fbpx

Universitas Bakrie terpilih Sebagai 1 dari 17 Perguruan Tinggi di dunia yang Berhasil Mendorong Net Zero Emission

Berdasarkan report yang dikeluarkan oleh Times Higher Education (THE) pada bulan November, yang berjudul The Race to the Net Zero: How Global Universities are Performing, Universitas Bakrie terpilih sebagai salah satu dari 17 Perguruan Tinggi di dunia yang memiliki komitmen tinggi dalam mendorong Net Zero Emission. Komitmen terhadap net zero emission, sangat penting dilakukan oleh semua pihak, termasuk perguruan tinggi, dalam mendukung agenda Sustanaible Development Goals No.13 terkait Climate Action.

Dilansir dari data THE Impact Ranking 2021, penghargaan ini diberikan berdasarkan seberapa besar usaha institusi perguruan tinggi dalam menekan greenhouse gas emission yang dikeluarkan sehari-hari dan mengubahnya menjadi zero emission. Seperti telah banyak ditunjukan oleh berbagai penelitian, emisi karbon telah menjadi persoalan serius yang dihadapi oleh masyarakat global. Sebagai bagian dari masyarakat global, aktifitas operasional perguruan tinggi nyatanya turut memberikan sumbangan jejak karbon yang signifikan, yang dihasilkan dari sejumlah aktifitas seperti penggunaan kendaraan operasional, listrik, generator, atau material lainnya yang mendukung operasional Perguruan Tinggi. Oleh karenanya, dibutuhkan upaya kolektif dari seluruh pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk mengatasi persoalan emisi ini.

Universitas Bakrie terpilih Sebagai 1 dari 17 Perguruan Tinggi di dunia yang Berhasil Mendorong Net Zero Emission Berdasarkan report yang dikeluarkan oleh Times Higher Education (THE) pada bulan November, yang berjudul The Race to the Net Zero: How Global Universities are Performing, Universitas Bakrie terpilih sebagai salah satu dari 17 Perguruan Tinggi di dunia yang memiliki komitmen tinggi dalam mendorong Net Zero Emission. Komitmen terhadap net zero emission, sangat penting dilakukan oleh semua pihak, termasuk perguruan tinggi, dalam mendukung agenda Sustanaible Development Goals No.13 terkait Climate Action. Dilansir dari data THE Impact Ranking 2021, penghargaan ini diberikan berdasarkan seberapa besar usaha institusi perguruan tinggi dalam menekan greenhouse gas emission yang dikeluarkan sehari-hari dan mengubahnya menjadi zero emission. Seperti telah banyak ditunjukan oleh berbagai penelitian, emisi karbon telah menjadi persoalan serius yang dihadapi oleh masyarakat global. Sebagai bagian dari masyarakat global, aktifitas operasional perguruan tinggi nyatanya turut memberikan sumbangan jejak karbon yang signifikan, yang dihasilkan dari sejumlah aktifitas seperti penggunaan kendaraan operasional, listrik, generator, atau material lainnya yang mendukung operasional Perguruan Tinggi. Oleh karenanya, dibutuhkan upaya kolektif dari seluruh pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk mengatasi persoalan emisi ini.

Itu sebabnya, dalam Konferensi Tingkat Tinggi pemimpin dunia, The United Nations’ 26th Climate Change Conference (COP26) turut menekankan peranan Perguruan Tinggi dalam mendukung Zero Emission. Melalui penelitian dan pembelajaran, perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan dampak transformasional kepada masyarakat. Times Higher Education melakukan survey terhadap 180 institusi Perguruan Tinggi di dunia dengan matriks penilaian terhadap komitmen perguruan tinggi yang mencakup dua indikator. Pertama, apakah universitas memiliki target tanggal carbon neutrality. Kedua, seberapa besar jumlah emisi yang berhasil ditekan pada periode waktu yang telah ditentukan. Kedua indikator tersebut merupakan dasar bagi THE untuk melakukan penilaian dan evaluasi terhadap komitmen perguruan tinggi di dunia dalam mendukung agenda SDG No.13. Berdasarkan hasil penilaian THE, Universitas Bakrie bersanding dengan perguruan tinggi lain di dunia, seperti American University dari United States, Simon Fraser University Canada, Aix Marseille University Perancis, Charles Sturt University Australia, dan Universiti Sains Malaysia. Dari 17 perguruan tinggi, Universitas Bakrie menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi dari Indonesia yang berhasil terpilih oleh Times Higher Education.

Dalam upayanya untuk menekan angka emisi, selain memiliki action plan, Universitas Bakrie telah melakukan sejumlah penelitian seperti riset mengenai tracking the use of low carbon energy dan pemanfaatan zeolite stone sebagai air purifier. Selain itu, sejumlah pembangunan fasilitas kampus Universitas Bakrie juga telah mengimplementasikan eco green building demi mendukung terwujudnya tatanan lingkungan yang berkelanjutan.