fbpx

Prestasi

  • Dosen Universitas Bakrie, Ardiansyah Ph.D Dinobatkan Menjadi Juara Pertama Dosen Berprestasi di Wilayah Kopertis III

    Jakarta (10/12)- Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Ardiansyah, Ph.D meraih predikat juara pertama Dosen Berprestasi di tingkat Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah III (Kopertis III).

  • Ketua Prodi ITP Menangi Hibah Kompetitif dari International Diabetes Federation

    Sebuah kabar gembira datang ke kotak masuk milik Ketua Prodi ITP pada 5 Agustus lalu. Aplikasi hibah kompetitif yang diajukan oleh Ketua Prodi ITP, telah mendapat persetujuan oleh International Diabetes Federation (IDF) yang berkantor pusat di Brussels, Belgia. Hibah tersebut merupakan pembiayaan penuh untuk menghadiri program World Diabetes Congress yang akan diselenggarakan di Melbourne, Australia pada 2-6 Desember 2013.

  • Peranan Susu Kambing sebagai Komoditas dalam Ketahanan Pangan

    Salah satu dosen Prodi ITP (Ibu Laras Cempaka) turut berpartisipasi aktif dalam sebuah seminar internasional bertajuk “The 2nd Asian-Australasian Dairy Goat Conference (AADGC)”. Berikut ini adalah ringkasan kegiatannya.

  • Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D Menjadi Penguji Eksternal untuk Sidang Promosi Doktor di Unhas dan Berbagi Pengalaman di Unibos 45

    Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D bersama dengan Dewan Guru Besar  Universitas Hasanuddin sebelum menguji program Doktor

  • 5 Tips Jadi Mahasiswa Akuntansi Berprestasi ala Brili

    Setiap mahasiswa di dunia ini memiliki hak yang sama untuk menjadi mahasiswa berprestasi. Bukan hanya Brili, tapi kamu juga bisa. Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bisa mengharumkan nama almamater dan keluarga. Seperti yang telah Brili ukir saat saat berkuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Bakrie.

  • Ajang Mapres Universitas Bakrie Berhadiah 45 Juta Rupiah, Pendaftaran Ditutup 28 April 2020

    Peluang untuk mengikuti ajang Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Universitas Bakrie masih terbuka hingga tanggal 28 April 2020. Kegiatan ini menawarkan total hadiah sebesar 45 Juta Rupiah bagi mahasiswa yang memiliki prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Setelah melengkapi proses administrasi, para peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu test Bahasa Inggris via online yang turut melibatkan para juri.

  • Alfian as Best Delegate of Jakarta Model United Nations 2014

    Jakarta (23/6) Jakarta Model United Nations 2014 mengadakan acara untuk keempat kalinya yang diselenggarakan oleh Universitas Siswa Bangsa International.

  • Alokasi Dana Riset Perguruan Tinggi 2018 Rp 1,29 Triliun, Universitas Bakrie Mendapatkan Hibah untuk 22 Penelitian

    Kementrian Riset Teknologi , dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) mengalokasikan dana riset perguruan tinggi sebesar Rp 1,29 triliun di tahun 2018, meningkat 22% bila dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 1,03 triliun. Sebanyak 22 proposal penelitian yang diajukan oleh Universitas Bakrie telah lolos seleksi dan mendapatkan hibah Dikti.

  • Andakara Prastawa Berperan Penting dalam Torehan Membanggakan Timnas Putra ASEAN University Games 2016 di Singapura

    Point guard Indonesia Andakara Prastawa beraksi pada final basket putra dalam ASEAN University Games (AUG) 2016 di Singapura.

  • Andrew, Political Science Students Who Get Covered by Forbes

    Andrew Citra Prasatya lulus dari Program Studi Ilmu Politik Universitas Bakrie pada tahun 2015 dengan IPK 3,79. Saat ini Andrew menjabat sebagai Senior Content Marketer di perusahaan start up asal Malaysia, iPrice Group yang merupakan online shopping yang baru saja mendapatkan kucuran dana senilai 550 ribu dolar Amerika dari Asia Venture Group (AVG) untuk menjadi destinasi belanja online terbesar di Asia Tenggara.

  • Annisa Vinny, 2nd Winner of P&G ASEAN BUSINESS CHALLENGE 2014

    Jakarta (25/4)- Annisa Vini Cahyati, mahasiswi Universitas Bakrie dari Program Studi Manajemen, angkatan 2011 dan timnya menjadi pemenang kedua dalam kompetisi yang diadakan oleh Procter & Gamble (P&G), yaitu P&G ASEAN Business Challenge (ABC) 2014 tingkat Nasional.

  • Arta Sasmita: Inisiator dan Ketua Pelaksana Program Masyarakat Nabung Saham

    Arta Sasmita (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Bakrie, 2013) terpilih menjadi Ketua Program MNS (Masyarakat Nabung Saham) di Kabupaten Lombok Utara. Gagasan program ini berasal dari Arta dan mendapat dukungan penuh dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Arta merupakan satu satunya mahasiswa, dari tim yang beranggotakan para pejabat dari BEI. Program ini telah berjalan sejak Bulan Juli lalu di Lombok Tengah dan akan terus berlanjut ke seluruh wilayah di Indonesia.

  • ASEAN YOUTH LEADERS CAMP 2014

    Saya sangat gembira disaat menerima pemeberitahuan bahwa saya terpilih untuk menghadiri kegiatan ASEAN Youth Leaders Camp 2014 di Thailand. Terpilihnya saya untuk mengikuti program tersebut tidak lain dan tidak bukan juga dikarenakan dukungan yang nyata dari dosen-dosen Ilmu Politik dan juga Universitas Bakrie secara umumnya. Tanpa dukungan berupa bantuan nasihat serta bantuan rekomendasi dari dosen-dosen terkait, saya tidak yakin dapat menghadiri program tersebut.

  • Bepahkupi Kembali Berekspansi!

    Bepahkupi seakan tidak kenal lelah untuk memperkuat bisnisnya. Startup yang memiliki visi untuk mendorong kopi Indonesia menjadi pemimpin pada kancah Internasional ini baru saja melakukan ekspansi ke daerah Jawa Tengah. Beberapa waktu lalu, team Bepahkupi didampingi olehKementrian Pertanian Indonesia dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengahmelakukan kunjungan ke Kabupaten Semarang, Kabupaten Pati dan Kabupaten Temanggung. Kegiatan tersebut didasari dengan rencana pembangunanBepah Support Center (BSC) sekaligus mengobservasi kualitas serta kesiapan produksi Petani disana. Maulana Wiga, CEO Bepahkupi mengatakan “ekspansi ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi petani kopi yang terhalang pendistribusian kopinya dikarenakan pandemi”. Selain itu team Bepahkupi juga berharap bahwa Jawa Tengah menjadi langkah strategik untuk melebarkan bisnis di pulau Jawa.

  • BEPAHKUPI KEMBALI BERPRESTASI PADA FINAL PODIUM COMPETITION

    Bepahkupi kembali mengharumkan nama Universitas Bakrie dengan model bisnisnya yang mampu mendorong kesejahteraan petani kopi Indonesia pada tingkat nasional. Kali ini Bepahkupi meraih juara kedua pada final Podium Competition yang diselenggarakan oleh brand Karomah, Mudji, dan gabungan Pengusaha di Indonesia.

  • BEPAHKUPI KEMBALI DAPATKAN HIBAH $6,500 DARI AMAZON

    Bepahkupi rintisan mahasiswa Universitas Bakrie kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Startup Kopi Gayo ini berhasil mendapatkan kucuran hibah 6,500.00 USD dari Amazon, Amerika Serikat yang diberikan melalui perwakilan AWS Indonesia. Amazon melihat Bepahkupi memiliki misi sosial dan komitmen untuk selalu membangun ekosistem pertanian kopi Indonesia.

    Dana hibah ini bertujuan untuk mendukung Bepahkupi dalam mengembangkan ekosistem teknologi, keamanan, website-Mobile App, pembayaran, hingga layanan keuangan Bepahkupi. Dana diberikan untuk mendukung startup Bepahkupi dalam melanjutkan visi dan misinya yang menjunjung tinggi nilai-nilai social impact hingga bersaing dalam skala global.

    Maulana Wiga, CEO Bepahkupi menuturkan bahwa pandemi Covid-19 ini juga tidak menutup kemungkinan terjadinya krisis pada sektor kopi. "Kita juga merasakan dampak dari pandemi Corona ini. Kami mengalami masalah dalam distribusi. Kami juga kasihan dengan petani kopi," jelasnya. Oleh karena itu, Bepahkupi selalu siaga untuk melakukan inovasi agar senantiasa memberikan solusi terbaik kepada petani kopi Indonesia sehingga dapat kembali menjalankan bisnis secara normal setelah pandemi ini selesai.

     

  • BEPAHKUPI KEMBALI DAPATKAN HIBAH $6,500 DARI AMAZON

    Bepahkupi rintisan mahasiswa Universitas Bakrie kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Startup Kopi Gayo ini berhasil mendapatkan kucuran hibah 6,500.00 USD dari Amazon, Amerika Serikat yang diberikan melalui perwakilan AWS Indonesia. Amazon melihat Bepahkupi memiliki misi sosial dan komitmen untuk selalu membangun ekosistem pertanian kopi Indonesia.

    Dana hibah ini bertujuan untuk mendukung Bepahkupi dalam mengembangkan ekosistem teknologi, keamanan, website-Mobile App, pembayaran, hingga layanan keuangan Bepahkupi. Dana diberikan untuk mendukung startup Bepahkupi dalam melanjutkan visi dan misinya yang menjunjung tinggi nilai-nilai social impact hingga bersaing dalam skala global.

    Maulana Wiga, CEO Bepahkupi menuturkan bahwa pandemi Covid-19 ini juga tidak menutup kemungkinan terjadinya krisis pada sektor kopi. "Kita juga merasakan dampak dari pandemi Corona ini. Kami mengalami masalah dalam distribusi. Kami juga kasihan dengan petani kopi," jelasnya. Oleh karena itu, Bepahkupi selalu siaga untuk melakukan inovasi agar senantiasa memberikan solusi terbaik kepada petani kopi Indonesia sehingga dapat kembali menjalankan bisnis secara normal setelah pandemi ini selesai.

     

  • BEPAHKUPI KEMBALI DAPATKAN HIBAH $6,500 DARI AMAZON

    Bepahkupi rintisan mahasiswa Universitas Bakrie kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Startup Kopi Gayo ini berhasil mendapatkan kucuran hibah 6,500.00 USD dari Amazon, Amerika Serikat yang diberikan melalui perwakilan AWS Indonesia. Amazon melihat Bepahkupi memiliki misi sosial dan komitmen untuk selalu membangun ekosistem pertanian kopi Indonesia.

  • Bepahkupi Wakili indonesia di Perhelatan Hannover Messe Germany 2021

    Bepahkupi, startup besutan mahasiswa Universitas Bakrie akan mewakili Indonesia pada ajang Hannover Messe Germany 2021 pada 12 – 16 April 2021. Pameran dagang dunia ini pertama kali dimulai pada tahun 1947 dengan fokus pada isu teknologi, industri manufaktur, hingga penerapan teknologi pada revolusi 4.0 ini akan diselenggarakan secara digital melalui platform online yang ditampilkan dalam waktu dekat oleh Deutsche Messe AG, selaku pihak penyelenggara.

     

    Hannover Messe Germany 2021 menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di ASEAN yang menjadi Official Partner Countrydengan mengusung tema Making Indonesia 4.0 dan tagline Connect to Accelerate. Patisipasi Bepahkupi menjadi salah satu Startup Indonesia yang akan tampil pada perhelatan ini tidak terlepas dari dukungan Kementerian Perindustrian. Nantinya, team Bepahkupi akan mempresentasikan aplikasi dengan teknologi yang dapat mendukung kesejahteraan petani kopi di Indonesia serta mempromosikan keunikan kopi dalam negeri pada pasar global. Maulana Wiga, CEO Bepahkupi mengatakan bahwa peluang ini merupakan momentum yang luar biasa. Berbagai usaha telah ditempuh Bepahkupi demi menunjukkan eksistensi startup Indonesia pada ajang tersebut, salah satunya dengan melakukan pembaruan dan inovasi terhadap fitur aplikasi Bepahkupi.

     

    Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa pameran ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk mewujudkan visi industri nasional. “partisipasi Indonesia pada Hannover Messe diharapkan menjadi ajang yang positif untuk startup Indonesia dalam melakukan benchmarking pada teknologi industri 4.0, serta mampu membidik investasi potensial ke negara ini”.

  • BEPAHKUPI: STARTUP MAHASISWA U-BAKRIE MENJADI PARTNER TELKOM INDONESIA

    Setelah melewati tahapan on desk selection hingga pitching dihadapan dewan juri, Bepahkupi berhasil mendapatkan dana investasi serta menjadi partner resmi Telkom Indonesia melalui Indigo Creative Nation.