIKLANAN by Bambang Sukma Wijaya, UB Press, Jakarta, 2012 SINOPSIS Buku ini dikembangkan dari bahan modul pengajaran matakuliah Etika Periklanan dan merupakan hasil rangkuman dari berbagai sumber, antara lain materi workshop Etika Pariwara Indonesia dari Dewan Pengawas Periklanan P3I (Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia),materi kuliah umum Etika Periklanan dan Humas dan sumber-sumber lain dari buku-buku referensi, jurnal dan proceeding ilmiah mengenai periklanan dan komunikasi pemasaran. Dimaksudkan untuk menjawab kelangkaan literatur mengenai Etika Periklanan, buku ini menjadi bahan ajar resmi matakuliah Etika Periklanan pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, peminatan Marketing Communication.  


PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI by Tuti Widiastuti, UB Press, Jakarta, 2011 SINOPSIS Topik mengenai ilmu komunikasi belakangan ini semakin dianggap penting. Ilmu komunikasi dipelajari tidak hanya oleh pelajar dengan latar belakang disiplin ilmu komunikasi tetapi juga oleh pelajar dengan latar belakang ilmu-ilmu yang berbeda seperti psikologi, ekonomi, sastra, bahkan dari kedokteran dan teknik. Ilmu komunikasi diyakini dapat menjembatani proses pengalihan ilmu pengetahuan dari seorang guru kepada muridnya, juga dalam hal berinteraksi dengan anggota masyarakat lainnya.Ilmu komunikasi lahir untuk menjawab kebutuhan yang mendesak dari masyarakat, dan kini semakin berkembang kebiasaan retoris (kepandaian berbicara), bahkan menjadi inti dari kehidupan yang demokratis. Untuk memengaruhi kehidupan budaya dan pemikiran yang maju harus dikomunikasikan. Seseorang harus dapat menyatakan pendapatnya dan harus mendengarkan secara kritis pendapat orang lain. Oleh karena itu kita harus saling berinteraksi. Untuk mendapatkan suatu pemahaman yang komprehensif mengenai perilaku komunikasi, maka ilmu komunikasi dipelajari dari berbagai aspek kehidupan manusia di antaranya mengenai sejarah ilmu komunikasi, persepsi, komunikasi verbal dan nonverbal, mendengar, iklim komunikasi, komunikasi dalam budaya, konsep diri, hubungan personal, dinamika kelompok, komunikasi dalam organisasi, komunikasi publik, komunikasi massa, komunikasi sosial dan budaya. Semua ini terangkum dalam bahasan Pengantar Ilmu Komunikasi. Buku Referensi

 PASAR: Perkembangannya dari Dulu hingga Sekarang by Dessy Kania, LeutikaPro, Jakarta, 2012 SINOPSIS Keberadaan pasar, sama tuanya dengan peradaban manusia. Selama manusia membutuhkan barang kebutuhan dan ia tidak bisa menyediakannya sendiri, maka akan sangat besar kemungkinan sebuah pasar terbentuk. Kehadiran pasar sudah dicatat sejak zaman Mesir. Bahkan di wilayah Nusantara pasar-pasar internasional sudah terbentuk di berbagai wilayah pesisir sejak abad-abad awal Masehi.   Pasar itu berkembang mengikuti dinamika kehidupan manusia. Tidak ada yang pasti kecuali perubahan, demikian pandangan para filsuf. Manusia berubah karena senantiasa mempersepsikan dunianya, mengaktualisasikan dirinya melalui berbagai inovasi. Marx meyakini perubahan sistem produksi mengubah masyarakat. Dan perubahan itu bisa terjadi akibat adanya inovasi baru yang diciptakan dan tantangan baru yang dihadapi manusia. Demikian halnya pasar, ia pun berkembang mengikuti perkembangan manusia. Berubah dari sebuah pola potlact hingga menjadi pasar dengan transaksi tanpa tatap muka dengan orang yang tidak dikenal.  

 IKLAN AMBIENT MEDIA: Konsep, Strategi Pesan dan Implementasi by Bambang Sukma Wijaya, UB Press, Jakarta, 2011 SINOPSIS Semakin padat dan ramainya pesan-pesan komunikasi pemasaran di media-media konvensional, membuat banyak pengiklan kini mulai melirik cara-cara berkomunikasi  melalui media yang tidak biasa. Salah satunya melalui iklan berbentuk ambient media. Iklan ambient media memiliki ciri khas yaitu mampu menyinergikan pesan dan pengalaman khalayak konsumen, sehingga khalayak dapat langsung ‘merasakan’ kebenaran pesan yang disampaikan. Karena unik,  iklan ambient media juga dapat menimbulkan word-of-mouth dan publisitas yang luas. Buku ini memaparkan bagaimana perkembangan iklan ambient media, bagaimana para kreator memproduksi pesan iklan ambient media yang unik, dan bagaimana pola komunikasi iklan ambient media. Selain bermanfaat bagi para praktisi sebagai jendela untuk melihat cara-cara alternatif dan kreatif dalam mengomunikasikan pesan-pesan merek produk, buku ini juga dapat menjadi referensi bagi para akademisi dan peneliti sekaligus menjawab kelangkaan literatur mengenai iklan ambient media.  


 MEMENANGKAN PASAR DENGAN STRATEGI BRAND EXTENSION by Suharyanti, UB Press, Jakarta, 2011 SINOPSIS Memenangkan pasar di era persaingan yang semakin tajam dewasa ini bukanlah perkara yang mudah. Berbagai macam strategi pemasaran digunakan oleh perusahaan untuk mengambil hati calon konsumen dan mempertahankannya agar tidak beralih ke produk pesaingnya. Brand ekstension, walaupun bukan merupakan stratgei pemasaran terkini dan jarang dikupas secara khusus, namum tetap dipertimbangkan oleh pemasara sebagai salah satu strategi  ampuh untuk menekan biaya dan mengoptimalkan ekuitas merek yang sudah ada. Strategi brand ekstension juga dapat dikemabngkan dan bersinergi dengan strategi pemasaran lainnya. Buku ini megupas berbagai aspek teoritis dan praktis yang terkait dengan brand elstension, sehingga diharapkan dapat menjadi referensi dan bahan bacaan  untuk menambah wawasan tentang dunia pemasaran.  

  THE VOICES OF CONSUMERS by Bambang Sukma Wijaya, BookSoWow, Bandung, 2011 SINOPSIS Why should we listen to the voice of consumers? It is becoming a major concern of marketers today, especially in the era of fierce competition, in which all brands compete to ‘get’ eyes and hearts of consumers. The only way to win this competition is the more sensitive in listening to the sound of minds and hearts of consumers to gain consumer insights. This book contains the articles from a research about Telco’s consumer insights in Indonesia that can inspire you to get better understanding and closer to your consumers.

 

 STRATEGIK MANAJEMEN KOMUNIKASI by Tuti Widiastuti, UB Press, Jakarta, 2012 SINOPSIS Saat ini persaingan bisnis memang tidak dapat dihindarkan lagi. Terlebih sekarang, setelah masa reformasi banyak bisnis baru yang tumbuh layaknya jamur di musim hujan. Dari sini, sebuah perusahaan dituntut untuk terus bertahan dengan menjaga kualitas dan keunggulan untuk dapat terus menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas.Dalam era globalisasi ini kebutuhan akan perusahaan yang berkualitas dirasakan sangatlah penting. Hal ini dapat terlihat dari semakin berkembang dan majunya bidang bisnis di Indonesia seiring dengan tuntutan akan sumber daya manusia yang berkualitas tersebut. Oleh sebab itulah di Indonesia kini semakin banyaknya bisnis baru yang bermunculan. Semua perusahaan berlomba untuk memberikan layanan kepada masyarakat sebaik mungkin. Hal ini ditunjang pula oleh semakin banyaknya profesi-profesi baru di Indonesia berbagai bidang bisnis baru, seperti komunikasi yang penting untuk diberikan kepada masyarakat. Dengan demikian timbul suatu persaingan di antara perusahaan-perusahaan dalam usaha menarik minat masyarakat. Untuk mengatasi hal itu, perlu adanya komunikasi. Komunikasi merupakan sarana yang paling penting bagi kehidupan setiap manusia, untuk mengerti dirinya sendiri, orang lain, dan dapat memahami lingkungannya. Dengan komunikasi orang dapat menyampaikan pesan-pesan tertentu kepada kelompok atau pun kepada masyarakat luas. Komunikasi juga memainkan peranan penting bagi kelangsungan hidup suatu organisasi, badan, atau perusahaan. Oleh karena itu diperlukan bagian khusus yang menangani proses komunikasi di dalam suatu perusahaan    MELAMPAUI PANGGILAN TUGAS by Tuti Widiastuti, Ana Nadhya Abrar, Harmon Bermawi Thaib, Yayasan Hatta, Jakarta, 2010 SINOPSIS Sebuah buku otobiografi yang ditulis berdasarkan pengalaman hidup dari Tony Agus Ardie (TAA). Pengalaman tersebut merupakan cerita sejak TAA tinggal di desa Srono, Banyuwangi dalam lingkungan keluarga nasionalis yang idealis dan merakyat. Pengetahuan sebagai bekal hidup, TAA peroleh dari bangku pendidikan formal dan banyak juga melalui pengalaman empiris yang bersifat informal, yang dalam perkembangannya kemudian pengalaman ini yang membuat TAA memiliki jiwa sosial tanpa pamrih membantu rakyat, dan para pemimpin yang bertekad memajukan kesejahteraan masyarakat. Buku ini berisi tentang pengabdian dan partisipasi TAA di era Kolonial, di era pendudukan Jepang, era Revolusi, era Pemerintahan Orde Lama, era Pemerintahan Orde Baru, Pemerintahan Presiden BJ Habibie, Presiden Gus Dur, Presiden Megawati Soekarno Putri, dan sekarang Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Semuanya sangat penting dan berguna untuk bekal hidup, pembentukan moral dan etika, dan sumbangsih TAA untuk kemajuan Bangsa dan Negara. Hampir seluruh isi buku disusun berdasarkan ingatan TAA sejak SD, ditambah bantuan beberapa sahabat yang tahu persis bagaimana perjalanan hidup TAA bisa sampai dengan sekarang. Perlu ditegaskan kembali bahwa buku ini bersumber dari kemampuan ingatan TAA, tidak sebagai hasil penelitian maupun riset mendalam sehingga belum bisa sepenuhnya dikategorikan karya ilmiah. Namun demikian, besar harapan bahwa cerita hidup ini bisa menjadi bagian dari kepustaakaan sekolah yang pastinya akan berguna bagi mereka yang ingin belajar mengenai sisi lain dari sejarah dan perkembangan Bangsa dan Negara. Buku ini belum bisa ditulis dengan lengkap dan mampu memuaskan semua pembaca, karena sangat sulit untuk menyusun dokumentasi, catatan, dan foto dengan baik khususnya sewaktu di era Kolonial, pendudukan tentara Jepang, dan masa Revolusi. Kami menyadari bahwa buku ini memiliki banyak kekurangan dan kesalahan, baik dalam penulisan nama, kota, daerah maupun gelar dengan ejaan yang tepat. Untuk itu kami mohon dimaafkan seikhlasnya dan sedalam-dalamnya. Buku ini bukan hanya diperuntukkan bagi keluarga tetapi juga untuk kalangan umum. Kepada anak dan cucu TAA buku ini dipersembahkan sebagai catatan sejarah keluarga agar mereka tidak mengalami ”kepaten obor”. Bagi kalangan umum buku ini diperuntukkan kepada mereka yang tertarik pada pemberdayaan Usaha Kecil Menengah dan Usaha Perempuan (UKM-UP) guna mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan. Untuk itu, penghargaan disampaikan kepada generasi muda yang berkenan membaca buku ini dan bahkan berkeinginan melanjutkan cita-cita TAA, yaitu mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia di atas prinsip kemandirian.