fbpx

mapres

  • Ajang Mapres Universitas Bakrie Berhadiah 45 Juta Rupiah, Pendaftaran Ditutup 28 April 2020

    Peluang untuk mengikuti ajang Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Universitas Bakrie masih terbuka hingga tanggal 28 April 2020. Kegiatan ini menawarkan total hadiah sebesar 45 Juta Rupiah bagi mahasiswa yang memiliki prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Setelah melengkapi proses administrasi, para peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu test Bahasa Inggris via online yang turut melibatkan para juri.

  • PEOPLE OF UBAKRIE "DHARMAN, MAHASISWA YANG MELAWAN SEGALA KETERBATASAN DENGAN PRESTASI"

    Mengenal Dharman, Mahasiswa yang Melawan segala keterbatasan dengan motivasi.

     

    Beberapa waktu yang lalu, kami ngobrol bareng Dharman, mahasiswa Ilmu Politik semester 7 dengan konsentrasi Hubungan Internasional yang telah meraih banyak prestasi selama tahun 2020 kemarin, baik yang berskala nasional maupun internasional.

    sebagai bentuk perkenalan yang lebih mendalam, kami pun mewawancarainya dengan berbagai pertanyaan dan berikut highlight dari jawaban-jawaban Dharman. Silakan membaca!

    Pengalaman berkuliah di U-Bakrie

    Hal yang paling berkesan buat saya adalah dapat merasakan 3 atmosfer kampus yang berbeda. Bakrie Tower dengan nuansa kantornya, Plaza Festival dengan nuansa mall-nya, serta Rasuna Office Park dengan nuansa apartemennya.

    Kuliah di jurusan dengan kurikulum hybrid bersama dosen-dosen yang merupakan praktisi di bidangnya juga adalah hal yang berkesan sekaligus membanggakan buat saya.

    Unit Kegiatan Mahasiswa di U-Bakrie menjadi bagian terpenting dari proses pengembangan diri saya hingga saat ini. Di sini adalah tempat saya bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang serta cerita dengan satu frekuensi, satu semangat, dan bermotivasi tinggi.

    Hal lain yang tidak kalah penting tentunya lingkungan U-Bakrie yang sangat strategis di segitiga emas ibukota, sehingga relasi dan berbagai kesempatan yang saya dapatkan jauh lebih luas dari yang pernah saya bayangkan.

     

    Pengalaman kompetisi paling berkesan

    Saya selalu mencoba untuk mengikuti berbagai macam kegiatan yang berdampak positif bagi perkembangan saya. Mulai dari kegiatan dan organisasi di internal atau eksternal kampus, hingga ikut kompetisi menulis essay dan lomba debat.

    Yang paling berkesan adalah ketika selama pandemi ini, justru hasil kompetisi yang saya dapatkan berbuah manis. Mulai dari menjadi perwakilan nasional pada NUDC 2020, juara 2 di KODE 2020, perwakilan Jawa ke tingkat nasional pada ISDC 2020, hingga berhasil melaju di beberapa lomba debat lainnya di tingkat internasional.

     

    Tentang melawan keterbatasan

    Saya datang dari latar belakang keluarga yang tidak begitu beruntung dalam hal kesempatan mengenyam pendidikan yang layak. Namun hal itu menjadi motivasi tersendiri untuk saya tetap maju di segala kondisi dan kesempatan.

    Saya sudah mulai aktif berkegiatan dan berorganisasi sejak SD, sudah mulai tinggal sendiri dan bekerja paruh waktu sejak SMP, dan mulai menjadi guru les privat sejak SMA. Hingga hari ini, semangat dan motivasi yang sama masih tetap menjadi alasan untuk saya tetap berjuang dan berproses.

     

    Mindset yang perlu diterapkan mahasiswa

    Saya selalu percaya bahwa segala sesuatu terjadi bukan tanpa alasan. Apapun itu, kita selalu bisa memberinya makna, baik hal yang positif maupun negatif. Semua tergantung bagaimana kita mempersepsikannya.

    Berpikiran terbuka, mau mencoba, mau dikritik, mau bangkit, dan terus berproses adalah mindset yang menurut saya sangat penting untuk dimiliki.

     

    Pesan untuk marooners

    Berhubung saat ini masih bulan pertama di tahun yang baru, tidak ada salahnya untuk menuliskan resolusi yang dibarengi dengan refleksi tentunya.

    Apapun mimpi yang saat ini sedang kita genggam, perjuangkan!

    Mau bertumbuh dan berkembang berarti harus mau mencoba, mau dibentuk, dan yang terpenting mau berproses.

    Semoga tahun ini membawa kebaikan untuk kita semua. Dan untuk Universitas Bakrie tercinta, semoga terus menjadi wadah yang baik dan berkualitas untuk mewujudkan cita-cita setiap individu di dalamnya.

    Teruslah berinovasi dan memberi kesempatan yang luas serta inklusif kepada seluruh mahasiswa agar dapat berkembang dan menjadi kebanggaan Universitas Bakrie di masa yang akan datang.

  • PEOPLE OF UBAKRIE "RONALDI SILALAHI, MAHASISWA PERAIH BANYAK PRESTASI"

    Mengenal Ronaldi Silalahi, Mahasiswa U-Bakrie Yang Hobi Mengukir Prestasi

    Beberapa waktu yang lalu, kami berbincang bersama Ronaldi Silalahi, mahasiswa Ilmu Politik U-Bakrie angkatan 2019 dengan konsentrasi Hubungan Internasional yang telah menorehkan begitu banyak prestasi, baik dari sisi akademis maupun non-akademis.

    Prestasi terbaru Ronaldi adalah terpilih sebagai delegasi Indonesia untuk Harvard College Project for Asian and International Relations (HPAIR) 2021.

    Demi mengenal Ronaldi lebih dekat, kami pun mewawancarainya dengan berbagai pertanyaan dan berikut highlight dari jawaban-jawaban Ronaldi. Silakan membaca!

     

    Tentang pengalaman berkuliah di U-Bakrie

    Buat aku, kuliah di Universitas Bakrie itu sebuah kesempatan emas yang mungkin ga bisa aku dapetin jika kuliah di kampus lain. Aku merasa beruntung bisa diajar oleh banyak dosen yang merupakan seorang praktisi di bidangnya serta sangat perfeksionis sehingga membuat para mahasiswa menjadi sangat aktif, kreatif, dan selalu berpikir kritis.

    Di samping itu, aku dan teman-teman juga sangat dengan para dosen. Aku juga nyaman belajar di sini karena fasilitasnya lengkap dan sangat bersih.

     

    Pengalaman kompetisi paling berkesan

    Ada begitu banyak lomba yang udah aku ikuti selama kuliah di Universitas Bakrie, mulai dari Model United Nations (MUN), Model Asean Meeting (MAM), Olimpiade, konferensi internasional, hingga banyak kegiatan volunteer lainnya.

    Buat aku, yang paling berkesan adalah ketika aku dipilih sebagai salah satu delegasi Indonesia dalam Model Asean Meeting (MAM) yang diselenggarakan oleh Cambodia.

    Awalnya aku insecure karena baru pertama kali ikutan ajang ini, namun aku tetap berusaha untuk percaya diri kalau aku pasti bisa asalkan mau belajar dengan serius. Di sini aku jadi mengerti bagaimana pengambilan keputusan di tingkat ASEAN yang tentunya berbeda dengan PBB.

     

    Tentang menghadapi kegagalan

    Banyak proses yang aku lalui, kadang berhasil dan kadang gagal juga. Tapi satu hal yang membuat aku bangkit lagi ketika gagal adalah "mimpi".

    Meraih mimpi itu tidak ada yang instan. Aku selalu mengingat bahwa aku masih punya orang tua yang selalu berjuang memberikan yang terbaik untuk aku, maka yang harus aku lakukan adalah memberikan yang terbaik juga untuk mereka lewat prestasi yang aku raih.

    Despite its downside, I couldn't stop being grateful for what I over in the past.

     

    Tips untuk terus mengembangkan diri

    Aku sangat suka dengan akademik dan non-akademik. Aku selalu berusaha menyeimbangkan kemampuan aku untuk akademik dan non-akademik karena aku percaya hal tersebut bisa menjadi modal bagiku untuk masa depanku.

    Aku berusaha untuk selalu aktif, kritis, bertanggung jawab, dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

     

    Harapan untuk U-Bakrie ke depannya

    Aku berharap semoga U-Bakrie bisa terus memberikan yang terbaik untuk negeri ini melalui berbagai pencapaian baik di tingkat nasional dan internasional.

    Aku bangga menjadi bagian dari U-Bakrie dan aku mencintai U-Bakrie seperti aku mencintai diriku sendiri.

     

  • SELAMAT BAGI PARA PEMENANG MAHASISWA BERPRESTASI UNIVERSITAS BAKRIE 2020!

    Final Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie tahun 2020 telah berlangsung pada tanggal 17 Mei 2020. Para peserta yang berhasil masuk ke babak final berhasil menggeser sekitar 50 pendaftar pada tahapan registrasi, lalu disaring menjadi 16 besar untuk mengikuti test TOEFL serta wawancara Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Bakrie Language Solution (BLS) serta test kepribadian dan wawasan dengan Unit Sumber Daya Manusia Universitas Bakrie yang menyisakan sebanyak 8 kandidat dari Jurusan Akuntansi, Ilmu Politik & Hubungan Internasional, Teknik Industri, Teknik Sipil, Ilmu & Teknologi Pangan, dan Ilmu Komunikasi untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

    Para kandidat pun mendapatkan challenge untuk membuat serta mempresentasikan Karya Kreatifnya melalui sosial media Instagram yang kemudian dijabarkan secara mendetail dalam diskusi panel didepan dewan juri pada tahapan final. Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui Zoom Universitas Bakrie dan juga disiarkan secara langsung melalui Youtube. Jajaran Universitas Bakrie turut hadir untuk menyemangati, diantaranya ialah Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia_Alisjahbana M. Sc., Ph. D, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, para Ketua Program Studi, Dosen, hingga mahasiswa Universitas Bakrie. Final Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie tahun 2020 berlangsung seru dan menegangkan. Masing-masing kandidat mampu menjawab pertanyaan para juri dengan baik, dan para pendukung dari setiap Program Studi saling berbalas komentar via live chat untuk mendukung jagoannya.

    Setelah melewati serangkaian seleksi yang ketat, pemenang Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie 2020 pun diumumkan, dan nama-nama berikut keluar sebagai pemenangnya:
    Juara 1 Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS): Shofiyah Hadi, Akuntansi
    Juara 2 Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS): Maulana Wiga, Ilmu Politik
    Juara 1 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK): Retno Hartika Putri, Teknik Industri
    Juara 2 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK): M Panatagama Syahid, Teknik Sipil
    Juara Favorite 1: Raudia Tuzzah, Ilmu dan Teknologi Pangan
    Juara Favorite 2: Sharon Aulia Azhari, Ilmu Komunikasi

    Kabiro Kemahasiswaan Universitas Bakrie, Dr. Aryo S. Eddyono mengatakan bahwa juri juga telah memutuskan yang akan mewakili Universitas Bakrie dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional 2020 adalah Shofiah Hady dari Prodi Akuntansi. Pendaftarannya akan ditutup pada awal Juni mendatang.

    "Kita akan mempersiapkan wakil kita agar bisa bersaing dengan perwakilan kampus lainnya. Persiapan meliputi berbagai aspek baik personal maupun substansi," ujarnya.

    Aryo mengundang mahasiswa angkatan 2018 agar bersiap untuk mengikuti ajang Mapres 2021. Jika ingin menang, tambahnya, mahasiswa tak boleh hanya memiliki IPK tinggi, tetapi juga harus memiliki pengalaman organisasi dan memenangkan berbagai kompetisi.

  • SELAMAT BAGI PARA PEMENANG MAHASISWA BERPRESTASI UNIVERSITAS BAKRIE 2020!

    Final Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie tahun 2020 telah berlangsung pada tanggal 17 Mei 2020. Para peserta yang berhasil masuk ke babak final berhasil menggeser sekitar 50 pendaftar pada tahapan registrasi, lalu disaring menjadi 16 besar untuk mengikuti test TOEFL serta wawancara Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Bakrie Language Solution (BLS) serta test kepribadian dan wawasan dengan Unit Sumber Daya Manusia Universitas Bakrie yang menyisakan sebanyak 8 kandidat dari Jurusan Akuntansi, Ilmu Politik & Hubungan Internasional, Teknik Industri, Teknik Sipil, Ilmu & Teknologi Pangan, dan Ilmu Komunikasi untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

    Para kandidat pun mendapatkan challenge untuk membuat serta mempresentasikan Karya Kreatifnya melalui sosial media Instagram yang kemudian dijabarkan secara mendetail dalam diskusi panel didepan dewan juri pada tahapan final. Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui Zoom Universitas Bakrie dan juga disiarkan secara langsung melalui Youtube. Jajaran Universitas Bakrie turut hadir untuk menyemangati, diantaranya ialah Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia_Alisjahbana M. Sc., Ph. D, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, para Ketua Program Studi, Dosen, hingga mahasiswa Universitas Bakrie. Final Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie tahun 2020 berlangsung seru dan menegangkan. Masing-masing kandidat mampu menjawab pertanyaan para juri dengan baik, dan para pendukung dari setiap Program Studi saling berbalas komentar via live chat untuk mendukung jagoannya.

    Setelah melewati serangkaian seleksi yang ketat, pemenang Mahasiswa Berprestasi Universitas Bakrie 2020 pun diumumkan, dan nama-nama berikut keluar sebagai pemenangnya:
    Juara 1 Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS): Shofiyah Hadi, Akuntansi
    Juara 2 Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS): Maulana Wiga, Ilmu Politik
    Juara 1 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK): Retno Hartika Putri, Teknik Industri
    Juara 2 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK): M Panatagama Syahid, Teknik Sipil
    Juara Favorite 1: Raudia Tuzzah, Ilmu dan Teknologi Pangan
    Juara Favorite 2: Sharon Aulia Azhari, Ilmu Komunikasi

    Kabiro Kemahasiswaan Universitas Bakrie, Dr. Aryo S. Eddyono mengatakan bahwa juri juga telah memutuskan yang akan mewakili Universitas Bakrie dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional 2020 adalah Shofiah Hady dari Prodi Akuntansi. Pendaftarannya akan ditutup pada awal Juni mendatang.

    "Kita akan mempersiapkan wakil kita agar bisa bersaing dengan perwakilan kampus lainnya. Persiapan meliputi berbagai aspek baik personal maupun substansi," ujarnya.

    Aryo mengundang mahasiswa angkatan 2018 agar bersiap untuk mengikuti ajang Mapres 2021. Jika ingin menang, tambahnya, mahasiswa tak boleh hanya memiliki IPK tinggi, tetapi juga harus memiliki pengalaman organisasi dan memenangkan berbagai kompetisi.