fbpx

Hari ke-1 di Jepang, 12 November 2018.

Pagi pertama kami di Sendai. Udara pagi di Sendai dingin dan damai, dari jendela kamar hotel terlihat daun dipohon berwarna kekuningan. Berbeda dengan Jakarta, meskipun jam sudah menunjukkan pukul 06.00, disini tidak banyak terlihat mobil berlalu-lalang. Pukul 07.30 kami berkumpul dilantai satu hotel untuk sarapan bersama. Dihotel yang kami tinggali, tersedia berbagai pilihan makanan utama dan makanan pencuci mulut yang semuanya terlihat sedap dan menggugah selera. Namun sebagai seorang muslim, sangat penting untuk memilah makanan mana yang bisa dan tidak bisa dimakan. Oleh karena itu, Pak Ardy memberi rekomendasi makanan yang bisa kita santap. Yumm.. Seperti yang kami lakukan pagi ini, kami menghindari makanan seperti sosis, mayonnaise, dan kuah berkaldu. Setelah sarapan kami bersiap-siap lalu pukul 09.00 waktu bagian Jepang, kami berangkat menuju Aobayama Campus Tohoku University. Untuk menempuh perjalanan dari hotel ke kampus, kami perlu menggunakan subway, kurang lebih memakan waktu 9 menit dari stasiun. Kami kemudian turun di Aobayama Station. Keluar dari stasiun, kami disuguhkan pemandangan indah kampus Tohoku Aobayama. Luas, bersih, hijau, sejuk, itulah kata-kata yang tepat mendefinisikan kampus Aobayama. Gedung utama kampus Aobayama yang tinggi dan kokoh menyambut kami pagi ini. Kami bergegas masuk ke ruang meeting di lantai satu gedung utama. Sesampai diruangan, kami bertemu dengan Hitoshi Shirakawa sensei, beliau merupakan Associate Professor di Tohoku University. Sebelumnya kami sudah pernah bertemu Shirakawa sensei di Indonesia, karena beliau beberapa kali pernah menghadiri guest lecture di Universitas Bakrie.

Shirakawa sensei memberikan sambutan dan menyampaikan jadwal kami untuk satu minggu ini.

Materi kuliah pertama kami di Jepang diberikan oleh Kitazawa Sensei. Kitazawa sensei menyampaikan penelitian yang telah beliau lakukan, yaitu bakteri asam laktat dan hubungannya dengan sistem imun. Kuliah pertama kami dilakukan selama satu setengah jam. Kebetulan hari ini, di kampus Aobayama juga sedang mengadakan fire drill atau simulasi bencana yang dilakukan rutin satu tahun sekali. Sehingga, ketika mendengar peringatan kami semua diharuskan keluar gedung kampus dan berkumpul dengan mahasiswa lainnya ditempat terbuka, seolah-olah sedang terjadi bencana. Ini dia gambar materi yang diberikan oleh Kitazawa sensei.

Setelah simulasi bencana selesai, kami diberikan waktu untuk istirahat makan siang dan solat. Kami bergegas membeli makanan dikoperasi kampus. Sama seperti yang kami lakukan pagi ini, kami harus memilih makanan dan minuman dengan cermat. Akhirnya kami memilih untuk meminum teh (teh hijau, teh oolong, dan teh melati), dan makanannya kami memilih onigiri (salmon atau tuna). Bagi mahasiswa muslim dikampus ini tidak perlu takut tidak ada tempat solat, karena dikampus Aobayama disediakan ruangan khusus mahasiswa internasional. Ruangan tersebut dapat digunakan sebagai tempat istirahat, dan didalamnya terdapat musholla kecil. Namun untuk wudhu, harus dilakukan di washtafel rest room karena tidak disediakan keran untuk berwudhu. Setelah istirahat kami bertemu lagi dengan Shirawa sensei, kamipun diajak untuk berjalan-jalan menuju kampus Tohoku University selain Aobayama. Tohoku University memiliki empat gedung kampus, diantaranya Katahira, Kawauchi, Amamiya dan Aobayama. Sebelum menjelajahi kampus Tohoku lainnya, kami diajak oleh Shirakawa sensei menuju salah satu tempat istimewa, namanya Aobajo Castle Ruins. Aobajo merupakan peninggalan kastil tempat tingalĀ  feudal lord daerah Sendai, Masamune Date, yang dibangun pada tahun 1601. Dari tebing Aobajo, kita bisa melihat keindahan kota Sendai dari ketinggian. Udara yang sejuk dan mentari yang dengan hangat menyinari melengkapi kami hari ini. Ini dia foto kami di tebing Aobajo..

Setelah dari Aobajo dilanjutkan tur ke kampus Tohoku lain, kami diajak melihat bunga musim gugur yang cantik karena telah berubah warna menjadi kuning. Kemudian kami juga diajak masuk ke Tohoku University Archive, dimana didalamnya terdapat dokumen dan benda-benda peninggalan dari jaman awal Tohoku University dibangun. Disana kami melihat seragam-seragam dan benda-benda yang digunakan oleh mahasiswa pada jaman dahulu. Setelah kampus tur selesai, selesailah jadwal kuliah kami hari ini, kami diantarkan kembali ke hotel oleh Shirakawa sensei.

Petualangan hari ini usai dengan ditutup makan malam bersama, hari ini kami semua ingin berburu makanan yang mengenyangkan dan halal. Pilihan kami jatuh ke Kare, kami menuju ke restoran yang menyediakan makanan India halal yaitu Nan Tandoori, di daerah Shiheimachi. Untuk mencapai ke restoran ini, kami harus menaiki bus dulu. Sesampai disana kami memesan makanan utama restoran ini, yaitu roti nan dan kare. Porsinya besar dan mengenyangkan untuk satu orang, ditambah lagi kami diberikan snack gratis oleh pemilih restoran, alhamdulillah pemiliknya sangat ramah. Setelah makan kami berjalan ke stasiun terdekat untuk pulang ke hotel. Udara malam ini sangatlah dingin, kami semua belum beradaptasi dengan dinginnya kota ini, maklum Indonesia kan negara tropis. Namun beruntung jalan yang harus kami lalui untuk ke stasiun menanjak, sehingga sepanjang perjalanan kami kembali mengeluarkan keringat sehingga tidak terlalu terasa dingin. Berakhirlah kegiatan kami hari ini, waktunya untuk istirahat sebelum memulai hari esok.

Ini dia foto kami di restoran India, Nan Tandoori.