fbpx

UB Mengenal Re-Branding ‘Lovemarks’ ala Saatchi-Saatchi

Berkaitan dengan matakuliah Strategic Brand Communications, pada Jumat, 21 Desember 2012 sebanyak 22 mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi peminatan Marketing Communications yang tergabung dalam Ad+BrandClub mengadakan kunjungan studi ke Saatchi-Saatchi, sebuah

perusahaan periklanan multinasional dari Inggris yang memiliki cabang di 150 negara (www.saatchi.com). Mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai perubahan wajah dan gaya periklanan saat ini oleh Larasati Moerdijat, Group Account Director.

Sementara penggunaan tools stratejik khas Saatchi, yakni Lovemarks, dijelaskan oleh Retna Asmoro, Planning Director Saatchi. “Kebanyakan brand sekarang high love low respect atau low love high respect, sementara strategi Lovemarks membuat brand mencapai high love high respect sehingga konsumen tidak hanya merasakan benefit dari brand tetapi juga mencintai sepenuh hati brand tersebut,” ungkap Retna dalam paparannya yang inspiratif. Sambil menikmati sajian studi kasus brand-brand yang ditangani Saatchi mulai dari proses client brief, discovery, exploration, inspiration, attraction hingga evaluation Komunikasi, para mahasiswa mengajukan pertanyaan dengan sangat antusias. Acara kunjungan studi diakhiri dengan sesi observasi ke setiap divisi dan melihat langsung proses brainstorming ide di ruang kreatif. Saatchi juga menaruh perhatian terhadap Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie yang berani mengadakan matakuliah yang relevan dengan perkembangan industri Komunikasi terkini, yang jarang disentuh oleh universitas-universitas lain.