fbpx

Jakarta (18/2) – Universitas Bakrie memfasilitasi kegiatan yang diadakan oleh Musyawarah Guru Bimbingan dan Konselor Jakarta Selatan (MGBK) berupa workshop dengan tema “Peran Bimbingan dan Konseling/Konselor dalam Pengembangan Karakter di Sekolah pada Kurikulum 2013”.

Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Tony Bambang Trihartanto, M.Sc., Ph.D. dalam kata sambutannya beliau mengatakan bahwa guru memiliki peranan penting untuk memberikan informasi dan konseling pada para siswa yang akan melanjutkan pendidikan tinggi. Pembicara kedua dari Universitas Bakrie yaitu Irwan Prasetya Gunawan, Ph.D selaku Ketua program Studi Teknik Informatika menjelaskan secara gamblang mengenai jurusan teknologi informasi dan peluang karir-nya, menurut beliau sering terjadi salah persepsi di mata masyarakat bahwa jurusan teknologi informasi hanya mempelajari mengenai komputer melainkan mengolah data agar menghasilkan suatu informasi atau rekayasa sistem.

Acara puncak dari workshop ini adalah pembahasan mengenai “Peran Bimbingan dan Konseling/Konselor dalam Pengembangan Karakter di Sekolah pada Kurikulum 2013” oleh Dr. Aip Badrujaman M. Pd. dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan beliau memaparkan kelemahan dari kurikulum-kurikulum sebelumnya sehingga harus diperbaharui dalam kurikulum 2013, karena memang pada dasarnya kurikulum itu harus mengalami perkembangan, karena yang dimaksud dengan kurikulum adalah alat untuk mencapai sebuah tujuan dalam hal ini membentuk bangsa Indonesia yang berahlak dan berintegrasi dan mampu bersaing menghadapi persaingan global. Karena dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar  dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Melalui empat tujuan itu diharapkan siswa memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Disinilah guru berperan besar di dalam mengimplementasikan tiap proses pembelajaran pada kurikulum 2013. Guru ke depan dituntut tidak hanya cerdas tapi juga adaptif terhadap perubahan. Pembicara terakhir adalah Boy Iskandar Pasaribu, S. Kom., G.D.B.S., M.I.S, M.I.T sebagai Kepala dari Inkubator Bisnis Universitas Bakrie beliau memberikan pembinaan kewirausahaan dengan model EFFECTUATION dari mulai start-up business dan menjelaskan pola pembinaan kewirausahaan di Universitas Bakrie (UB).