Anon Kuswardono menamatkan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen di Universitas Gadjah Mada, kemudian melanjutkan ke Nottingham University, Inggris dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) bidang Manajemen pada 1994.

Read more ...

Muchsin Saggaff Shihab meraih gelar Master of Science (M.Sc) dalam bidang Regional Planning pada 1992 dan Master of Businesss Administration (MBA) pada 1997 di Asian Institute of Technology (AIT), Bangkok, Thailand serta gelar Ph.D dalam bidang Pemasaran Internasional di Department of Management Studies, Indian Institute of Technology (IIT), Delhi, India.

Read more ...

Tri menyelesaikan pendidikan S1 dari Jurusan Manajemen Hutan (Silvikultur), Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor pada 1988. Setelah itu Tri memilih bidang administrasi bisnis dengan mengikuti program Wijawiyata Manajemen (S2) di Sekolah Tinggi Manajemen PPM (Pendidikan dan Pembinaan Manajemen), Jakarta. Sejalan dengan karirnya di bidang akademik dan pengembangan manajer di Indonesia di institusi manajemen tertua di Indonesia tersebut, Tri memperdalam ilmu manajemen pemasaran di Department of Marketing, University of Strathclyde, Glasgow, Inggris Raya dan memperoleh gelas MSc in international marketing pada 1997. Tantangan di bidang riset membuatnya tertarik untuk menekuni pendidikan doktoral di bidang bisnis internasional di Department of Marketing, Monash University, Melbourne, Australia yang diselesaikannya pada 2004.

Sekembalinya dari Melbourne, Tri bergabung dengan the SMERU Research Institute, suatu lembaga penelitian sosial ekonomi yang didanai oleh Ford Foundation. Di samping itu Tri juga berkarir di Swiss German University, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebelum bergabung dengan Universitas Bakrie pada 2007. Di Universitas Bakrie, Tri pernah menjadi Ketua Lembaga Penelitian sampai 2012. Berbagai dana penelitian dan pengabdian masyarakat telah diterima, baik dari lembaga atau institusi nasional maupun asing untuk meneliti internasionalisasi, kewirausahaan dan UKM, dan mempromosikan bidang-bidang tersebut di Indonesia. Selain itu Tri juga menekuni riset di bidang pengembangan usaha rumput laut yang membuatnya memimpin pengelolaan the 21st International Seaweed Symposium, sebuah ajang pertemuan ilmiah dan bisnis berskala dunia yang telah dilaksanakan sejak 1952 di Edinburgh, dan baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia pada 2012, di Bali. Pengetahuannya di bidang kehutanan dan bisnis, membawanya kembali untuk membantu almamaternya di Fakultas Kehutanan IPB di bidang biodiversity marketing and biodiversity valuation. Sejak 2010, Tri menjadi regional editor Journal of Family Business Management dari Emerald Group Publishing.

Urip S. Widodo, sarjana lulusan ITB yang saat ini sedang menempuh pendidikan pascasarjana Doktoral di SBM-ITB dalam Studi Manajemen Strategi khususnya bidang Leadership, berpengalaman sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta.

Read more ...

Taufiq Amir memperoleh gelar Magister Manajemen dari PPM Graduate School of Management pada tahun 1996. Setelah itu, ia berkarier sebagai profesional dalam bidang Business Development di berbagai industri selama 7 tahun, sambil mengajar paruh waktu di beberapa sekolah bisnis di Jakarta.

Read more ...