Guest Lecture

  • Mendalami Foto Jurnalistik Bersama Sang Penjepret Satelit

    Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie dengan peminatan Mass Media and Journalism kembali melaksanakan kegiatan Guest Lecturer dengan tema Mendalami Foto Jurnalistik Bersama Sang Penjepret Satelit.Pengisi acara dalam Guest Lecturer kali ini yaitu Adam Makalani Kasali, seorang fotografer muda yang menekankan bahwa jurnalistik bukan hanya sekedar tulisan saja namun bisa berupa visual seperti foto.

  • Mendalami Industri Penyiaran Indonesia bersama Komisi Penyiaran Indonesia dan ANTV

    JAKARTA−Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie bekerja sama dengan Andalas Televisi (ANTV) mengadakan Guest Lecturer (GL) dengan tema “Berkarya di Industri Penyiaran” bersama Yuliandre Darwis, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, dan beberapa senior praktisi di bidang penyiaran dan jurnalistik dari ANTV di Ruang 1 dan 2 Universitas Bakrie pada Kamis (14/9/2017).

  • Mengenal ‘Fantastic Four’ dalam Consumen Behaviour di Mata Mahasiswa ITP

    Jakarta (19/5)-Pengembangan produk pangan tidak terlepas dari ekspektasi konsumen yang selalu berubah. Untuk mengetahui perubahan perilaku konsumen maka dibutuhkan metode yang tepat. Salah satu metode untuk mengetahui perubahan perilaku konsumen adalah metode survei. Kegagalan mengintepretasikan hasil survei berakibat produk menjadi gagal mendapatkan “market positioning”. Disamping itu, komposisi demografi juga merupakan hal penting yang dipertimbangkan dalam melakukan pengembangan produk pangan. Konsumen muslim merupakan pasar yang sangat besar di Indonesia dan memiliki ciri-ciri khusus terutama terkait masalah halal dan pola konsumsinya.

  • Mengenal Farm to Table dan Farm Model to Market Bersama Ilmu dan Teknologi Pangan

    Jakarta, 22 April. Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan telah melangsungkan sesi Guest Lecture dengan mengadakan sharing knowledge bersama praktisi ahli di bidang pangan, Arief Prasetyo Adi selaku Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya dan Ir. Yunawati Gandasasmita selaku Head of Innocation & Development Center Kalbe Nutritionals. Pada sharing ini Bapak Arief membicarakan mengenai bisnis Food Station Cipinang Jaya untuk pemenuhan gizi dasar (form farm to table & from model to market). Dilanjutkan sesi selanjutnya yang diisi oleh Ir Yunawati mengenai translasi R&D ke perizinan mengatakan

    "Dibalik semua desain produk ada proses legal untuk menjaga kepercayaan konsumen", ujarnya. Ketika sebuah produsen membuat sebuah produk pangan harus dimulai dari memahami consumer understanding, offer solution, market attractiveness hingga membuat model dan prototype.Contohnya produk Slim & Fit yang dikeluarkan oleh Kalbe, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan market khususnya perempuan yang terobsesi dengan berat badan yang ideal.

    Disinilah ahli teknologi pangan berperan, dimana harus dilakukan research, komposisi bahan hingga packaging. Ir. Yuna menuturkan beberapa proses legal yang harus dilalui adalah registrasi ke BPOM yang saat ini sudah dipermudah dengan proses online.

    Empat hal yang penting pada proses registrasi yang pada akhirnya menentukan label design packaging diantaranya yaitu klaim produk, pencantuman ING, pecantuman gambar dan kategori pangan. Informasi nilai gizi atau nutrition fact komposisi berdasarkan hasil laboratorium yang sudah terakreditasi. Peraturan kepala BPOM makanan no 21 tahun 2016. Bahwa kategori pangan merupakan suatu pedoman yang diperlukan dalam penetapan standar, penilaian inspeksi dan sertifikasi dalam pengawasan keamanan pangan.

    Pemilihan kategori pangan akan mempengaruhi: standar produk, mikrobiologi dan cemaran seperti logam berat, mikrotoksin, dll, tutupnya.

  • Mengenal Pasar Modal Indonesia Melalui Seminar “YUK NABUNG SAHAM”

    Universitas Bakrie bekerjasama dengan Indonesia Stock Exchange Mengadakan Seminar “Yuk Nabung Saham” dengan pembicara Muhammad Fadli Fatahuddin (Regional Development Unit Indonesia Stock Exchange). Mahasiswa Universitas Bakrie diajak mengenal Pasar Modal Indonesia sekaligus didorong untuk berinvestasi saham.

  • Mengenali Digital Marketing UBER Lebih Dekat

    Jakarta (23/11)-Program studi Manajemen mendatangkan Guest Lecturer yang membahas digital marketing dengan mengahadirkan Gia Adhika selaku Lead Marketing Manager UBER Indonesia. Selain memaparkan aktivitas digital marketing yang telah dilaksanakan UBER, Gia juga menginformasikan perkembangan UBER yang begitu cepat melalui marketing experience yang memberikan pengalaman berbeda bagi setiap penggunanya.

  • Menggali Informasi Tentang Pengembangan Produk Pangan di Industri Melalui Guest Lecture


    Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie mengadakan Guest Lecture yang bertema Pengembangan Produk Pangan di Industri pada Rabu (25/04/18) di Ruang 1 dan 2 Universitas Bakrie.

  • Mengulik Peranan Human Resources bersama Sri Utami Wati, Head of Human Capital and GA Garuda Food  

    Mungkin kebanyakan dari kita hanya mengetahui permukaannya saja mengenai Human Resources atau biasa disebut dengan HR. Departemen yang biasa mengurusi SDM di perusahaan ini, ternyata banyak yang perlu dilakukan untuk membuat performa perusahaan bisa berjalan dengan maksimal. Kegiatan HR yang terintegrasi itu dikupas satu per satu pada Senin, 16 Mei 2016 oleh Sri Utami Wati, yaitu Head of Human Capital and General Affairs Garuda Food. Acara ini diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Universitas Bakrie yang bertujuan untuk memberikan wawasan  kepada mahasiswa yang real dari praktisi langsung mengenai HR Role as Leadership Developement Fascilitator.

  • Menilik Keberhasilan Strategy Campaign Marketing Bersama Prasetyo Hermanto

    Jakarta, 22 November 2016, Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (UB) kedatangan Guest Lecturer (GL) yaitu Prasetyo Hermanto sebagai Managing Director of SAM-CGI (Creative Group Indonesia). Acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi dari angkatan 2013 hingga 2015. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang 1 dan 2 pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

  • Menyambut Hubungan Kerja Sama antara Indonesia Korea 2019

    Jakarta, 24 Maret 2019- Sejumlah mahsiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Bakrie menyelenggarakan  Guest Lecture, Seminar, dan Talk show dalam rangka menyambut kerja sama anatar Indonesia dan Korea Selatan ke 45 atau dapat disebut juga dengan South Korean Day. Kegiatan berlangsung di Oval Epicentrum, Jakarta Selatan. Kegiatan ini ditujukan untuk pemuda usia 15 hingga 30 tahun, yang tertarik terhadap hubungan diplomasi antar kedua negara serta menyukai kebudayaan Korea Selatan dan Indonesia.

    Kegiatan mengusung tema “45 tahun memperingati hubungan diplomatik Korea Selatan dan Indonesia” menghadirkan para ahli dari Dubes Korea, Pengamat Hubungan Internasional, Akademisi , CEO Ali & Ali Consulting, Gojek Indonesia, & Owner Dresssofi. Selain Guest Lecture dan talk show,acara ini dimeriahkan oleh The Overtunes, Wendy Fajriah finalis Raising Star ,dan komunitas seni pemuda yang menampilkan K pop dance coveryang bernama SayCrew.

     

    Sebanyak 200 peserta hadir dalam kegiatan ini. Mereka dilibatkan dalam dua sesi acara. Pertama, talk show untuk mendiskusikan mengenai peran seni dalam melawan pesan-pesan berbahaya/dangerous narrativesyang diberikan oleh Mr Kim Hakjo sebagai The Head of Political Section of The South Korean Embassy. Kedua, workshopdalam bentuk mentorship dari Para Expertisesdi bidang Ekonomi untuk menuangkan gagasan-gagasan ekonomi kepada para peserta ke dalam bentuk karya yaitu membuktikan betapa banyaknya peluang bagi para pemuda di Indonesia untuk dapat bersaing dalam menciptakan produk yang dapat menyaingi produk-produk dari Korea Selatan. Workshop terbagi dari tiga sumber yaitu dari Bapak Teuku Rezansyah sebagai seorang pengamat Hubungan Internasional, Bapak M. Badaruddin sebagai seorang Akedemisi, & Mr. Ali An Sun Geun sebagai CEO Ali & Ali Consulting. Para peserta sangat kondusif dalam mengikuti workshopini dengan banyaknya pertanyaan yang diberikan kepada para narasumber. Hal ini dapat dijadikan bukti bahwa anak-anak muda saaat ini sudah mulai tertarik dalam perkembangan ekonomi negara kita dan bagaimana terjalinya kerjasama ekonomi antar Indonesia dengan Korea Selatan.

    Berlanjut pada Talkshowdalam acara ini membahas tentang “Economic Diplomacy Between Indoesia - South Korea” dan “Young Entrepreneurs in Digital Era” dimana hal ini membahas, bagaimana Indonesia bisa mempelajari bagaimana untuk membuka usaha di Korea Selatan, sebagaiman Korea yang mampu membuka berbagai bentuk usaha yang ada di Indonesia. Pembahasan ini berfokus pada bidang perekonomian, baik Indonesia maupun Korea Selatan serta bagaimana pemuda bisa memanfaatkan peluang diera digital untuk membuka usaha. Diharapkan kegiatan ini dapat mengedukasi para pemuda mengenai hubungan diplomasi antara Indonesia dan Korea Selatan serta dapat membuka peluang usaha dalam hubungan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea di era digital ini.

     

    HMILPOL-UB merupakan organisasi mahasiswa Program Studi Ilmu Politik yang berbasis pengembangan profesi dan keilmuan. Untuk itu, dalam menjalankan fungsinya, HMILPOL-UB mengadakan berbagai macam acara dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas para mahasiswa di Program Studi Ilmu Politik, salah satunya yaitu acara International Day,yang pada tahun ini mengangkat tema South Korean Day.

     

  • Menyimak Kesuksesan Martha Tilaar Group dalam Memanfaatkan Momentum

    Senin (18/12/2017), Program Magister Manajemen Universitas Bakrie mengundang Kilala Tilaar, Creative and Innovation Director of Martha Tilaar Group untuk menjadi salah satu dosen tamu dalam acara sharing session yang dihadiri oleh Mahasiswa Program MM UB. Tema sharing session kali ini adalah Managing Innovation: Living in Uncertain Times.

  • Millenials and Business in the Digital Era

    Program Studi Manajemen Universitas Bakrie mengadakan Guest Lecture "Millennials and Business in the Digital Era" dengan mengundang David Burke, Managing Director PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) sebagai pembicara (5/10) di R. 1 dan 2 Universitas Bakrie.

  • Najib Riphat Kesoema: Hubungan Bilateral Indonesia-Australia

    Setelah dalam kurun waktu lima tahun terakhir hubungan antara Indonesia dan Australia sempat beberapa kali menegang akibat adanya konflik antara kedua negara dalam beberapa aspek yang berdampak pada sempat terputusnya hubungan kerjasama antara keduanya, namun nyatanya baik Australia maupun Indonesia saling membutuhkan satu sama lain. Hal ini pula lah yang diungkapkan oleh Najib Riphat Kesoema, Duta Besar Indonesia untuk Australia dan Vanuatu 2012-2017, pada Rabu (11/102017) dalam Diplomatic Stage yang diadakan oleh Departemen Ilmu Politik Universitas Bakrie yang membahas tentang tantangan dan peluang Politik Luar Negeri Indonesia terhadap Australia.

  • Ombudsman RI Menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Bakrie

    Jakarta (8/6)-Ketua Ombudsman RI Danang Girindra hadir di Universitas Bakrie dalam rangka penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama (MoU) antara Ombudsman RI dengan Universitas Bakrie

  • Ombudsman: Kita Harus Peka terhadap Kelambanan Pelayanan Publik

    Penyelesaian Laporan Hendra Nurtjahjo mengatakan generasi muda harus sadar terhadap setiap pelaksanaan pelayanan publik yang dilakukan pemerintah. Hal itu disampaikannya dalam talkshow bertajuk "Setiap Kita adalah Pejuang Pelayanan Publik" yang digelar di Universitas Bakrie, Jakarta, Sabtu (5/12/2015).

  • Peranan Media Sosial Bagi Corporate Communication di Era Digital

    Jakarta-(14/12) Agung Ari Wibowo sebagai narasumber guest lecture program studi Ilmu Komunikasi, memberikan pemaparan mengenai peranan media sosial bagi corporate communication. Mengingat saat ini masanya di era digital.

  • Peranan PT. WIKA dalam Industri Konstruksi di Indonesia

    Jakarta (6/11)-Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie mengadakan Guest Lecture dengan mengundang Direktur Human Capital, Property dan Pengembangan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Bapak Nur Al Fatah, bertempat di R.1-2 Bapak Nur bercerita tentang Peranan PT. WIKA dalam Industri Konstruksi di Indonesia.

  • Peresmian BI Corner dan Guest Lecture "Peran Bank Indonesia Dalam Sistem Keuangan Berbasis Digital”

    Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Dr. Dudi Rudianto, SE, M.Si. bersama-sama dengan Manajer Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan Hubungan Stakeholders Departemen Komunikasi Bank Indonesia R. Agus Trianto meresmikan BI Corner di Perpustakaan Universitas Bakrie, Kamis (23/3).

  • PILIH SENSASI ATAU HATI NURANI BERSAMA PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

    Senin, 11 Januari 2019. MeClub (Media Club) dari Program Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie mengadakan Guest LectureHello Netizen yang bertemakan “Key-Hole News”dengan menghadirkan perwakilan dari NET TV yakni Febry Arifmawan (Digital Content Producer NET TV) dan Anjana Demira (News Presenter NET TV).

    Pada Guest Lectureini ingin menyampaikan kepada mahasiswa bagaimana untuk menjadi jurnalis yang baik dan pandai untuk memilah konten yang ingin di programkan ke televisi. Banyaknya tantangan di era sekarang terutama berdampak pada dunia jurnalistik juga sangat mempengaruhi bangaimana konten berita yang ingin diangkat. Menurut Ferry Arifmawan, adanya konten-konten yang kurang untuk diliput seringkali menjadi hambatan, misalnya ada konten yang menyangkut privasi dan sekedar mengejar sensasi saja, lantas mengapa ini terjadi?

    Dengan adanya era media sosial seperti ini, sudah jelas susah untuk menghindari segala informasi, informasi datang tanpa di filter. Sehingga ini menjadi tantangan bagi jurnalistik, apakah jurnalistik akan memilih konten seperti itu atau memilih untuk membuat konten dan program dengan hati nurani dan ideal. Ferry menerangkan bahwa mahasiswa dapat aware dengan keadaan lain tidak hanya sekedar melihat berita yang cukup banyak beredar dan monoton. Di NET TV sendiri terlihat memang hampir seluruh program mengusahakan agar tetap stabil dan berusaha agar konten yang ditampilkan mempunya value baik itu kepada jurnalis atau masyarakat. Salah satu contoh konten menarik bagi Ferry yaitu mengangkat mengenai Human Interest, ia menganggap konten ini sangat memiliki emotional feeling bagi masyarakat serta dapat mengajak masyarakat untuk lebih peka selain keadaan sekitar. Sehingga kejelian melihat angle snagat mempengaruhi konten yang baik

    Pada sesi talkshow inipun Anjana Demira selaku News Presenter NET TV menerangkan kepada mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Bakrie bagaimana cara menjadi news presenting yang baik, bisa dilihat dari cara menyampaikan berita saat turun lapangan. Adanya skillberbicara di depan umum tentu menjadi syarat, namun bagaimana seorang news presenting mengambil sisi berita yang baik tentu lebih menjadikan seorang news presentingtersebut mempunyai valueyang tinggi. Menurutnya, sebagai jurnalis tantangan banyak, adanya perasaan ragu tentu sangat mendominasi, tapi seorang jurnalis harus sadar bahwa tidak semua yang diinginkan harus dituruti. Ini dapat menjadi pembelajaran serta bisa mendapatkan networkingyang bagus kedepannya.

  • Posisi dan Strategi Indonesia dalam Menghadapi Dinamika Ekonomi-Politik Global

    Jakarta (18/5)- Mengusung tema “Berlayar Mengarungi Ketidakpastian Global Krisis Ekonomi di Indonesia” Staf Khusus Wapres RI Bidang Ekonomi Wijayanto, MPP mengawali Kuliah Umum dengan mengulas sejarah perubahan wajah ekonomi atau pemetaan bergeser dari industrialis menjadi komoditas, ditandai dengan krisis moneter yang pada puncaknya tragedi 1998.