Sidebar

Hara Prakasa, Raih Impian di Pemilihan

Dunia duta wisata, bukanlah suatu hal yang baru bagi Hara Prakasa, mahasiswa Ilmu Komunikasi peminatan Corporate Communication. Sebelum mengikuti pemilihan Abang & None Jakarta Utara tahun 2014 lalu, pemuda kelahiran Oktober 1994 ini pernah menjuarai ajang pemilihan duta wisata serupa di kota kelahirannya, yaitu  Wakil 1 Bujang Bengkulu Selatan tahun 2012.

 

Mengikuti pemilihan Abang & None Jakarta merupakan impiannya sejak lama, ia sudah tertarik dengan dunia duta wisata karena merupakan passionnya sejak kecil. Hara senang bertemu dengan orang banyak dan ia pun ingin menjadi seorang icon atau contoh teladan yang bisa diikuti oleh orang banyak.Impian pemuda tampan ini pun terwujud pada tahun 2014 ini setelah terpilih menjadi salah satu Finalis dari Abang & None Jakarta Utara  tahun 2014. Setelah melewati berbagai tahap proses seleksi dan, yang terakhir adalah karantina. Selama tahapan karantina, para finalis dibekali  berbagai macam ilmu, seperti wawasan mengenai pengetahuan umum, issue hangat yang sedang berkembang di dalam maupun di luar negeri, belajar mengenai kebudayaan Betawi, belajar cara bersikap yang baik, berlatih public speaking, berlatih tari Nandak dan berlatih menjawab sesi Q&A (question and answer) untuk malam GrandFinal,serta melakukan beberapa kunjungan dan mengeksplor lebih dalam mengenai dua belas jalur destinasi wisata pesisir yang menjadi kebanggan pariwisata Jakarta Utara. Akhir masa karantina pun ditutup dengan malam GrandFinal yang dilaksanakan pada Jumat, 13 Juni 2014 yang lalu di  Grand Whiz Hotel. Pada sesi Q&A, Hara mendapatkan pertanyaan berbahasa Inggris, dan Hara pun dapat menjawabnya dengan singkat padat dan jelas dengan menggunakan bahasa Inggris pula. Setelah sesi Q&A selesai, lalu berlanjut pada sesi fashion show yang merupakan salah satu sesi yang paling ia tunggu. Rangkaian acara ditutup dengan penobatan, satu persatu gelar disebutkan hingga ke pemenang utama. Walaupun Hara belum berhasil masuk ke 6 besar, ia sama sekali tidak kecewa dengan hasil yang telah diputuskan oleh dewan juri, karena ia sudah memberikan performa yang terbaik yang saya miliki.“Yang penting itu bukan memang atau kalah. Tapi proses dan pengalaman hingga akhir malam final ini  jauh lebih penting. Banyak sekali pengalaman dan pembelajaran yang membuat saya jauh menjadi lebih baik.”ucap Hara. Teman dan keluarga baru telah ia dapatkan di Abang&None Jakarta Utara ini. Ia pun mengaku, dengan mengikuti ajang ini, ia  banyak belajar tentang budaya Betawi dalam ruang lingkup yang lebih besar, serta belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.   Penulis : Ayu Nanda Maharani