Maraknya digital era saat ini mulai mempengaruhi perkembangan teknologi serta pasar industri. Walaupun media komunikasi tradisional seperti periklanan mulai mengalami kemunduran, namun peluang lulusan Ilmu Komunikasi 10 – 15 tahun kedepan dapat tertolong dengan adanya digital era. Salah satu peminatan dalam jurusan Ilmu Komunikasi adalah Marketing Communication (Marcomm). Pada peminatan Marcomm kamu akan mempelajari tentang periklanan,  marketing public relations, sinematografi dan animasi komunikasi merek, dan mata kuliah lain yang berhubungan dengan komunikasi merek. Dan yang lebih serunya lagi, di peminatan Marcomm kamu akan mengeksplorasi kreativitas kamu sehinggan menambah pengetahuan kamu dalam mengkomunikasikan merek.

 

Enaknya kalau kamu jadi mahasiswa Ilmu Komunikasi UB kamu tidak akan terkotak dengan pemintan lain, seperti Public Relations dan Mass Media Communication, sehingga kamu akan banyak melakukan sharing dan memahami Ilmu Komunikasi secara lebih luas. Di semester 2 apabila kamu memiliki time management yang baik, kamu sudah bisa bikin usaha sendiri lho, karena untuk membuat usaha saat ini kamu bisa lakukan dengan virtual office. Contoh maraknya produksi short movie, vlog, blog, dan produksi film yang nantinya bisa dilombakan melalui festival dan sebagai salah satu cara mengkomunikasikan merek. Produksinya pun tidak membutuhkan banyak biaya. Contohnya seperti "Improve Production" yang dibuat oleh sekumpulan mahasiswa semester 2 Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie.

 

Di Universitas Bakrie kalau kamu memiliki keinginan mengembangkan usaha kamu dalam memproduksi short movie, vlog, dll UBPreneur siap mendukung sebagai coach. Kamu juga bisa mengajukan proposal bisnis ke DIKTI untuk mendapatkan peluang dana hibah untuk usaha kamu!

Jadi tunggu apalagi? Yuk segera lengkapi berkas daftar ulang mu supaya kuota Beasiswa mu tidak beralih ke pendaftar lain!

 

Dra. Suharyanti, M.S.M, ketua program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, tampak serius menjelaskan pengelolaan prodi Ilmu Komunikasi di hadapan asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Hari itu, Selasa, 19 Agustus 2014, merupakan hari yang bersejarah bagi prodi Ilmu Komunikasi. 

Seluruh jajaran dosen, staf, dan mahasiswa bekerja keras dalam pelaksanaan akreditasi itu. Tujuannya satu, membuktikan bahwa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie memang program studi yang berkualitas. Hasilnya pun sesuai ekspektasi. Berdasarkan surat keputusan bernomor 061/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2015, program studi Ilmu Komunikasi dinyatakan berakreditasi A.

Namun, kerja keras itu tidak hanya dilakukan saat pelaksanaan akreditasi. Predikat “A” merupakan buah dari kerja keras tim akreditasi prodi Ilmu Komunikasi selama beberapa tahun. Pasalnya, persiapan ini dilakukan oleh tim akreditasi sejak November 2013 lalu. Semua berkas-berkas yang dibutuhkan sebagai kriteria penilaian pun dikumpulkan, mulai dari tata kelola program studi, kurikulum dari setiap program pendidikan, prestasi dosen dan mahasiswa, proses belajar-mengajar, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, finansial, serta kerja sama eksternal. Berkas-berkas itu pun diserahkan kepada BAN PT pada Mei 2014. 

Barulah pada 19 Agustus 2014 lalu, visitasi dilakukan oleh tim asesor BAN PT, Dr. Catur Suratnoaji dan Dr. Muh. Nadjib, M.Ed., M.Lib. Dalam visitasi ini, tim asesor BAN PT tidak hanya mengunjungi kampus Universitas Bakrie, tetapi juga berkunjung ke Lab. Ilmu Komunikasi, salah satu fasilitas yang dimiliki prodi Ilmu Komunikasi. Di Lab. Ilmu Komunikasi, tim asesor melihat langsung kegiatan-kegiatan yang dilakukan mahasiswa, seperti memotret, mengelola blog, siaran radio, juga siaran televisi. 

Setelah visitasi dilakukan, akreditasi itu diumumkan pada Maret 2015. Hasil akreditasi A tentu saja merupakan hal yang sangat menggembirakan bagi prodi Ilmu Komunikasi. Bagaimana tidak, ini merupakan pertama kalinya prodi Ilmu Komunikasi mengajukan akreditasi sejak berdiri tahun 2010 dan langsung mendapat hasil “sempurna”.

Kerja keras tim akreditasi selama bertahun-tahun terbayar sudah. Kini saatnya Ilmu Komunikasi terus meningkatkan kualitas program studinya untuk mempertahankan status A. Dan inilah beberapa dokumentasi kegiatan dibalik akreditasi “A”!