fbpx

Field Visit

  • PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN BERBAGI EDUKASI TAKAKURA, KOMPOSTER MANDIRI DAN SUMUR RESAPAN

    Program studi teknik lingkungan universitas bakrie melakukn kunjungan di PT. Mercedez Benz Indonesia yang merupakan sebuah perusahaan otomotif asal Jerman yang memproduksi berbagai macam kendaraan seperti mobil, truk, dan bus. Perusahaan ini juga dikenal sebagai perusahaan mobil paling dikenal di dunia dan juga perusahaan mobil tertua di dunia yang bertahan sampai sekarang. PT. Mercedez Benz Indonesia memiliki pabrik perakitan di kawasan industri di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Kegiatan tim dosen dan mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Bakrie di Training RoomPT. Mercedez Benz Indonesia dimulai dengan melakukan persiapan alat peraga dan materi acara, termasuk membagikan buku program yang telah disiapkan oleh Tim Dosen Teknik Lingkungan Universitas Bakrie yang kemudian dibukanya secara resmi acara “Mercedez Benz Peduli Lingkungan” di hadapan para undangan yaitu warga Desa Cicadas dan Desa Waneherang sebanyak 30 orang.

    Kunjungan Prodi Teknik Lingkungan ke Desa Cicadas yaitu untuk melihat sumur resapan eksisting sekaligus pemberian edukasi mengenai sumur resapan serta memberikan edukasi mengenai pengolahan sampah rumah tangga dengan metode Takakura dan komposter mandiri melalui presentasi dan praktik langsung di area Training Room.

    Detail dari agenda kegiatan yang disiapkan yaitu

    Edukasi Sumur Resapan

    kondisi sumur resapan masih kurang efektif. Warga mengaku masih saja sering terjadi banjir apabila hujan besar, mengingat daerah Kabupaten Bogor termasuk daerah yang cukup tinggi curah hujannya. menjelaskan secara sederhana kondisi eksisting sumur resapan di Desa Cicadas dan mengaitkan dengan kondisi banjir dan kekeringan yang melanda warga kedua desa tersebut. Selain itu, warga juga diedukasi mengenai desain sederhana sumur resapan yang baik dan efeknya terhadap lingkungan.

     

    Edukasi Takakura dan Komposter Mandiri

    Warga diajari untuk mencacah kecil sampahnya, kemudian menyusun sampahnya di keranjang Takakura yang sebelumnya telah disiapkan tanah kompos (opsional) di dalamnya dan dilapisi kardus. Kemudian sampah disiram oleh dua macam larutan starterberupa larutan berbasis bakteri fermentasi dengan tambahan gula serta bakteri yang diambil dari sayuran dan buah dengan penambahan garam. Metode ini sangat praktis, terutama untuk diterapkan di rumah. Setelah presentasi di dalam ruangan dan sesi tanya jawab, warga diajak untuk praktik langsung membuat kompos dengan metode Takakura. Warga diajari untuk mencacah kecil sampahnya, kemudian menyusun sampahnya di keranjang Takakura yang sebelumnya telah disiapkan tanah kompos (opsional) di dalamnya dan dilapisi kardus. Kemudian sampah disiram oleh dua macam larutan starterberupa larutan berbasis bakteri fermentasi dengan tambahan gula serta bakteri yang diambil dari sayuran dan buah dengan penambahan garam.

    Setelah sesi edukasi selesai, acara ditutup dengan foto bersama, penutupan dari PT. Mercedez Benz Indonesia serta penyerahan souvenir dan makan siang bersama.

     

  • Second Day of Sakura Science Program Batch II: Attending Final Presentation and Model Presentation of Nihon University’s Student

    Hari kedua di sambut dengan suhu di Koriyama -6 derajat celcius. Setelah sarapan di hotel, peserta Sakura Science Program pergi menuju halte bus dan tiba di Nihon University sekitar pukul 9. Acara pada hari ini diisi dengan melihat presentasi yang di lakukan oleh mahasiswa tingkat akhir di Nihon University untuk menentukan kelulusan mereka.

  • Sixth Day of Sakura Science Program Batch II: Visit Construction Project in Tokyo

    Tidak pernah terbayangkan sebagai mahasiswa Teknik Sipil di Indonesia bisa belajar mengenai infrastruktur, teknologi dan konstruksi  dengan beasiswa di Jepang. Setelah menempuh perjalanan 2.5 jam menggunakan shinkansen akhirnya kami tiba di Tokyo.

  • SMAN 1 Padang Berkunjung ke Universitas Bakrie

    (Jakarta, 24/2) – SMAN 1 Padang berkunjung ke Universitas Bakrie sebagai rangkaian dari roadshow mereka selama berkunjung ke Jakarta. SMAN 1 Padang adalah sekolah favorit di Sumatera Barat, sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas sekolah serta penerimaan tamatannya di perguruan tinggi adalah dengan mengajak para siswa mereka untuk berkunjung ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia agar mereka memiliki motivasi yang tinggi untuk bisa diterima di perguruan tinggi yang mereka inginkan.

     

    Oleh karena itu, SMAN 1 ini melakukan orientasi studi ke universitas-universitas terkemuka di Indonesia, selain mengunjungi Universitas Bakrie mereka juga mengunjungi UI, ITB dan UGM. Merupakan kehormatan bagi Universitas Bakrie untuk menerima kunjungan tersebut.

     

    Kunjungan diterima oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, Dr. Dudi Rudianto, SE, M.Si. dan Ketua Program Studi Hubungan Internasional Muhammad Tri Andika Kurniawan, S.Sos, M.A. yang menjelaskan tentang pemintan Hubungan Internasional secara khusus.

    Acara dikemas dengan menarik, selain presentasi dari program studi Hubungan Internasional, acara ini juga menghadirkan alumni dari masing-masing SMA tersebut yang kini telah menjadi mahasiswa/I aktif di Universitas Bakrie, setelah acara para alumnus memberikan testimony dan sesi tanya jawab mereka diajak berkeliling kampus untuk melihat fasilitas, sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Universitas Bakrie

  • Student Visit Mahasiswa Universitas Bakrie ke Rasuna Epicentrum

  • Tak Lagi Belajar di Kampus, Ilmu Komunikasi Pindah ke Jungle Fest

    Jika kalian menganggap dunia perkuliahan itu hanya seputar kegiatan belajar-mengajar di dalam kampus saja, hal itu tidak akan kalian temui di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, lho. Di sini, setiap mahasiswa diajak untuk mampu memahami materi perkuliahan selama di kelas dan dipraktikan ke dalam kegiatan pembelajaran di lapangan. Pada kesempatan kali ini, Program Studi Ilmu Komunikasi mengadakan Field Trip bersama para calon mahasiswa (camaba) dan juga mahasiswa Ilmu Komunikasi ke Jungle Fest, Bogor.

  • Teknik Lingkungan Universitas Bakrie Berkunjung ke PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI)

    Pada tanggal 13 Desember 2016, Prodi Teknik Lingkungan (TLK) Universitas Bakrie yang terdiri dari 4 orang Dosen dan 68 orang mahasiswa berkunjungan ke PT PPLI di Jl. Raya Narogong - Desa Nambo Cileungsi – Bogor.

  • THE JOURNEY STORIES OF 5TH SAKURA SCIENCE PROGRAM (FOOD TECHNOLOGY STUDENTS OF UNIV. BAKRIE)

    Mahasiswa Universitas Bakrie pasti sudah tidak asing dengan program pertukaran pelajar ke Jepang  yang disponsori oleh Japan Science and Technology (JST), karena di Universitas Bakrie sendiri, bagi mahasiswa Teknologi Pangan program ini sudah yang ke-5 kalinya berjalan. 

  • UB Mengenal Re-Branding ‘Lovemarks’ ala Saatchi-Saatchi

    Berkaitan dengan matakuliah Strategic Brand Communications, pada Jumat, 21 Desember 2012 sebanyak 22 mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi peminatan Marketing Communications yang tergabung dalam Ad+BrandClub mengadakan kunjungan studi ke Saatchi-Saatchi, sebuah

  • Universitas Bakrie Diundang Talkshow Acara Sammy dan Ditta GenFM

    Jakarta (25/3) – Rabu, 18 Maret 2015, Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. mengunjungi kantor GenFm di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

  • Universitas Ritsumeikan Melakukan Kunjungan ke Universitas Bakrie

    Jakarta(1/9)-Sepuluh mahasiswa Ritsumeikan University yang didampingi oleh asisten professor Dr.Tomomi Izawa (Selasa, 01/09) hadir di Universitas Bakrie dalam rangka program "Overseas Study - International Cooperation in Indonesia". Bertempat di R. 1 dan 2, mahasiswa Program Hubungan Internasional Universitas Bakrie berkesempatan untuk mengenal kehidupan para pelajar di Ritsumeikan  University. Hubungan yang dekat antara Universitas Bakrie dan Ritsumeikan University ini terjalin karena Ketua Program Hubungan Internasional  Muhammad Tri Andika menyelesaikan studi Master di Graduate School of International Relations, Ritsumeikan University, Andika juga berkesempatan menjadi Asisten Profesor untuk mata kuliah International Relations di Ritsumeikan University.

Page 4 of 4