LPP | LPKM  |  LibraryUBpreneurUBCareer

 

 

 

Jakarta (11/8) - Universitas Bakrie dipercaya untuk menjadi tuan rumah dalam konferensi Diplomacy Royale 2014 termasuk beberapa mahasiswa dari Universitas Bakrie yang menjadi panitia dalam acara ini.

Ini merupakan suatu kehormatan bagi Universitas Bakrie karena ini adalah acara pertama yang diselenggarakan oleh tim Diplomacy Royale yang diantaranya adalah Hanifah Ahmad dari Universitas Indonesia (UI), Biondi Sanda Sima dari Universitas Hasanudin (UNHAS), Yosaka Eka Putranta dari Institut Teknologi Bogor (ITB), Rocky Intan dari Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Maleakhi Misael Sutanto dari Universitas Padjajaran (UNPAD). Kelima orang tersebut telah memiliki beberapa penghargaan dari berbagai kompetesi Model United Nation (MUN) di dunia. Acara  ini berlangsung selama dua hari dan diadakan pada tanggal 9 sampai dengan 10 Agustus 2014. Hari pertama dimulai dari mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 19.00 malam. Rangkaian acara dimulai dari Technical Preparation, Opening Ceremony, Formal Session I, Break, Formal Session II, Formal Session III sampai dengan Time Reserve. Hari kedua berlangsung dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 17.30. Rangkaian acara dimulai dari Technical Preparation, Formal Session IV, Break, Formal Session V, Clossing Ceremony sampai dengan Time Reserve.


Sama seperti Model United Nation (MUN), Diplomacy Royale merupakan suatu kompetisi seperti simulasi dari sidang yang dilakukan PBB. Peserta membentuk seperti kelompok yang dimana mereka akan berdiskusi dengan membahas mengenai isu yang sedang hangat diperbincangkan oleh seluruh masyarakat di dunia. Diplomacy Royale pada tahun 2014 ini membahas isu mengenai situasi di Suriah yang diberi judul “UNGA- Emergency Special Session The Situation in Syria”. Solusi apa yang ditawarkan oleh para peserta Diplomacy Royale dalam menanggapi kasus ini. Berikut hasil dari diskusi tersebut, kita harus memanggil semua pihak untuk segera mengakhiri kekerasan yang telah menyebabkan penderitaan masyarakat di Suriah. Mengecam keras serangan teroris yang mengakibatkan banyak korban dan kerusakan yang dilakukan oleh organisasi dan individu. Menegaskan kembali bahwa terorisme dalam segala bentuknya merupakan salah satu ancaman paling serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional, dan setiap tindakan terorisme adalah kejahatan dan tidak dapat dibenarkan. Oleh karena itu kekerasan yang telah menyebabkan penderitaan masyarakat di Suriah ini harus segera diakhiri.

Kerjasama

Connect with us

Universitas Bakrie
Jl.H.R Rasuna Said Kav C-22, Kuningan Jakarta
(021) 526 1448 fax (021) 526 3191
0856 777 9945
www.bakrie.ac.id