fbpx

newsUB

  • ARB: “Karya Anak Bangsa Bidang Inovasi Teknologi Meningkatkan Investor”

    Keberhasilan Gojek yang dipimpin oleh anak Indonesia, yang baru saja menerima Bakrie Award 2017, patut menjadi perhatian bagi Universitas dalam pengembangan kurikulum dan bekal pendidikan kepada mahasiswanya.

  • Pelatihan Jarak Jauh Bidang Konstruksi (PJJBK)

    Jakarta -  Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Universitas Bakrie (UB) diarahkan untuk memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memumpuni saat memasuki dunia kerja. Untuk mendukung hal tersebut, mahasiswa dibekali Program Pelatihan Jarak Jauh Bidang Konstruksi (PJJBK) oleh Cakra Nagara, DT., MT., ME. di ruang 1 dan 2 Universitas Bakrie. (08/06)

  • "BNN Goes to Universitas Bakrie: Inovatif, Kreatif tanpa Narkoba".

    "Penyalahgunaan Narkoba oleh generasi muda akan merusak karakter bangsa yang perlahan-lahan akan mengancam eksistensi bangsa Indonesia" ujar Drs. Suprayitno, SH, Direktur Diseminasi Informasi BNN dalam paparannya di acara "BNN Goes to Campus: Inovatif, Kreatif tanpa Narkoba" di Universitas Bakrie (25/9). 

  • "Build Indonesia Through SMEs E-Commerce”

    Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Universitas Bakrie mengadakan Talkshow Technopreneur "Build Indonesia Through SMEs E-Commerce" di Ruang 1 dan 2 Universitas Bakrie (16/3).

  • "Save The Lights Out" Bersama HMILKOM-UB

    Jakarta 30/5/2017 – Tak terasa Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie HMILKOM-UB telah menjalakan tugasnya selama satu periode 2016-2017. Organisasi mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi yang diketuai oleh Theo Gozana ini Senin (29/5/2017) menyelenggarakan program kerja terakhirnya yaitu Close House, dengan tema Save The Lights Up.

  • "Social Media" Sebagai Media Pengenalan HMTIF-UB

    Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Bakrie (HMTIF-UB) telah berhasil melaksanakan Open House pada Kamis (19/10/17) di Ruang 13 Universitas Bakrie. Open House ini diadakan dengan bertujuan untuk memperkenalkan kepengurusan HMTIF-UB periode 2017/2018, serta memberitahukan program kerja apa saja yang akan dilakukan HMTIF-UB selama satu periode kedepan kepada Keluarga Mahasiswa Universitas Bakrie terutama mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bakrie.

  • “Peran Universitas Menyiapkan Smart People, Mendukung Smart City Menuju Smart Nation”

    Acara Guest Lecture & Sharing Session Program Studi Magister Manajemen (MM) atau dikenal dengan CEO’s Talk di lingkungan Universitas Bakrie kali ini menghadirkan Garuda Sugardo (Executive Team WANTIKNAS/ National ICT Council) dengan tema kuliah “Peran Universitas Menyiapkan Smart People, Mendukung Smart City Menuju Smart Nation” di Ruang 8 Universitas Bakrie (3/1). 

  • “Workshop Refresh Metodologi Penelitian; From Research to International Publication“

    Selama dua hari, pada Senin, 23 Oktober 2017 hingga Selasa, 24 Oktober 2017, dosen-dosen tetap dari lingkungan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie mengikuti Workshop Refresh Metodologi Penelitian; From Research to International Publication“.

  • 10 things you should know on road construction process

    Pada tanggal 1 November 2016, bertempat di Ruang Rapat PPHUI Universitas Bakrie diadakan Guest Lecture oleh Bapak Pandit Pranggana, S.T., M.Sc. selaku Project Supervisor untuk Road Rerouting Project PT. Donggi Senoro LNG (DSLNG) di Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah dengan tema “10 things you should know on road construction process”.

  • 5 Tips Jadi Mahasiswa Akuntansi Berprestasi ala Brili

    Setiap mahasiswa di dunia ini memiliki hak yang sama untuk menjadi mahasiswa berprestasi. Bukan hanya Brili, tapi kamu juga bisa. Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bisa mengharumkan nama almamater dan keluarga. Seperti yang telah Brili ukir saat saat berkuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Bakrie.

  • Accounting Fair UB 2016 "The Role of Forensic Accountant in Improving Indonesia Corporate Governance"

    Acara ini adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Bakrie guna untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa-mahasiswi akuntansi se-Indonesia. Accounting Fair UB diselenggarakan untuk ke-enam kalinya tahun ini dengan mengangkat tema “The Role of Forensic Accountant in Improving Indonesia Corporate Governance”. Tema ini diangkat berlatarbelakangi kurangnya Akuntan Forensik yang ada di Indonesia dan juga pengetahuan dan minat dari mahasiswa-mahasiswi akuntansi akan akuntan forensik.

  • AdBrandClub Talks About Branding With Subiakto Priosoedarsono

    “Membuat brand bukan sekedar butuh kreativitas, brand itu ikatan emosi. Ikatan emosi tertinggi adalah cinta. Siapapun yang pernah jatuh cinta bisa membuat brand.” tutur pakar branding Subiakto Priosoedarsono, yang akrab disapa Pak Bi kepada peserta Brandstorming Vol 1 di Ruang 1 dan 2 Universitas Bakrie (28/3).

  • Ajak Bijak Menggunakan Gadget, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie Gelar Event di Warunk Upnormal

    Sejumlah mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie menyelenggarakan event yang bernama #letakkangadgetmu di Warunk Upnormal Tebet. Dengan mengangkat tema “Share Happiness”, event ini bertujuan agar orang dapat lebih bijak menggunakan gadget sehingga lebih peka dengan lingkungan sekitarnya. Event ini sukses digelar selama dua hari yaitu pada 7-8 Desember 2017 dengan banyak peminat.

  • AKTIF DI FORUM REKTOR INDONESIA, REKTOR UNIVERSITAS BAKRIE DIUNDANG AUDIENSI DENGAN NADIEM MAKARIM

    Aktif di Forum Rektor Indonesia (FRI), Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D turut diundang bersama 23 Rektor Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia,  untuk melakukan audiensi dengan Mendikbud Nadiem Makarim di Kantor Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta (20/11).

  • Alokasi Dana Riset Perguruan Tinggi 2018 Rp 1,29 Triliun, Universitas Bakrie Mendapatkan Hibah untuk 22 Penelitian

    Kementrian Riset Teknologi , dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) mengalokasikan dana riset perguruan tinggi sebesar Rp 1,29 triliun di tahun 2018, meningkat 22% bila dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 1,03 triliun. Sebanyak 22 proposal penelitian yang diajukan oleh Universitas Bakrie telah lolos seleksi dan mendapatkan hibah Dikti.

  • Alumni Mahasiswa Manajamen Universitas Bakrie Kembali ke Kampus sebagai Narasumber

    Jakarta (31/03)- Alumni mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Bakrie kembali ke kampus untuk berbagi ilmu sebagai marketer handal. Pengalaman Chaerun Nisa Putri di bidang marketing dihadirkan sebagai narasumber dalam kegiatan Talk alumni series. Saat ini, Ninis sapaan akrabnya memiliki posisi Brand Manager di Cetaphil Indonesia.

  • ALUMNI TALK SERIES: ALUMNI PRODI MANAJEMEN SHARING HOW TO BE CREATIVE IN DIGITAL ERA

    Dalam menyongsong era industri digital, Prodi Manajemen Universitas Bakrie bertransformasi baik dari segi kurikulum dan metode pembelajaran, membawa perubahan bagi mahasiswa yang kelak outputnya berorientasi masa depan dan cerdas secara digital, salah satunya dengan mengadakan sharing session dengan mengundang alumni-alumni dari Prodi Manajemen yang sudah menjadi praktisi di dunia digital.

  • Andakara Prastawa Berperan Penting dalam Torehan Membanggakan Timnas Putra ASEAN University Games 2016 di Singapura

    Point guard Indonesia Andakara Prastawa beraksi pada final basket putra dalam ASEAN University Games (AUG) 2016 di Singapura.

  • Andrew, Political Science Students Who Get Covered by Forbes

    Andrew Citra Prasatya lulus dari Program Studi Ilmu Politik Universitas Bakrie pada tahun 2015 dengan IPK 3,79. Saat ini Andrew menjabat sebagai Senior Content Marketer di perusahaan start up asal Malaysia, iPrice Group yang merupakan online shopping yang baru saja mendapatkan kucuran dana senilai 550 ribu dolar Amerika dari Asia Venture Group (AVG) untuk menjadi destinasi belanja online terbesar di Asia Tenggara.

  • Anindya: RI Contoh yang Baik untuk Pertumbuhan, Modernisasi, dan Inklusifitas

    BEIJING - Indonesia tengah bergeliat menjadi kekuatan ekonomi dan kreatif baru. Di tengah ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China, Indonesia pun bisa menjadi jembatan dan penyeimbang bagi stabilitas ekonomi dunia.

    Demikian disampaikan Ketua APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia Anindya Bakrie, saat tampil sebagai pembicara dalam konferensi internasional TED Talk Conference di Tsinghua University, Beijing, China, Minggu sore 13 Januari 2019.

    Ajang ini dihadiri ribuan pelaku industri teknologi, desain, ekonomi dan kreatif terkemuka dari penjuru dunia.  "Tadi saya mengenalkan Indonesia sebagai contoh yang baik untuk growth, modernization, dan inclusivity. Juga kemajuan-kemajuan yang dicapai Indonesia di berbagai bidang," kata Anindya. Pimpinan Kelompok Usaha Bakrie ini di hadapan publik China juga menekankan posisi Indonesia yang tidak memihak ke China maupun Amerika Serikat, namum bisa menjadi penengah dan jembatan keduanya.

    "Di saat ada ketegangan antara dua raksasa dunia: China dan AS, Indonesia bisa menjadi jembatan dan mediator antara keduanya, paling tidak di Asia," lanjut Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu. Apalagi posisi Indonesia di dunia juga kian penting. Menurut Mc Kinsey Global Institute saat ini Indonesia merupakan kekuatan ekonomi no 16 di dunia, dan tahun 2030 nanti diprediksi akan menjadi nomor tujuh.

    Anindya juga menyebut keramahan warganya sebagai nilai positif Indonesia. Putra Aburizal Bakrie ini juga menyebut makanan Indonesia tidak kalah enak dengan makanan China yang dikenal dunia. Dia mengambil rendang sebagai contohnya. “Kalau Chinese Food dikenal sebagai makanan enak dunia, Indonesian Food juga tidak kalah. Rendang ini bahkan dinobatkan sebagai “the most delicious food in the world” oleh CNN," lanjutnya.

    Untuk soal bisnis, Anindya mengambil contoh kelompok usahanya yaitu Kelompok Usaha Bakrie. Di hadapan forum yang juga dihadiri para pengusaha itu, Anin memperkenalkan Bakrie sebagai salah satu grup usaha tertua di Indonesia.

    “Tahun ini kami berusia 77 tahun, menjadi proxy ekonomi Indonesia dan turut serta dalam pembangunan Indonesia” paparnya.

    Anindya juga menyinggung soal pariwisata yang menjadi andalan Indonesia. Dia mengatakan soal ini sudah pasti Indonesia tidak kalah dengan bangsa lain. “Tak hanya Bali, kita juga punya Raja Ampat, “10 Bali Baru” dan ribuan destinasi wisata lainnya,” ujarnya. “Saya bangga jadi orang Indonesia dan memperkenalkan Indonesia yang luar biasa," katanya.