fbpx

Teknik Lingkungan

  • TATA KOTA DALAM PERSPEKTIF LINGKUNGAN HIDUP

    Pada hari Selasa tanggal 10 Desember 2019 Program Studi Teknik Lingkungan mengadakan Guest Lecture yang mengundang Senior Masterplanner sekaligus Senior Urban Designer Ir. DS Pangestuti Harianto, MCRP yang sharing mengenai tata lingkungan zona wisata untuk mahasiswa Teknik Lingkungan.

  • Technical Meeting Indonesia Climate Change Education Forum & Expo

    Pada hari Senin, 6 April 2015 yang lalu, dosen Teknik Lingkungan UB diundang untuk menghadiri Technical Meeting Indonesia Climate Change Education Forum & Expo 2015. Dosen Teknik Lingkungan UB terdiri dari Ibu Deffi Ayu Puspitosari, PhD dan Ibu Sandra Madonna, MT. Acara Technical Meeting ini diadakan di Ruang Sonokeling 1, Gedung Manggala Wanabakti, Senayan, Jakarat Pusat.

  • Teknik Lingkungan Universitas Bakrie Berkunjung ke PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI)

    Pada tanggal 13 Desember 2016, Prodi Teknik Lingkungan (TLK) Universitas Bakrie yang terdiri dari 4 orang Dosen dan 68 orang mahasiswa berkunjungan ke PT PPLI di Jl. Raya Narogong - Desa Nambo Cileungsi – Bogor.

  • Teknik Lingkungan: East Japan Earthquake and Tsunami

    Pada Hari Senin, 25 Februari 2019 Teknik Lingkungan Universitas Bakrie mengadakan Guest Lecture yang disampaikan oleh Prof. Hibusi Yonekura dari Tohoku University Jepang mengenai “East Japan Earthquake and Tsunami" pada bulan Maret tahun 2011.

    Gempa Bumi Great East Japan melanda Jepang pada 11 Maret 2011, dengan pusat gempa di lepas pantai Sanriku . Bencana ini adalah salah satu gempa bumi terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah global (besarnya 9,0 SR) dan diperparah dengan bencana lebih lanjut dari tsunami besar, kebakaran, dan kecelakaan di pembangkit listrik tenaga nuklir di Prefektur Fukushima. Kerusakan tersebar di daerah yang luas dan daerah yang paling parah adalah Prefektur Iwate, Miyagi dan Fukushima. 

    Sementara, dampak kerusakan akibat gempa bumi dalam hal biaya manusia dan struktur bangunan yang hancur, dan tsunami hampir seluruhnya melenyapkan wilayah pesisir. Tingkat keparahan dampak gempa itu sendiri bervariasi dari satu daerah ke daerah lain, dan itu mempengaruhi wilayah yang sangat luas di Jepang timur. Tsunami berikutnya menyebabkan kerusakan besar pada tiga prefektur Fukushima, Miyagi dan Iwate dan khususnya daerah dari bagian selatan Prefektur Miyagi sampai daerah pantai di Prefektur Iwate. Ini karena karakteristik geografis wilayah yang memiliki serangkaian semenanjung dan teluk dalam dan masuk yang disebut dalam istilah geografis sebagai "ria" pantai. Struktur garis pantai ini berarti bahwa ketika terjadi tsunami, ia cenderung meningkat sangat tinggi begitu mencapai pantai. Karena karakteristik pantai "ria" dari garis pantai Prefektur Iwate, pada titik tertinggi tsunami mencapai ketinggian sekitar 38 m, dan kerusakan menyebar sepanjang bentangan pantai sepanjang 600 km.

    Karena karakteristik geografis ini, wilayah Tohoku telah memiliki pengalaman sebelumnya dengan kerusakan tsunami skala besar, dan mungkin merupakan wilayah yang paling siap di dunia untuk penanggulangan tsunami, termasuk keberadaan tanggul pantai dan pemecah gelombang skala besar serta implementasi pelatihan evakuasi bagi warga. Namun, bencana alam yang masif ini dikatakan sebagai peristiwa sekali dalam "seribu " tahun, menimbulkan biaya manusia yang luar biasa di wilayah ini.

  • The Second International Conference on Sustainable Infrastructure Built Environment

    Pada 19-20 November 2013 lalu di Kampus Institut Teknologi Bandung, dua dosen TLK, Irna Rahmaniar dan Prismita Nursetyowati berkesempatan untuk masing-masing mempresentasikan paper karya mereka pada The Second International Conference on Sustainable Infrastructure Built Environment (SIBE). Konferensi ini diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung dengan kerja sama dengan beberapa pihak, yaitu Kementrian Pekerjaan Umum, Kementrian Perhubungan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan National Taiwan University (NTU).

  • TLK UB Goes to Roadshow Teknologi Tepat Guna Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

    Pada hari Selasa, 10 September lalu, Prodi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie menghadiri Undangan Roadshow Teknologi Tepat Guna Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Acara ini diadakan di Studio SCTV, Senayan City pada pukul 15.00-17.00 WIB. Roadshow ini dilakukan dalam rangka mempromosikan Lomba TTG STBM di Perkotaan yang diinisiasi oleh High Five sebagai anggota Pokja AMPL – Jejaring AMPL Nasional bekerjasama dengan Pundi Amal SCTV.

  • Universitas Bakrie Ikut Serta Memperingati Hari Air Dunia

    Gerakan Ciliwung Bersih yang bekerja sama dengan PAM Jaya, PAL Jaya, Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum, Aetra, PALYJA, STT PLN, dan Indofood mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Air Dunia 2017 (22/03). Serangkaian kegiatan meliputi penandatanganan MoU antara Universitas Bakrie dengan Gerakan Ciliwung Bersih, festival daur ulang, talkshow dan diskusi, penanaman pohon, serta pameran hari air dunia 2017.

  • Universitas Bakrie Ikut Serta Memperingati Hari Air Dunia

    Gerakan Ciliwung Bersih yang bekerja sama dengan PAM Jaya, PAL Jaya, Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum, Aetra, PALYJA, STT PLN, dan Indofood mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Air Dunia 2017 (22/03). Serangkaian kegiatan meliputi penandatanganan MoU antara Universitas Bakrie dengan Gerakan Ciliwung Bersih, festival daur ulang, talkshow dan diskusi, penanaman pohon, serta pameran hari air dunia 2017.

  • Universitas Bakrie Meraih Penghargaan Efisiensi Energi Nasional Inovasi Khusus Pada Bangunan

    Jumat, 6 Desember 2013 lalu bertempat di Ruang Sumba Hotel Borobudur, Universitas Bakrie meraih Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN 2013) Kategori Inovasi Khusus pada Bangunan dalam Malam Penganugerahan Penghargaan Efisiensi Energi Nasional Tahun 2013. Ajang PEEN 2013 diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai bentuk apresiasi bagi institusi pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor bangunan dan industri terkait dengan upaya efisiensi dan konservasi energi terbaik yang telah diterapkan di masing-masing lingkungannya.

  • Upcoming Event: Simple Steps to Save the Water

    Air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbahuri namun seiring pertambahan penduduk dan pembangunan perkotaan yang sangat pesat keberadan air mulai menurun baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Perilaku boros air bersih menyebabkan semakin banyak orang yang kehilangan akses terhadap air bersih.

  • Why Lean is Smart and Green?

    Rabu, 11 Desember 2013 lalu, Prof. Søren Wandahl dari Department of Engineering - Construction Management Aarhus University, Denmark berkesempatan memberikan Guest Lecture berjudul "Why Lean is Smart and Green?". Guest Lecture ini merupakan bagian dari kunjungan Aarhus University ke Universitas Bakrie dalam rangka kerjasama di bidang “Educational Strengthening and Capacity Building of The Energy Efficient Building Sector in Indonesia”.

  • Why Teknik Lingkungan Universitas Bakrie

    Perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat cepat ternyata diiringi dengan semakin kompleksnya masalah lingkungan. Kondisi lingkungan manusia semakin memprihatinkan dan bisa mengancam eksistensi manusia. Secara sederhana, teknik lingkungan mempelajari cara penyelesaian permasalahan lingkungan baik darat, laut maupun udara dengan pendekatan teknologi.

    Cakupan teknik lingkungan termasuk teknologi dan sistem penyediaan air bersih, teknologi dan sistem penyaluran limbah, teknologi pendaur ulangan limbah cair, padat dan gas, mitigasi bencana, analisis mengenai dampak lingkungan berikut dengan sistem pengelolaan lingkungan serta penggunaan energi terbarukan seperti biomassa, panas bumi, tenaga matahari, tenaga air dan angin

    1. Terhubung dengan berbagai perusahaan di bawah Kelompok Usaha Bakrie yang bergerak dalam bidang perkebunan, migas, batu baru, properti dan telekomunikasi.
    2. Sektor teknologi lingkungan merupakan sektor strategis yang terus berkembang sehingga lapangan kerja sarjana teknik lingkungan terbuka luas baik secara nasional maupun internasional.
    3. Pengetahuan terkini dalam penguasaan teknologi dan soft skill, lulusan teknik lingkungan akan menjadi mitra yang handal dan inovatif dalam pemecahan persoalan-persoalan lingkungan.
    4. Memiliki dosen-dosen berpendidikan Master dan Doktor dari universitas dalam dan luar negeri, serta praktisi di bidang teknologi lingkungan.

  • Workshop “Water and Sustainable Development” Dalam Rangka Peringatan Hari Air Sedunia 2015

    Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia 2015, Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie berkesempatan untuk berpartisipasi dalam Workshop “Water and Sustainable Development” yang diselenggarakan oleh Kantor UNESCO Jakarta. Workshop ini bekerja sama dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Direktorat Jendral Perguruan Tinggi (DIKTI), Indonesia Water Institute (IWI) dan Universitas Indonesia (UI).

  • Workshop Potensi Pengembangan Sertifikasi Sustainability di IndonesiaPotensi Pengembangan Sertifikasi Sustainability di Indonesia

    Dosen Teknik Lingkungan Universitas Bakrie, Ibu Sirin Fairus dan Ibu Deffi Ayu Puspitosari menghadiri "Workshop Potensi Pengembangan Skema Sertifikasi Sustainability di Indonesia" di Hotel Oria, 8 Maret 2016.

  • Workshop Review Kurikulum Program Studi Teknik Lingkungan

    Kurikulum Program Studi Teknik Lingkungan (Prodi TLK) Universitas Bakrie pertama kali disahkan pada pertengahan tahun 2012 saat resmi dibukanya Prodi TLK di Universitas Bakrie. Pengembangan kurikulum menjadi kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) berdasar pada kebijakan Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi yang mengacu pada Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 73 tahun 2013 tentang penerapan KKNI.

  • Workshop Rumah Tanpa Sampah

    Pada hari Kamis, 30 Juni 2016, salah satu mahasiswa Universitas Bakrie dari Prodi Teknik Lingkungan, yaitu Syifa berkesempatan mengikuti workshop #RumahTanpaSampah yang berlokasi di studio LabTanya, Bintaro Jaya. Acara tersebut dimulai pada pukul 09.00-13.00, dipandu oleh Mba Wilma Chrysanti dan Mas Adi Wibowo. Pada acara workshop tersebut, Mba Wilma dan Mas Adi menyampaikan materi terkait aksi warga Camar-Pinguin yang telah berhasil menekan jumlah produksi sampah yang dihasilkan setiap harinya.