prodi

  • Belajar Mengelola Perusahaan Yang Baik di Indonesia Bersama Yayasan Pendidikan Bakrie

    Jakarta, 22 November 2018. Telah diadakan guest lectureoleh Program Studi Manajemen Universitas Bakrie dengan tema “Current Practice Good Corporate Governancedi Indonesia” dengan menghadirkan pembicara dari Perwakilan Yayasan Pendidikan Bakrie, Krisnaraga Syarfuan.  Guest Lectureini

  • JADILAH JURNALIS INDEPENDEN! BEKAL KBR UNTUK GENERASI MASA KINI

    Jakarta – Peminatan Jurnalistik Multimedia merupakan peminatan yang fokus pada bagaimana informasi dikelola media, digikan kepada masyarakat dan dikonsumsi masyarakat. Banyaknya informasi yang beredar dari banyak media online saat ini, menjadikan informasi seolah serba mudah didapat. Namun banyak pihak tidak resmi yang menjadikan dirinya sebagai penyebar informasi tanpa membawa bendera media. Memahami bagaimana informasi dikelola oleh media, mata kuliah Siaran Berita di Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi melakukan kunjungan ke Kantor Berita Radio (KBR) pada 28 November 2018 lalu.

    Media yang berlokasi di De Ritz Building lantai dua, Menteng, Jakarta Pusat ini adalah penyedia konten berita berbasis jurnalisme independen yang berdiri sejak 1999. KBR mengudara ke lebih 600 radio di seluruh Indonesia di 34 propinsi, menggunakan program-program berita dan informasi dari KBR (KBR.id). Masyarakat bisa mengakses berita KBR melalui radio-radio lokal dari Aceh hingga Papua, dan hampir merata di seluruh kota dan kabupaten di Nusantara.

    Dalam kesempatan kali ini, mahasiswa dijelaskan bagaimana sejarah didirikannya KBR hingga program-program yang ada di KBR. Mahasiwa juga berkeliling studio siaran, hingga perkenalan Newsroom dan Studio Produksi. Mahasiswa diarahkan bagaimana menjadi jurnalis yang tidak mengutamakan netralistas dalam menghimpun berita, namun mampu menjunjung tinggi kemandirian dan kebenaran atas informasi.

    KBR saat ini berbasis aplikasi podcast berita pertama di Indonesia, yang memadukan kedekatan radio dengan fleksibilitas berbasis digital. Tentunya, ini menjadi channel baru di industri media khususnya Radio.

    Menjadi jurnalis independen dan dapat dipercaya sulit, namun akan bisa ditegakkan jika mahasiswa mampu disiplin dan jujur serta yakin dengan apa yang dilihat untuk selanjutnya dibagi kepada masyarakat.

    Goals dari kunjungan ini adalah mahasiswa mampu memahami bagaimana proses kerja pengelolaan berita di KBR dan perbedaan konten serta teknis publikasinya. Selain penerapan konsep siaran berita secara teori, diharapkan dengan hasil dari kunjungan ke KBR ini mahasiswa akan lebih aktif mengembangkan berbagai isu dan masalah di lapangan menjadi informasi yang disiarkan di internal lingkungan Kampus, media kampus hingga networking dengan dengan media luar.

  • Masa Depan Kebijakan Transportasi Online IndonesiaMasa Depan Kebijakan Transportasi Online Indonesia

    Prodi Ilmu Politik mengadakan Guest Lecture yang mendatangkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan RI, Bapak Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si., untuk menerangkan tentang kebijakan transportasi online di Indonesia. Kegiatan guest lectureini dilakukan agar mahasiswa tahu kebijakan yang

  • NGOBROL ASIK ALA KOMUNIKASI POLITIK BERSAMA KEDUBES MALAYSIA

    JAKARTA – Belajar tentang politik tidak semudah yang disangka. Berbagai pemberitaan politik di media menjadikan publik mudah beropini. Berbagai informasi yang dibagi juga akan menimbulkan pola komunikasi yang beragam. Dalam Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, belajar komunikasi politik menjadi dasar mahasiswa mampu mencerna berbagai informasi yang dibagi khususnya dalam pemberitaan politik. Secara garis besar, kunjungan ke Kedubes Malaysia adalah berbagi informasi tentang bagaimana komunikasi politik itu dibangun dalam kaitannya dengan beda negara, yang bersifat internasional.

    Gambar: Ketua Canseri Kedubes Malaysia, Mohd Hail Aniff Mohd Fauzi memberikan materi Bentuk Kerjasama Indonesia dan Malaysia

    Pihak Kedubes juga memberikan kemudahan kepada Mahasiswa yang berminat lanjut pendidikan tahap selanjutnya. Sebanyak 70 mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie juga berkesempatan berdiskusi tentang bagaimana komunikasi antar negara Asia khususnya dalam menjalankan kerjasama dibidang pendidikan.

    Gambar: Pemberian Plakat dan Foto Bersama bersama Pihak Kedubes Malaysia
    Gambar: Foto Bersama Mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Pihak Kedubes

    Tentunya bukan tanpa tujuan, dengan adanya kunjungan ini diharapkan mahasiswa Ilmu Komunikasi lebih memahami bagaimana konsep komunikasi politik diterapkan, khususnya dalam Kerjasama Bilateral. Selain itu, memahami konsep berkomunikasi khususnya dalam komunikasi politik dalam beda budaya menjadi salah satu kemampuan yang harus dicapai dalam mata kuliah Komunikasi Politik.

  • Pekan Riset Sawit Indonesia 2019 (Mahakarya Inovasi Sawit Nasional : Fostering Innovation for Sustainability)

    Pekan Riset Sawit Indonesia 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit yang mengangkat tema “Mahakarya Inovasi Sawit Nasional : Fostering Innovation for Sustainability” pada tanggal 1-2 Agustus 2019 di Hotel JS Luwansa Jakarta. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 24 tahun 2015 tentang Penghimpunan

  • PRODI ITP MENJADI INSTRUKTUR DALAM PELATIHAN APLIKASI TEKNOLOGI PANGAN HALAL

    Produk pangan adalah produk yang selalu dibutuhkan selama manusia hidup. Dewasa ini produk pangan mengalami pertumbuhan pesat dari tahun ke tahun. Setiap industri berlomba-lomba menawarkan produknya kepada masyarakat. Banyak aspek yang perlu diperhatikan untuk menyajikan suatu produk ke tangan konsumen. Tidak hanya sekedar keamanan pangannya semata, perlindungan konsumen dari sisi kehalalan produk menjadi hal yang penting diperhatikan sebagai jaminan kepada konsumen. Terlebih masyarakat indonesia yang notabene mayoritas muslim.

    Namun seiring dengan perkembangan teknologi, variasi produk pangan makin beragam. Aneka bahan penolong dan bahan tambahan pangan dipergunakan untuk meningkatkan kualitas produk agar terjamin mutunya hingga ke tangan konsumen. Kehalalan produk pangan bukan lagi hanya sebatas ada tidaknya khamr atau penggunaan hewan yang tidak halal saja, tetapi dengan teknologi segala aspek meliputi penyediaan bahan baku, proses, hingga pengemasan dapat terkontaminasi dari bahan-bahan yang diragukan kehalalannya. Sebut saja dari sisi ingredien meliputi emulsifier, stabilizer, perisa, antioksidan serta bahan tambahan lainnya diyakini banyak disintesis dari bahan baku hewani. Hal ini tentu saja perlu dianalisis dengan baik untuk mendeteksi kehalalannya. Dari segi proses, penggunaan mikrobial atau reaksi enzimatis yang diragukan kehalalannya karena bisa saja terdapat penggunaan media dari bahan baku hewani yang jelas haram seperti dari babi atau hewan halal yang tidak disembelih sesuai syariat islam. Banyak zat aktif, vitamin dan zat yang rentan lainnya yang perlu disalut dengan komponen lain yang perlu dikaji kehalalannya.

     

                             Para peserta, instruktur dan vice President PT. Sucofindo (Tbk) berfoto bersama di akhir acara

    Selain itu, jika tidak ada aral melintang tahun ini pemerintah Indonesia akan mulai menerapkan kewajiban sertifikasi halal untuk semua produk yang dikonsumsi publik. Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Jaminan Produk Halal (JPH) telah mendapat persetujuan dari seluruh menteri terkait. Indonesia sudah memiliki payung hukum berupa Undang-Undang (UU) Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). UU tersebut telah mengatur, produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Namun UU tersebut belum dapat diimplementasikan karena belum ada aturan pelaksanaan dari UU tersebut. Setelah RPP JPH disetujui Presiden dan terbit secara resmi, maka setiap produk perlu disertifikasi oleh lembaga resmi dibawah Kementerian Agama yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

    Hal ini yang membuat prodi ITP Universitas Bakrie bergerak untuk mendukung program pemerintah tersebut. Bersinergi dengan stakeholder, prodi ITP diundang sebagai instruktur dalam pelatihan komprehensif selama 5 hari bagi 34 karyawan Sucofindo dari seluruh nusantara. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 25-29 Maret 2019, bertempat di Graha Sucofindo, Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    Prodi ITP UB memberikan pelatihan komprehensif dari mengeksplorasi segala jenis komoditas seperti produk berbahan baku susu, sereal, buah dan sayur, kacang2an, daging, ikan, produk fermentasi, produk perkebunan, produk minuman dan lain-lain. Selain itu dikaji pula mengenai bahan tambahan pangan, serta tentu saja dari segi kaidah halal haram secara syariat. Pelatihan komprehensif ini tentu sangat dibutuhkan sebagai bekal bagi calon auditor yang akan melakukan analisis terhadap proses sertifikasi produk. Selain itu, Prodi ITP bersedia untuk mendampingi dalam tugas yang akan diemban oleh para auditor selepas mengikuti pelatihan ini.

                                     Salah satu peserta menyampaikan pendapat maupun pertanyaan seputar materi

    Para peserta antusias mendengarkan dan menyimak setiap materi yang disampaikan. Pembicara secara interaktif menghangatkan suasana kelas agar pembelajaran lebih optimal. Tidak hanya berlangsung satu arah, aktivitas kelas pun diisi dengan diskusi, hal ini digunakan peserta untuk menyampaikan pendapat maupun bertanya seputar materi. Alat bantu pembelajaran pun dilakukan dengan melakukan focus group discussion (FGD) mengenai diagram alir salah satu produk yang sudah ada di pasar kemudian dikaji bersama narasumber, atau adanya video yang diputar untuk mengetahui visualisasi proses pembuatan produk. Bagaimana apakah Anda tertarik untuk mengikuti pelatihan halal yang komprehensif ini? Mari bersinergi bersama Prodi ITP Universitas Bakrie.

    Ketua tim instruktur (Dr. Anton Apriyantono) berfoto bersama peserta
  • SISWI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS BAKRIE, JUARA MOJANG JAWA BARAT 2018.

    Bekasi – Agenda tahunan Pemerintah Daerah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat kembali menggelar Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2018 di Hotel Harmoni Garut, Jawa Barat, pada 29 November 2018 lalu. Kali ini, salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, peminatan Marketing Komunikasi angkatan 2015, Putri Lisa Erdiyanti menjadi juara Mojang Jawa Barat 2018, mewakili daerahnya  di Jawa Barat, yaitu Kecamatan Jatisampurna, Bekasi. Lisa, biasa ia disapa, berhasil mengalahkan 26 pasangan dari Perwakilan Jawa Barat bersama dengan Nikko Kurnia Hernawan, Jajaka 2018 Wakil dari Kota Cimahi.

    Acara yang dinilai langsung oleh Athalia Praratya sebagai juri, sekaligus istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ini, merupakan ajang mengenalkan karakter budaya tradisional kepada generasi muda, tentang seni budaya dan potensi pariwisata di Jawa Barat.  Lisa menampilkan seni tari dan silat khas Jawa Barat serta Tarian Pembuka dari para finalis Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2018.

     

    Dengan prestasi yang dirapih Putri Lisa ini, Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie bangga memiliki mahasiswa yang tidak hanya berprestasi dibidang akademik, tetapi juga non-akademik yaitu Seni. Diharapkan, Lisa mampu mengemban tugas dan amanah serta menjadi Nonoman Panutan yang baik bagi para pemuda se-Jawa Barat. Diharapkan pula mampu memotivasi mahasiswa di Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie agar mampu mencetak putra-putri terbaiknya dikancah Nasional dan Internasional.