Mahasiswa

  • Aryo Moedanton Bicara Tentang Kewirausahaan di Bogota, Kolombia

    Pada Tanggal 24 – 27 September 2015 telah berlangsung  Acara bertemakan Kepemudaan dan Kewirausahaan bertajuk “Xpo jovenes : Skills for Co” di arena Colferias, Bogota – Kolombia

  • Belajar Kebudayaan Dan Bahasa Spanyol Bersama Instituto Nebrija Jakarta

    Selasa, 6 November 2018. Prodi Hubungan International mengadakan kegiatan Guest Lecture yang mendatangkan Pembicara dari Instituto Nebrija Jakarta yang membawakan materi mengenai “El Español En El Mundo: Introducción A La Lengua Y A La Cultura Españolas”,

  • Belajar Mengelola Perusahaan Yang Baik di Indonesia Bersama Yayasan Pendidikan Bakrie

    Jakarta, 22 November 2018. Telah diadakan guest lectureoleh Program Studi Manajemen Universitas Bakrie dengan tema “Current Practice Good Corporate Governancedi Indonesia” dengan menghadirkan pembicara dari Perwakilan Yayasan Pendidikan Bakrie, Krisnaraga Syarfuan.  Guest Lectureini

  • Building Information Modelling (BIM): Project Managemennt Simulation and Case Study in Construction Industry

    Ade Asmi, Ketua Program Studi Teknik Sipil mengatakan kita tidak bisa membendung teknologi, sehingga kita harus mengikuti perubahan jaman, sehingga dalam kuliah umum yang dilaksanakan oleh program studi Teknik Sipil, Building Information Modelling (BIM): Project Managemennt Simulation and Case Study in Construction Industry

  • Field Visit Prodi Teknik Lingkungan ke Akademi Bijak Sampah Bersama FORTUGA

    Bekasi, 18 Oktober 2018 Waste 4 Change bersama dengan Fortuga mengadakan kegiatan AKABIS (Akademi Bijak Sampah) yang berlokasi di TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) Bantar Gebang, Bekasi. Fortuga sendiri merupakan sebuah perkumpulan alumni ITB angkatan 73 yang turut aktif dalam melakukan kegiatan yang peduli pada lingkungan, salah satunya dengan bekerja sama dengan Waste 4 Change dan mengajak komunitas lain serta mahasiswa yang peduli atau tertaik dengan sampah untuk bergabung dan ikut dalam kegiatan AKABIS tersebut. Para peserta yang ikut dalam acara ini sebelumnya berkumpul di RPF (Rumah Persahabatan Fortuga) sebelum bersama-bersama berangkat menuju ke Bantar Gebang, Bekasi.

    Sesampainya di Bantar Gebang, peserta disambut oleh panitia acara untuk berkumpul di ruang rapat dan acarapn dimulai. Kata sambutan diberikan oleh perwakilan dari Fortuga dan Waste 4 Change sekaligus membuka kegiatan tersebut. Sebagai pembukaan peserta diberikan pengenalan mengenai TPST Bantar Gebang. Perserta mendapatkan pengetahuan berupa lokasi landfill yang ada di Bantar Gebang, darimana saja asal sampah-sampah yang masuk ke Bantar Gebang, jumlah truk yang masuk, luas dan ketinggian landfill, dan lain-lain. Setelah pengenalan Bantar Gebang, peserta diajak untuk mengenakan sepatu boots dan masker untuk kemudian bersama melakukaan tour menggunakan mobil untuk mengelilingi kawasan sekitar Bantar Gebang. Selama perjalanan dijelaskan pula mengenai lokasi truk pengangkut sampah melakukan dumping sampah, keberadaan pemulung yang ternyata turut serta dalam membantu mengurangi sampah plastik yang masuk kedalam Bantar Gebang.

    Selain tour lapangan di Bantar Gebang, peserta juga diajak untuk melihat tempat pengolahan sampah organik, pengolahan gas metan sebagai bahan bakar ramah lingkungan, dan pemukiman pemulung di sekitar TPST Bantar Gebang. Setelah menyelesaikan tour lapangan, peserta diajak untuk menuju fasilitas yang dimiliki Waste 4 Change. Waste 4 change merupakan suatu komunitas yang bergerak dibidang persampahn. Tidka hanya itu, waste 4 change mempunyi slogan "mengelola sampah secara bertanggung jawab". Pesert diberikam kesempatan untuk mebgunjungi beberapa pengolahan sampah yang terdapat di waste 4 change. Pertama adalah rumah oemulihan material. Tempat ini merupakan tempat untuk pengeloalaan sampah anorganik. Rumah tersebut terdiri dari area Packong, area pencacah, serta adapula bagian area yang khusu menangani helm gojek yang sudah tidak terpakai lagi. Waste 4 change juga memberika fasilitas kepada clientnya berupa kantung sampah yang terbuat dari kain yang ramag lingkungan dan tentunya dapat di pakai kembali. Selesainya peserta mengunjungi serta mempelajari rumah oemulihan material, peserta juga berkesempatan mengujungi rumah kompos. Di rumah kompos ini, sampah organik dikelola untuk dijadikn kompos. Kompos yang ada disini, terdiri dari kompos konvesional, vermi composting, serta pestisida yng terbuat dari mikroorgnisme yang berbahan dasar tempe yang sudah busuk. Setelah itu peserta diberikan materi berupa materi AKABIS yang disampaikan oleh pihak Waste 4 change.

    Penyampaian materi AKABIS dilakukan disalah satu fasilitas Waste 4 Change. Disana peserta diberikan pengetahuan lebih dalam lagi mengenai sumber sampah, apa saja dampak yang dapat diakibatkan oleh sampah yang tidak diolah terlebih dahulu, dan cara mengolah sampah tersebut agar tidak menjadi masalah di lingkungan. Kemudian kegiatan AKABIS ini kemudian diakhiri dengan diskusi singkat antar peserta dan pemateri yang membahas tentang pengolahan sampah di sekitar lingkungan masing-masing dan cara terbaik untuk menangani sampah tersebut.

  • Field Visit Program ke Pusat Litbang Jalan dan Jembatan dan Pusat Litbang Perumahan dan Pemukiman, Kementrian PUPR

    Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil melaksanakan Field Visit Program (FVP)ke Pusat Litbang Jalan dan Jembatan dan Pusat Litbang Perumahan dan Pemukiman, Kementrian PUPR pada 13 November-14 November 2018 di Bandung, Jawa Barat. FVP merupakan salah satu program kerja dari

  • JADILAH JURNALIS INDEPENDEN! BEKAL KBR UNTUK GENERASI MASA KINI

    Jakarta – Peminatan Jurnalistik Multimedia merupakan peminatan yang fokus pada bagaimana informasi dikelola media, digikan kepada masyarakat dan dikonsumsi masyarakat. Banyaknya informasi yang beredar dari banyak media online saat ini, menjadikan informasi seolah serba mudah didapat. Namun banyak pihak tidak resmi yang menjadikan dirinya sebagai penyebar informasi tanpa membawa bendera media. Memahami bagaimana informasi dikelola oleh media, mata kuliah Siaran Berita di Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi melakukan kunjungan ke Kantor Berita Radio (KBR) pada 28 November 2018 lalu.

    Media yang berlokasi di De Ritz Building lantai dua, Menteng, Jakarta Pusat ini adalah penyedia konten berita berbasis jurnalisme independen yang berdiri sejak 1999. KBR mengudara ke lebih 600 radio di seluruh Indonesia di 34 propinsi, menggunakan program-program berita dan informasi dari KBR (KBR.id). Masyarakat bisa mengakses berita KBR melalui radio-radio lokal dari Aceh hingga Papua, dan hampir merata di seluruh kota dan kabupaten di Nusantara.

    Dalam kesempatan kali ini, mahasiswa dijelaskan bagaimana sejarah didirikannya KBR hingga program-program yang ada di KBR. Mahasiwa juga berkeliling studio siaran, hingga perkenalan Newsroom dan Studio Produksi. Mahasiswa diarahkan bagaimana menjadi jurnalis yang tidak mengutamakan netralistas dalam menghimpun berita, namun mampu menjunjung tinggi kemandirian dan kebenaran atas informasi.

    KBR saat ini berbasis aplikasi podcast berita pertama di Indonesia, yang memadukan kedekatan radio dengan fleksibilitas berbasis digital. Tentunya, ini menjadi channel baru di industri media khususnya Radio.

    Menjadi jurnalis independen dan dapat dipercaya sulit, namun akan bisa ditegakkan jika mahasiswa mampu disiplin dan jujur serta yakin dengan apa yang dilihat untuk selanjutnya dibagi kepada masyarakat.

    Goals dari kunjungan ini adalah mahasiswa mampu memahami bagaimana proses kerja pengelolaan berita di KBR dan perbedaan konten serta teknis publikasinya. Selain penerapan konsep siaran berita secara teori, diharapkan dengan hasil dari kunjungan ke KBR ini mahasiswa akan lebih aktif mengembangkan berbagai isu dan masalah di lapangan menjadi informasi yang disiarkan di internal lingkungan Kampus, media kampus hingga networking dengan dengan media luar.

  • Kepemimpinan Milenial Yang Membangun Perkembangan Teknologi di Masa Depan

    Jakarta, 13 November 2018. Telah diadakan Guest Lecture dari Program Studi Manajemen mengenai Kepemimpinan Millenials, materin ini dibawakan oleh Ibu Gita Indriati, S.E., M.M., selaku General Manager HRD PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang diadakan di Universitas Bakrie ruang 1 & 2 serta diikuti

  • Kerjasama Universitas Bakrie dengan Kementrian Tenaga Kerja RI dalam kegiatan Kemnaker Menyapa

    Kementrian Tenaga Kerja RI bekerjasama dengan Universitas Bakrie menyelenggarakan kegiatan Kemnaker Menyapa pada hari Kamis, 13 Februari 2018 bertempat di gedung Cyber 2, Kuningan. Pada kegiatan ini, Biro Humas Kemnaker melakukan sosialisasi

  • Kunjungan ke Kalbe Nutritionals: Innovation for A Better Life

    Kamis, 6 Desember 2018. Cuaca pagi yang baik untuk memulai aktifitas. Hari itu, mahasiswa/I Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie angkatan 2016-2018 melakukan kunjungan ke PT Sanghiang Perkasa. Kami berangkat dari Universitas Bakrie menuju lokasi pukul 06:15. Perjalanan cukup diselimuti dengan kemacetan di area Tol, tetapi terasa amat mengasyikkan dengan adanya canda tawa kami. Pak Ardi dan Bu Laras (dosen pendamping) mungkin hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala ketika melihat kegaduhan kami. Membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk sampai di lokasi. Kunjungan ini merupakan yang pertama kali bagi mahasiswa/I Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie angkatan 2018. Terlihat sangat jelas kegembiraan dan semangat yang terpancar di wajah kami. Karena bagi kami, dengan adanya Field Visit Programini kami bisa mendapat banyak pengalaman dan pelajaran yang tidak kami peroleh di kelas perkuliahan, termasuk adanya “oleh-oleh” yang biasanya kami dapatkan ketika kunjungan, hehe…

    Mungkin sedikit terdengar asing bagi sebagian orang mengenai nama PT Sanghiang Perkasa. Tapi semua orang akan mengerti ketika mendengar nama Kalbe Nutritionals. Ya, Kalbe Nutritionals adalah industri yang bergerak dibidang kesehatan dan salah satu anak perusahaan dari Kalbe Farmasi Tbk. Sebenarnya pada awal didirikannya Kalbe Nutritionals diberi nama PT Sanghiang Perkasa, ini lah mengapa Kalbe Nutritionals dan PT Sanghiang Perkasa ini merupakan satu industri yang sama. Pabrik Kalbe Morinaga Indonesia  itu sendiri berada di kawasan industri Karawang, Jawa Barat.

    Ketika sampai di Kalbe Nutritionals, kami disambut hangat oleh pihak Kalbe Nutritionals. Pada saat kami masuk ke ruangan seperti ruang rapat yang rapi nan elok, kami disuguhkan beberapa pilihan menu saat coffee break, seperti kopi, teh, dan beberapa produk Kalbe Nutritionals. Benar kan kami mendapat “oleh-oleh”, hehe… Kami saling berebut seolah akan kehabisan menu yang disediakan. Wajar saja, karena kami suka yang gratis. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Kalbe Nutritionals dan pemberian arahan sebelum memasuki area produksi dan warehouse.

    Kami dibagi dalam dua kelompok besar, satu kelompok mengunjungi area produksi terlebih dahulu dan satu kelompok yang lain mengunjungi warehouse.Di area produksi kami didampingi oleh salah satu staff dari bagian produksi. Sedangkan yang mendampingi kami saat mengunjungi warehouseadalah kepala gudang (warehouse) dari Kalbe Nutritionals. Sebelum memasuki area produksi, sesuai arahan yang telah kami dapatkan di ruang rapat, kami harus memakai pakaian yang berwarna hijau, penutup kepala, penutup sepatu, dan mencuci tangan dengan sabun.

    Saat di ruang produksi kami hanya diizinkan untuk masuk ke zona yang lantainya berwana putih dikarenakan zona ini dirasa masih cukup aman atau sedikit kemungkinan untuk terjadinya cross-contamination. Disana kami ditunjukkan alur produksi dari awal hingga akhirnya dikemas. Ternyata pabrik yang kami kunjungi hanya melakukan produksi produk berbentuk bubuk dengan raw materialyang diterimanya sudah dalam bentuk bubuk pula. Tahapan produksi dilakukan awalnya dengan membuka bungkus primer dari raw material. Lalu dilanjutkan dengan proses preparasi yakni dengan mengatur jumlah seluruh bahan yang diperlukan untuk setiap batch-nya yang kemudian diantar ke bagian dumping di gedung paling atas dengan elevator khusus bahan. Bahan-bahan tersebut akan melalui berbagai proses lanjutan yakni dumping, cleaning, mixing.Setelah proses mixing,dilakukan uji oleh quality controlterlebih dahulu guna menjaga mutu dan keamanan dari produk. Setelah dikatakan lulus maka produk siap untuk dikemas. Dari lantai teratas yakni lantai 6 hingga kembali lagi untuk dikemas di lantai 2 menggunakan sistem gravitasi untuk mempermudah pekerjaan serta mengurangi cost.Produk yang telah dikemas kemudian dihantarkan ke bagian warehouse.Produk dari Kalbe Nutritionals ini diantaranya produk susu bubuk zee, diabetasol, entrasol, prenagen dan masih banyak lagi.

    Setelah mengunjungi area produksi kami mengunjungi area warehouse.Di warehouse,kami harus tetap memakai pakaian yang berwarna hijau dan penutup sepatu ditambah dengan topi yang berwarna kuning guna melindungi kepala kami bilamana tertimpa sesuatu di area warehouse.Disana kami diajak mengelilingi seluruh bagian warehousedari tempat awal penerimaan bahan dan packaging,tempat penyimpanan bersuhu ruang, tempat penyimpanan bersuhu dingin, tempat penyimpanan bersuhu beku dan tempat penyimpanan produk jadi atau produk akhir. Pada tempat penyimpanan bersuhu dingin dan bekulah yang paling berkesan, karena saat masuk ke dalamnya terasa seperti berada di Jepang bahkan Antartika, maklum Indonesia apalagi Jakarta kan panas jadi tidak terbiasa. Hal yang menarik adalah bahwa Warehousemerupakan area yang paling luas dibandingkan dengan area produksi. Sampai-sampai kepala bagian warehouse mengatakan bahwa Kalbe Nutritionals bukanlah pabrik, melainkan gudang. Diakhir sesi keliling warehousekami dipertemukan dengan salah satu alumni Universitas Bakrie yakni Kak Anggara yang merupakan alumni Universitas Bakrie dari jurusan Teknik Industri yang kini bekerja di bagian warehouseKalbe Nutritionals. Disana beliau menjelaskan tentang GMP (Good Manufacturing Practices) serta hal hal yang terkait antara Teknologi Pangan dengan warehouse.


    Saat mengunjungi warehouse Kalbe 
    Setelah selesai mengunjungi area produksi dan warehouse,kami kembali ke ruangan rapat dan acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta dan pihak Kalbe Nutritionals. Lalu, tak lupa kami foto bersama sebagai kelengkapan barang bukti atas kunjungan kami dengan jepretan di halaman depan Kalbe Nutritionals
    Saat sesi foto bersama antara peserta dan pihak Kalbe Nutritionals
    Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 13:30. Kaki kami pun melangkah pada bus besar yang akan mengantar kami pulang. Dalam waktu 4,5 jam, begitu banyak ilmu, pengalaman, dan “oleh-oleh” yang kami peroleh. Perjalanan pulang dilanjutkan setelah kami selesai makan siang. Hujan dan kemacetan mengiringi perjalanan kami. Kami pun mulai merindukan kasur …. Ditulis oleh : Opin Oktavia dan Yulita Wulansari -  mahasiswi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie angkatan 2016.
  • Kunjungan Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie ke Balai Besar Pascapanen

    Sebanyak 80 mahasiswa dan Tiga dosen pembimbing Jurusan Teknik Lingkungan, Univ. Bakrie mengunjungi Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian. Kunjungan ini merupakan bagian dari mata kuliah Teknik Lingkungan, Ibu Sirin, MSi, Dosen Univ. Bakrie menjelaskan “Kunjungan ini dimaksudkan agar mahasiswa tahu teknologi pascapanen Terkait dengan Nano Teknologi juga mesin-mesin Terutama yg terkait dengan Nano, yang digunakannya serta bagaimana cara kerjanya”.

  • Mahasiswa Manajemen Mengenali Industri 4.0 Untuk Lebih Mengetahui Fokus Digitalisasi di Dunia Pekerjaan

    Jumat, 16 November 2018. Program Studi Manajemen mengadakan Guest Lecture dengan tema “Industri  4.0” yang menghadirkan pembicara dari PT Rajawali Nusantara Indonesia yang merupakan bagian dari BUMN, Dr. Ir. Agung PM.  Pada acara ini Bapak Agung menjelaskan bahwa

  • Mahasiswa Universitas Bakrie Berhasil Mendapatkan Beasiswa dari Yayasan Beasiswa Jakarta 2017

    Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Bakrie berhasil mendapatkan Beasiswa dari Yayasan Beasiswa Jakarta yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penyerahan Beasiswa Yayasan Beasiswa Jakarta pada 27 Desember 2017 di Balai Kota DKI Jakarta ini diberikan langsung secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

  • Masa Depan Kebijakan Transportasi Online IndonesiaMasa Depan Kebijakan Transportasi Online Indonesia

    Prodi Ilmu Politik mengadakan Guest Lecture yang mendatangkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan RI, Bapak Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si., untuk menerangkan tentang kebijakan transportasi online di Indonesia. Kegiatan guest lectureini dilakukan agar mahasiswa tahu kebijakan yang

  • NGOBROL ASIK ALA KOMUNIKASI POLITIK BERSAMA KEDUBES MALAYSIA

    JAKARTA – Belajar tentang politik tidak semudah yang disangka. Berbagai pemberitaan politik di media menjadikan publik mudah beropini. Berbagai informasi yang dibagi juga akan menimbulkan pola komunikasi yang beragam. Dalam Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, belajar komunikasi politik menjadi dasar mahasiswa mampu mencerna berbagai informasi yang dibagi khususnya dalam pemberitaan politik. Secara garis besar, kunjungan ke Kedubes Malaysia adalah berbagi informasi tentang bagaimana komunikasi politik itu dibangun dalam kaitannya dengan beda negara, yang bersifat internasional.

    Gambar: Ketua Canseri Kedubes Malaysia, Mohd Hail Aniff Mohd Fauzi memberikan materi Bentuk Kerjasama Indonesia dan Malaysia

    Pihak Kedubes juga memberikan kemudahan kepada Mahasiswa yang berminat lanjut pendidikan tahap selanjutnya. Sebanyak 70 mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie juga berkesempatan berdiskusi tentang bagaimana komunikasi antar negara Asia khususnya dalam menjalankan kerjasama dibidang pendidikan.

    Gambar: Pemberian Plakat dan Foto Bersama bersama Pihak Kedubes Malaysia
    Gambar: Foto Bersama Mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Pihak Kedubes

    Tentunya bukan tanpa tujuan, dengan adanya kunjungan ini diharapkan mahasiswa Ilmu Komunikasi lebih memahami bagaimana konsep komunikasi politik diterapkan, khususnya dalam Kerjasama Bilateral. Selain itu, memahami konsep berkomunikasi khususnya dalam komunikasi politik dalam beda budaya menjadi salah satu kemampuan yang harus dicapai dalam mata kuliah Komunikasi Politik.

  • Nuansa Baru Liga Merah Maroon Universitas Bakrie

    Jakarta 16/03/15. Event Olahraga dan Seni Universitas Bakrie, Liga Merah Maroon2015 kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Konsep acara yang berbeda dari perhelatan olahraga lainnya dengan mengusung charity.

  • Pelantikan Pengurus BEM-Universitas Bakrie (UB) & HMPS-UB Periode 2015-2016

    Jakarta(3/7)-Mahasiswa Universitas Bakrie mendapat suntikan energi baru dengan diresmikannya susunan pengurus BEM UB & HMPS UB periode 2015-2016.

  • Sakura Program in Science 2016: Kuliah Ilmu Pangan dan Farewell Party

    Memasuki hari ke enam kami pada Sakura Exchange Program in Science 2016, kami memiliki tiga agenda menyenangkan yang kami alami. Hari itu dituruni hujan selama satu hari penuh, seakan tau bahwa hari Jumat, 11 November 2016 adalah hari terakhir kami untuk melaksanakan Sakura Exchange Program in Science di Sendai, Miyagi, Japan. Sebelum melaksanakan seluruh agenda hari itu, seperti hari – hari sebelumnya, kami mengawali hari dengan sarapan bersama di restaurant hotel, menu yang disuguhkan tidak jauh berbeda dari hari kemarin tetapi tidak ada rasa bosan sedikit pun karena lezat nya menu sarapan pagi tersebut.

  • Satu Hari Mengabdi bersama Kesma BEM Universitas Bakrie

    Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bakrie (BEM-UB) menyelenggarakan kegiatan sosial di daerah padat penduduk RT. 05 RW. 013 Kelurahan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (7/12). Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa Universitas Bakrie kepada masyarakat dengan cara membenahi lingkungan. “Masyarakat di sekitar Menteng Atas ini sangat minim akan kebersihan karena pemukiman penduduk yang dekat dengan tempat pembuangan sampah. Jadi kita di sini ingin merubah kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mengolah sampah agar tidak menumpuk,” ujar Sirin Fairus, STP, MT, dosen Teknik Lingkungan Universitas Bakrie yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan bertajuk Satu Hari Mengabdi bersama Kesma (Departemen Kesejahteraan Masyarakat) ini memiliki beberapa agenda, diantaranya penyuluhan kebersihan, memberikan pendidikan dan hiburan kepada anak-anak, membersihkan sampah, serta memberikan beberapa bantuan berupa alat tulis kepada warga. Selama kegiatan bersih-bersih berlangsung, banyak warga terutama anak-anak yang turut membantu. Bahkan mereka memandu para panitia dan volunteer untuk membersihkan sampah-sampah di sana. “Karena acara ini saya jadi nggak berani buang sampah di deket rumah lagi, karena lingkungan sekitar sini sudah bersih berkat mahasiswa Universitas Bakrie. Saya jadi malu kalau masih buang sampah sembarangan,” tutur Hasnah, salah satu warga Menteng Atas. Panitia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi warga sekitar. “Ya dengan adanya acara ini, kita berharap semoga bisa bermanfaat untuk kita dan masyarakat sekitar sini,” ujar Deris Yusuf Agustian, ketua panitia Satu Hari Mengabdi bersama Kesma. Penulis : Rizqy Nur Amalia/Putrie Intan Nur Hastuti
    Editor : Nursita Sari
    - See more at: http://berita.ritma.org/?p=1796#sthash.wvGFTXPv.dpuf

  • SISWI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS BAKRIE, JUARA MOJANG JAWA BARAT 2018.

    Bekasi – Agenda tahunan Pemerintah Daerah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat kembali menggelar Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2018 di Hotel Harmoni Garut, Jawa Barat, pada 29 November 2018 lalu. Kali ini, salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, peminatan Marketing Komunikasi angkatan 2015, Putri Lisa Erdiyanti menjadi juara Mojang Jawa Barat 2018, mewakili daerahnya  di Jawa Barat, yaitu Kecamatan Jatisampurna, Bekasi. Lisa, biasa ia disapa, berhasil mengalahkan 26 pasangan dari Perwakilan Jawa Barat bersama dengan Nikko Kurnia Hernawan, Jajaka 2018 Wakil dari Kota Cimahi.

    Acara yang dinilai langsung oleh Athalia Praratya sebagai juri, sekaligus istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ini, merupakan ajang mengenalkan karakter budaya tradisional kepada generasi muda, tentang seni budaya dan potensi pariwisata di Jawa Barat.  Lisa menampilkan seni tari dan silat khas Jawa Barat serta Tarian Pembuka dari para finalis Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2018.

     

    Dengan prestasi yang dirapih Putri Lisa ini, Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie bangga memiliki mahasiswa yang tidak hanya berprestasi dibidang akademik, tetapi juga non-akademik yaitu Seni. Diharapkan, Lisa mampu mengemban tugas dan amanah serta menjadi Nonoman Panutan yang baik bagi para pemuda se-Jawa Barat. Diharapkan pula mampu memotivasi mahasiswa di Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie agar mampu mencetak putra-putri terbaiknya dikancah Nasional dan Internasional.