Pemimpin Aktif, Pemimpin Bertalenta

Menjadi pemimpin, tak jarang dianggap sebagai sosok yang terkesan selalu serius, kaku, dan hanya memikirkan hal-hal yang berkenaan dengan dunia organisasi atau akademisi saja. Pandangan tersebut tidak berlaku  bagi Karel Ade Putra, mahasiswa semester IV Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie.

Karel, begitu biasanya ia dipanggil, menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (HMILKOM-UB) periode 2014/2015. Pemuda yang berasal dari Batam ini tidak hanya seorang mahasiswa yang gemar berorganisasi, namun ia juga mahasiswa yang berbakat soal breakdance.

Ia sudah menjadi breakdancer sejak tahun 2007, kemudian tahun 2010 ia bergabung dengan komunitas breakdance di Batam yaitu The Original Batam Breakin (TOB). Bersama timnya, Karel sering mengikuti kompetisi baik di dalam maupun di luar negeri, diantaranya Singapore dan Malaysia. Sejumlah prestasi pun sudah pernah ia dapatkan, seperti juara 2 breakdance se-Kepulauan Riau, juara 1 Battle 1 on 1 Batam, juara 2 Battle 2 on 2 Batam, dan lain-lain. Tidak sekedar hobi dan berlatih atau mengikuti kompetisi, namun Karel juga mengajar breakdance di Batam. Meski merantau dari Batam ke Jakarta untuk menuntut ilmu, tidak berarti karier Karel di bidang non akademik terhenti begitu saja. Di Jakarta, ia bergabung bersama komunitas breakdance yaitu South Gangz, yang biasa melakukan latihan di Taman Menteng. Karel mengaku, ia dapat membagi waktu dengan baik. Sehingga ia tidak perlu meninggalkan breakdance untuk HMILKOM, dan tidak perlu meninggalkan HMILKOM untuk breakdance pula. “Bagi saya, kedua hal tersebut adalah kegiatan positif yang dapat membantu saya mengembangkan diri. Saya senang dapat melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk diri saya sendiri dan orang lain”.   Penulis : Ayu Nanda Maharani