Program Studi Akuntansi Universitas Bakrie yang saat ini ter-Akreditasi B, telah mengajukan re-Akreditasi menuju Akreditasi A. Keseriusan ini dibuktikan dengan penyerahan dokumen usulan akreditasi untuk Program Studi Akuntansi Jenjang S1 kepada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tanggal 24 Juli 2017.

Program Studi yang mendapatkan akreditasi A harus memenuhi kriteria penilaian instrumen akreditasi yang dijabarkan menjadi 7 standar akreditasi yaitu visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaiannya; Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu; Mahasiswa dan lulusan; Sumber daya manusia; Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik; Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi dan Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama.

Akreditasi menjadi syarat mutlak bagi calon mahasiswa dalam mencari tempat kuliah, selain kualitas yang dicari ada beberapa institusi atau perusahaan yang hanya menerima lulusan dengan akreditasi minimal B, khususnya BUMN dan institusi pemerintah. Dari akreditasi, calon mahasiswa bisa melihat mutu / kualitas program studi yang dipilih. Selain untuk melihat kualitas mutu suatu jurusan, akreditasi ini juga digunakan sebagai standar untuk mengeluarkan ijazah.

Akreditasi yang baik merupakan investasi bagi pengelola program studi untuk bersaing dalam merekrut mahasiswa baru dan membekali lulusannya menghadapi dunia kerja. Sudah terbukti di lapangan kerja, lulusan program studi yang mendapatkan akreditasi A dan B lebih diutamakan ketika mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun rekrutmen pekerjaan sektor swasta lainya.

 

Acara ini adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Bakrie guna untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa-mahasiswi akuntansi se-Indonesia. Accounting Fair UB diselenggarakan untuk ke-enam kalinya tahun ini dengan mengangkat tema “The Role of Forensic Accountant in Improving Indonesia Corporate Governance”. Tema ini diangkat berlatarbelakangi kurangnya Akuntan Forensik yang ada di Indonesia dan juga pengetahuan dan minat dari mahasiswa-mahasiswi akuntansi akan akuntan forensik.

Read more ...