fbpx

mapres

  • Ajang Mapres Universitas Bakrie Berhadiah 45 Juta Rupiah, Pendaftaran Ditutup 28 April 2020

    Peluang untuk mengikuti ajang Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Universitas Bakrie masih terbuka hingga tanggal 28 April 2020. Kegiatan ini menawarkan total hadiah sebesar 45 Juta Rupiah bagi mahasiswa yang memiliki prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Setelah melengkapi proses administrasi, para peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu test Bahasa Inggris via online yang turut melibatkan para juri.

  • SELAMAT BAGI PARA PEMENANG MAHASISWA BERPRESTASI UNIVERSITAS BAKRIE 2020!

    Final Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie tahun 2020 telah berlangsung pada tanggal 17 Mei 2020. Para peserta yang berhasil masuk ke babak final berhasil menggeser sekitar 50 pendaftar pada tahapan registrasi, lalu disaring menjadi 16 besar untuk mengikuti test TOEFL serta wawancara Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Bakrie Language Solution (BLS) serta test kepribadian dan wawasan dengan Unit Sumber Daya Manusia Universitas Bakrie yang menyisakan sebanyak 8 kandidat dari Jurusan Akuntansi, Ilmu Politik & Hubungan Internasional, Teknik Industri, Teknik Sipil, Ilmu & Teknologi Pangan, dan Ilmu Komunikasi untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

    Para kandidat pun mendapatkan challenge untuk membuat serta mempresentasikan Karya Kreatifnya melalui sosial media Instagram yang kemudian dijabarkan secara mendetail dalam diskusi panel didepan dewan juri pada tahapan final. Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui Zoom Universitas Bakrie dan juga disiarkan secara langsung melalui Youtube. Jajaran Universitas Bakrie turut hadir untuk menyemangati, diantaranya ialah Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia_Alisjahbana M. Sc., Ph. D, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, para Ketua Program Studi, Dosen, hingga mahasiswa Universitas Bakrie. Final Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie tahun 2020 berlangsung seru dan menegangkan. Masing-masing kandidat mampu menjawab pertanyaan para juri dengan baik, dan para pendukung dari setiap Program Studi saling berbalas komentar via live chat untuk mendukung jagoannya.

    Setelah melewati serangkaian seleksi yang ketat, pemenang Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie 2020 pun diumumkan, dan nama-nama berikut keluar sebagai pemenangnya:
    Juara 1 Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS): Shofiyah Hadi, Akuntansi
    Juara 2 Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS): Maulana Wiga, Ilmu Politik
    Juara 1 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK): Retno Hartika Putri, Teknik Industri
    Juara 2 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK): M Panatagama Syahid, Teknik Sipil
    Juara Favorite 1: Raudia Tuzzah, Ilmu dan Teknologi Pangan
    Juara Favorite 2: Sharon Aulia Azhari, Ilmu Komunikasi

    Kabiro Kemahasiswaan Universitas Bakrie, Dr. Aryo S. Eddyono mengatakan bahwa juri juga telah memutuskan yang akan mewakili Universitas Bakrie dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional 2020 adalah Shofiah Hady dari Prodi Akuntansi. Pendaftarannya akan ditutup pada awal Juni mendatang.

    "Kita akan mempersiapkan wakil kita agar bisa bersaing dengan perwakilan kampus lainnya. Persiapan meliputi berbagai aspek baik personal maupun substansi," ujarnya.

    Aryo mengundang mahasiswa angkatan 2018 agar bersiap untuk mengikuti ajang Mapres 2021. Jika ingin menang, tambahnya, mahasiswa tak boleh hanya memiliki IPK tinggi, tetapi juga harus memiliki pengalaman organisasi dan memenangkan berbagai kompetisi.

  • SELAMAT BAGI PARA PEMENANG MAHASISWA BERPRESTASI UNIVERSITAS BAKRIE 2020!

    Final Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie tahun 2020 telah berlangsung pada tanggal 17 Mei 2020. Para peserta yang berhasil masuk ke babak final berhasil menggeser sekitar 50 pendaftar pada tahapan registrasi, lalu disaring menjadi 16 besar untuk mengikuti test TOEFL serta wawancara Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Bakrie Language Solution (BLS) serta test kepribadian dan wawasan dengan Unit Sumber Daya Manusia Universitas Bakrie yang menyisakan sebanyak 8 kandidat dari Jurusan Akuntansi, Ilmu Politik & Hubungan Internasional, Teknik Industri, Teknik Sipil, Ilmu & Teknologi Pangan, dan Ilmu Komunikasi untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

    Para kandidat pun mendapatkan challenge untuk membuat serta mempresentasikan Karya Kreatifnya melalui sosial media Instagram yang kemudian dijabarkan secara mendetail dalam diskusi panel didepan dewan juri pada tahapan final. Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui Zoom Universitas Bakrie dan juga disiarkan secara langsung melalui Youtube. Jajaran Universitas Bakrie turut hadir untuk menyemangati, diantaranya ialah Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia_Alisjahbana M. Sc., Ph. D, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, para Ketua Program Studi, Dosen, hingga mahasiswa Universitas Bakrie. Final Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie tahun 2020 berlangsung seru dan menegangkan. Masing-masing kandidat mampu menjawab pertanyaan para juri dengan baik, dan para pendukung dari setiap Program Studi saling berbalas komentar via live chat untuk mendukung jagoannya.

    Setelah melewati serangkaian seleksi yang ketat, pemenang Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie 2020 pun diumumkan, dan nama-nama berikut keluar sebagai pemenangnya:
    Juara 1 Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS): Shofiyah Hadi, Akuntansi
    Juara 2 Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS): Maulana Wiga, Ilmu Politik
    Juara 1 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK): Retno Hartika Putri, Teknik Industri
    Juara 2 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK): M Panatagama Syahid, Teknik Sipil
    Juara Favorite 1: Raudia Tuzzah, Ilmu dan Teknologi Pangan
    Juara Favorite 2: Sharon Aulia Azhari, Ilmu Komunikasi

    Kabiro Kemahasiswaan Universitas Bakrie, Dr. Aryo S. Eddyono mengatakan bahwa juri juga telah memutuskan yang akan mewakili Universitas Bakrie dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional 2020 adalah Shofiah Hady dari Prodi Akuntansi. Pendaftarannya akan ditutup pada awal Juni mendatang.

    "Kita akan mempersiapkan wakil kita agar bisa bersaing dengan perwakilan kampus lainnya. Persiapan meliputi berbagai aspek baik personal maupun substansi," ujarnya.

    Aryo mengundang mahasiswa angkatan 2018 agar bersiap untuk mengikuti ajang Mapres 2021. Jika ingin menang, tambahnya, mahasiswa tak boleh hanya memiliki IPK tinggi, tetapi juga harus memiliki pengalaman organisasi dan memenangkan berbagai kompetisi.