fbpx

Hidup di kota metropolitan seperti Jakarta ini, tentu tak tabu lagi ketika mendengar tentang hedonisme. Di kutip dari Suaramerdeka.com, hedonisme mahasiswa merupakan kabar buruk bagi dunia kampus Indonesia. Karena hedonisme membawa kesenangan terhadap hal-hal yang bersifat sementara, sehingga orang terjebak untuk tidak mampu bersikap sabar.

Budaya hedonis ini sangat berbahaya kalau sampai mengarah pada pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup. Bagi para penganut paham ini, bersenang-senang, pesta-pora, dan pelesiran merupakan tujuan utama hidup, entah itu menyenangkan bagi orang lain atau tidak. Karena mereka beranggapan hidup ini hanya sekali, sehingga mereka merasa ingin menikmati hidup senikmat-nikmatnya.

Dibandingkan melakukan kegiatan hedonisme yang sementara dan juga merugikan, lebih baik kita hidup dengan simple. Meski hidup simple bukan berarti kita hidup tanpa pengetahuan dan nggak up to date akan perkembangan pengetahuan dan mode yang ada. Hidup simple membawa kita kepada kebahagiaan dan keberhasilan, tidak menuntut untuk mengikuti trend yang ada yang pada akhirnya merusak diri kita.

Berikut beberapa tips hidup simple yang dikutip dari Cosmo Girl Edisi Oktober 2012:

·         THINK SIMPLE

Hidup yang bahagia dan berhasil dimulai dengan mengisi pikiran dengan hal – hal yang simple. Dengan berpikir simple membantu kita untuk melihat atau mempresepsikan segala sesuatu yang ada disekitar kita menjadi lebih positif. Cara – caranya sebagai berikut:

Terimakasih

Berterimakasihlah untuk hari yang masih bisa kita jalani setiap hari. Untuk kesehatan, untuk makanan, untuk keluarga dan teman – teman yang kita miliki, dan untuk pacar yang begitu baik hati.

 Berhasil!

Sebelum akhirnya menemukan lampu pijar, Thomas Alva Edison sudah ribuan kali gagal. Tapia pa yang dikatakannya? “Saya tidak pernah gagal! Saya menemukan ribuan cara yang tidak benar untuk menciptakan lampu pijar.” Semangat positif seperti ini yang harus kamu miliki. Percayalah bahwa kamu bisa dan akan berhasil dalam segala hal, asal kamu tekun dan nggak mudah menyerah.

Semua Akan Berlalu

Hidup memang nggak lepas dari masalah. Ketika masalah muncul, ucapkan pada dirimu sendiri: this too shall pass. Daripada stress  menjelang ujian dan takut menghadapi soal – soal yang sulit, ingatlah bahwa setelah melewati masa ujian kamu bisa menikmati libuan yang menyenangkan. Yeay!

Seperti yang kita ketahui komunikasi intrapersonal dengan diri kita dapat mendoirong diri kita untuk menjadi apa yang kita harapkan. Dengan memberikan gambaran – gambaran positif akan diri kita maka lambat laun kita akan menjadi apa yang kita harapkan.

·         DO SIMPLE THINGS

Selain berpikir dengan sederhana, hiduplah bahagia pun bisa kamu capai dengan melakukan hal-hal positif yang nggak kalah simple.

Tersenyum

Senyum adalah lengkungan yang mampu meluruskan semua masalah. Yup, hanya dengan tersenyum kamu bisa ‘menularkan’ kebahagiaan dan sikap positif kepada orang lain.

Berhenti Mengkritik

Punya dosen yang membosankan, senior jutek, atau teman yang sering mengganggu? Ingatlah bahwa setiap orang adalah unik, dan memiliki cara mereka masing – masing dalam berekspresi. Nikmati perbedaan tersebut.

Berbuat Baik Terhadap Diri Sendiri

Stop mengukur kesuksesan kita dengan orang lain. “Rayakan setiap keberhasilan, sekecil apapun itu,” ujar psikolog Rima Olivia. Kalau bukan kita yang menghargai  dan memotivasi diri sendiri --- then who will?

Komunikasi tidak hanya dilakukan secara verbal, tetapi juga secara non-verbal. Jika kita dapat memanfaatkan komunikasi verbal dan non-verbal kita dengan benar atau secara positif, kemudian mendapat respond yang positif pula dari orang lain, tentunya kita akan mendapatkan feedback yang positif pula.

·         BE A SIMPLE PERSON

Last but not least, hal simple untuk hidup bahagia adalah dengan menjadi orang yang sederhana. Gaya hidup sederhana bisa dijalani oleh siapa saja, tidak tergantung oleh status social atau kedudukan. Meskipun kamu seorang anak pejabat, atau tinggal di rumah yang besar, kamu tetap bisa menjadi seorang yang sederhana.

Berpenampilan Sederhana

Bukannya nggak boleh pakai baju yang mewah dan bermerek, atau menggunakan perhiasan. Tapi segala sesuatu yang berlebihan pasti jadinya kurang bagus --- termasuk soal penampilan. Prinsip less is more bisa kamu gunakan untuk menampilkan gaya minimalis yang stylish.

Berhemat

Hemat energi, tidak menghambur – hamburkan uang, juga memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik – baiknya. Perilaku berhemat dalam segala hal akan banyak gunanya dalam hidupmu. Coba deh!

Hindari Drama

Orang yang sederhana adalah orang yang menyederhankan hidupnya dengan cara menghindari drama. Jangan suka membesar – besarkan masalah, selalu jaga ucapan dan tindakanmu, serat belajar untuk mudah memaafkan kesalahan orang lain.

Be yourself and open your mind! B’COZ What:untuk menjadi yang WOW nggak perlu dengan pengorbanan besar dan harga mahal, so just be a simple!

Suatu momen itu hanya terjadi sekali, begitu pula dengan first impression. Pentingnya sebuah first impression kadang-kadang dilupakan oleh beberapa orang, terutama kita para remaja.

Penampilan menarik, paras rupawan dengan perilaku santun tentu menarik perhatian semua orang. Nah..bagaimana caranya untuk memberikan kesan tersebut?

Kenapa sih first impression itu penting??

Ingin tunjukkan siapa diri kamu, first impression adalah satu faktor utama dalam memberikan penilaian baik buruknya kamu dari kesan yang dirasakan sejak pertama bertemu.

Memberikan sebuah first impression yang baik ketika bertemu ketika kita berada di lingkungan baru sering menjadi kendala. Tilik deh kiat-kiat berikut:

Relax…

Kesan pertama yang akan mudah dibaca orang lain terhadap diri kamu adalah self-image (gambaran diri) melalui raut wajah. So…apapun dan bagaimana pun situasinya, kamu harus mampu membebaskan diri kamu dari segala tekanan dengan berpikir relax.

Look Clean…

Hal lain yang gak kalah penting dalam memberikan kesan pertama adalah cara kamu berpakaian. Berpenampilan menarik atau nyaman untuk dilihat membuat orang lain yang ada di sekitar kamu tertarik untuk berbicara dengan kamu. Don’t to much, karena gak semua orang suka dengan penampilan yang demikian, seperti menggunakan parfum yang berlebihan, riasan yang mencolok, gel rambut yang mengkilat, dan sebagainya.

A Winning Smile…

“Smile and the world smiles too!” Senyuman hangat dan bersahabat akan mempermudah dalam berkomunikasi pada kedua pihak.  So smiling is a winner when it comes to great first impressions. But don’t go overboard with this people who take this too far can seem insincere and smarmy.

Body Language…

Berdiri dengan tegap ketika lawan bicara datang menghampiri dan berikan jabat tangan yang hangat. Tidak duduk membungkuk dan menyanggah kepala, juga menatap mata lawan bicara ketika mengobrol. Secara non-verbal itu sudah cukup dalam menunjukan first impression yang baik pada lawan bicara kita.

Be Yourself…

Orang lain akan lebih menyukaimu apa adanya, meskipun kamu berhasil menarik perhatian dengan berbohong itu semua tidak ada artinya karena mereka tidak mengenal dirimu yang sesungguhnya. Jadilah diri sendiri dan tunjukan first impression yang baik

Ask More, Say Less

Kamu ingin menunjukan kepada lawan bicaramu bahwa kamu tertarik untuk mengobrol padanya, dengan banyak bertanya dan sedikit berbicara. Bertanya dapat membantu kita untuk belajar mengenal orang lain, dengan demikian kamu sudah memberikan signal bahwa kamu tertarik untuk mengobrol dengan lawan bicara. Lagi pula siapa yang tidak suka ketika orang lain ingin mengenal dirinya lebih dekat?

 

Pesan non-verbal dalam first impression sangat berperan penting, yang ditangkap oleh panca indera kita akan mengirimkan pesan ke otak dan membentuk suatu kesan. Dari kesan tersebut,laluproses selanjutnya adalah pesan verbal yang disampaikan.

 

You have just a few seconds to make a good first impression and it's almost impossible ever to change it. So it's worth giving each new encounter your best shot!